Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Opini

Mengenal Diabetes Mellitus

Penulis: Tim Redaksi
26 April 2021 | 21:21
Reading Time: 2 mins read
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

Oleh Yani Nurhayani, Ners., M.Kep
(Dosen Keperawatan STIKes Ahmad Dahlan Cirebon)

 

Baca Juga

Gerakan Sadar Obat Rasional, Ikhtiar Kecil untuk Masa Depan Besar

Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Memanfaatkan Kemajuan Teknologi di Jalan Kebaikan

JUMLAH penderita diabetes mellitus semakin meningkat dari tahun ke tahun. Prevalensi diabetes mellitus pada rentang umur 20-79 tahun sebanyak 425 juta orang (8,8%) di dunia tahun 2017.

Diperkirakan akan mengalami peningkatan sebanyak 48% pada tahun 2045 sebanyak 629 juta orang (9,9%). Prevalensi tertinggi di dunia adalah Negara China 114,4 juta orang dan terendah negara ke-10 adalah Negara Pakistan 7,5 juta orang. Negara Indonesia menjadi urutan ke-6 dari 10 negara tertinggi dengan jumlah 10,3 juta orang dengan penyakit diabetes mellitus menurut International Diabetes Federation (IDF) tahun 2017. Prevalensi diabetes mellitus yang terdiagnosa dokter tertinggi terdapat di Provinsi DIY (2,6%), sedangkan Provinsi Jawa Barat (1,3%) mendapat urutan ke-14 dari 33 Provinsi.

Prevalensi diabetes mellitus terdiagnosa dokter atau berdasarkan gejala, tertinggi terdapat di Provinsi Sulawesi Tengah (3,7%), sedangkan Provinsi Jawa Barat (2,0%) mendapat urutan ke 17 dari 33 provinsi, menurut Riskesdas tahun 2013.

Diabetes mellitus adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan kadar gula darah akibat penurunan sekresi insulin yang progresif dilatar belakangi oleh resistensi insulin (Suyono, dkk., 2015).

Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin atau keduanya dan menyebabkan komplikasi kronis mikrovaskular, makrovaskular dan neuropati (Nurarif, 2015).

Diabetes mellitus adalah penyakit kronis progresif yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk melakukan pemecahan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sehingga mengakibatkan hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi (Black & Hawk, 2014).

Dari beberapa teori diatas, dapat disimpulkan bahwa Diabetes mellitus adalah sekumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula darah. Peningkatan kadar gula darah ditandai dengan kadar gula darah sewaktu >200 mg/dl, kadar gula darah puasa >126 mg/dl (tidak terdapat asupan kalori selama 8 jam) dan 2 jam postprandial >200 mg/dl.

Penyakit diabetes mellitus memiliki gejala klinis seperti banyak minum (poli dipsia), banyak makan (poli fagia), sering kencing (poli uria), lemas, berat badan menurun, luka yang sukar sembuh, gatal, kesemutan, penglihatan buram, keletihan hingga kesadaran menurun. Diabetes Melitus juga memiliki banyak komplikasi atau menyebabkan banyak terjadinya penyakit lain.

Upaya yang dapat dilakukan penderita diabetes mellitus untuk menormalkan kadar gula darah adalah dengan melakukan aktifitas manajemen diabetes mellitus. Terdapat lima pilar pengelolaan diabetes mellitus yaitu pengaturan pola makan (diet), latihan fisik (olahraga), pemantauan kadar gula darah, obat untuk mencegah hipoglikemik dan penyuluhan kesehatan/edukasi. ***

Tags: Diabetes MellitusOpiniYani Nurhdayani
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat
Opini

Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

22 January 2026 | 22:50
Jabar Catat Transaksi Judi Online Tertinggi, Pemain Tembus 2,6 Juta
Opini

Jabar Catat Transaksi Judi Online Tertinggi, Pemain Tembus 2,6 Juta

25 November 2025 | 13:37
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
Gerakan Sadar Obat Rasional, Ikhtiar Kecil untuk Masa Depan Besar
Opini

Gerakan Sadar Obat Rasional, Ikhtiar Kecil untuk Masa Depan Besar

19 September 2025 | 07:19
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga

08 September 2025 | 20:48
Memanfaatkan Kemajuan Teknologi di Jalan Kebaikan
Opini

Memanfaatkan Kemajuan Teknologi di Jalan Kebaikan

14 May 2025 | 07:38
Berita berikutnya
Fadli Zon: KKB Papua Jangan Dianggap Enteng

Fadli Zon: KKB Papua Jangan Dianggap Enteng

Rekomendasi

Bimtek Geospasial, Langkah Diskominfo Dukung Pembangunan Berbasis Data

Bimtek Geospasial, Langkah Diskominfo Dukung Pembangunan Berbasis Data

23 July 2025 | 09:40
Kadisdukcapil Kota Cirebon Purna Tugas, Sekda: Silaturahim Harus Tetap Dijaga

Kadisdukcapil Kota Cirebon Purna Tugas, Sekda: Silaturahim Harus Tetap Dijaga

01 November 2023 | 17:02
Polresta Cirebon Gagalkan Pengiriman Ribuan Botol Miras di Losari

Polresta Cirebon Gagalkan Pengiriman Ribuan Botol Miras di Losari

26 August 2024 | 17:07

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.