Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ragam

Di Kabupaten Cirebon Baru 60 Persen yang Sudah BAB secara tak Sembarangan

Penulis: Tim Redaksi
20 April 2021 | 13:42
Reading Time: 1 min read
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (etnologimedia.id).- Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya untuk menerapkan prilaku sehat kepada masyarakat dengan tidak membuang air besar secara sembarangan Open Defecation Free (ODF).

Sementara itu, Dari 412 desa dan 12 kelurahan di Kabupaten Cirebon baru 60 persen yang sudah membuang air besar secara tidak sembarangan.

Baca Juga

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

“Yang sudah 100 persen Open Defecation Free (ODF) ada di salah satu desa di Kecamatan Sedong dan Sendang. Semoga semua kecamatan ada desanya yang sudah 100 persen warganya yang tidak buang air besar sembarangan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni di sela kegiatan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) tingkat Kabupaten Cirebon di Taman Wisata Siwalk Desa Setu Patok Kecamatan Mundu, Selasa (20/4/2021).

Enny mengatakan, untuk menciptakan masyarakat yang hidup sehat dan tidak BAB sembarangan dibutuhkan sinergitas semua pihak.

“Jadi ini komitmen semua yang ada di desa/ kelurahan dan kecamatan. Tentunya mereka tidak bisa kerja sendiri  semua harus bersinergi untuk mendorong agar masyaraktnya bisa BAB di tempat jamban yang sehat,” katanya.

Enny menjelaskan, untuk akses Open Defecation Free (ODF) masyarakat tidak harus mempunyai WC. Bahkan, mereka yang tidak mempunyai lahan untuk membuat WC bisa menggunakan fasilitas WC atau jamban yang sudah dibuat oleh pemerintah maupun desa.

“Mereka bisa ikut di WC sekolah bisa ikut di jamban komunal bisa ikut ke tetangga maupun ke saudaranya yang penting mereka sudah berprilaku hidup sehat dan BAB di Jamban yang sehat,” katanya.

Selain itu, kata Enny, pemerintah desa setiap tahunnya sudah membangun jambanisasi untuk warganya dengan menggunakan anggaran desa.

“Setiap tahun ada 10 jamban yang dibangun oleh desa untuk membantu masyarakat yang belum mempunyai jamban sehat,” katanya.

Ia mengungkapkan dengan acara Deklarasi Open Defecation Free (ODF) oleh para kuwu dan lurah ini diharapkan bisa menyosialisasikan kepada masyarakat tentang hidup sehat dengan tidak BAB sembarangan.

“Semoga tahun 2024 Kabupaten Cirebon bebas buang air besar sembarangan,” kata Enny. (EM 05)

Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital
Ragam

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

09 September 2025 | 20:36
Berita berikutnya
Polres Ciko Teken Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM

Polres Ciko Teken Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM

Rekomendasi

Pengelolaan BUMDes Butuh Polesan,  DPRD Sebut Baru Dua BUMDEs Kategori Baik

Pengelolaan BUMDes Butuh Polesan, DPRD Sebut Baru Dua BUMDEs Kategori Baik

25 January 2024 | 14:18
Ini Alternatif Pengganti Nasi yang Sehat untuk Diet

Ini Alternatif Pengganti Nasi yang Sehat untuk Diet

19 September 2024 | 07:36
Didukung Penuh Prabowo, Pasangan Wali Optimistis Menang di Pilkada Cirebon

Didukung Penuh Prabowo, Pasangan Wali Optimistis Menang di Pilkada Cirebon

02 September 2024 | 15:56

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.