CIREBON, (etnologimedia.id).- Kabupaten Cirebon melalui Tim Penanganan Covid-19 di bawah komando Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali melakukan vaksinasi kategori pelayanan publik dan kalangan lanjut usia (lansia).
Ditargetkan sebanyak 4.500 orang baik yang sudah dan akan divaksin tahap dua ini yang bisa diselesaikan akhir Juni 2021 dengan sasar ojek online (ojol) dan masyarakat lanjut usia.
“Mereka-mereka (pekerja ojol, Red) ini mobilitasnya sangat tinggi. Kami khawatir bisa saja menjadi carier (pembawa) virus Covid-19 sehingga patut diantisipasi dengan diberi vaksin agar imunitasnya kuat. Ini bentuk perhatian kami di pemerintahan agar bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Kabupaten Cirebon,” ungkap Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, di sela monitoring vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Plumbon, Rabu (19/5/2021).
Ayu sapaan akrab Wabup Wahyu Tjiptaningsih, menyebutkan, ada mekanisme dalam pemberian vaksin Covid-19 pada kalangan ojek online ini agar capaian tagetnya bisa selesai digarap. Yakni setiap satu orang pekerja ojol diwajibkan membawa dua orang lansia. Sehingga capaian 4.500 kategori pelayan publik dan lansia ini bisa diselesaikan dengan sesegera mungkin.
“Termasuk para lansia ini menjadi sarasan prioritas dalam pemberian vaksin Covid-19. Karena memang rentan terjangkit virus Covid-19 yang memang penyebaran dan penularannya meresahkan. Dan kami tidak ingin itu terjadi di Kabupaten Cirebon yang bisa memberikan kekhawatiran bersama. Semoga upaya ini bisa menjadi penjaga dan memutus rantai penyebaran virus ini,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, menyebutkan, vaksinasi Covid-19 tahap dua selesai di bulan Juni 2021 mendatang. Pencanangan target kali ini pada vaksinasi tahap dua dosis kedua menyasar pada kalangan lembaga pelayanan publik dan kategori lanjut usia.
“Insyaallah di bulan Juni nanti vaksinasi tahap dua (pelayanan publik dan lansia, Red) bisa selesai. Sasaran ojol dan lansia ini memang sebelumnya sudah dirapatkan dengan Bu Wabup dan kami langsung menjalankan instruksi ini,” ungkap Enny.
Enny memastikan, untuk proses vaksinasi bagi pelayan publik dan lansia masih berlangsung sampai dengan tanpa adanya kedala yang berarti. Bahkan pihaknya menekankan bagi para pekerja ojol yang masih memiliki “hutang” karena tidak membawa lansia akan ditagih pertanggungjawabannya.
“Kami tunggu dan masih ada waktu hingga tiga hari ke depan bagi para ojol yang masih punya utang karena tidak membawa lansia. Sehingga target capaian ini segera selesai,” paparnya.
Enny menyebutkan, vaksinasi Covid-19 tahap dua ini dilaksanakan pada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) baik puskesmas dan rumah sakit pemerintah se-Kabupaten Cirebon maupun fasyankes yang ditunjuk. Sehingga ke depan jika vaksinasi tahap dua ini rampung maka tinggal pemberian vaksinasi bagi masyarakat umum.
“Diperkirakan untuk warga Kabupaten Cirebon mulai menjalani vaksinasi pada akhir Juni atau awal Juli 2021,” paparnya. (EM-03)
