Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Saturday, 31 January 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ragam

Warga Geger, Semburan Lumpur Aneh Muncul di Desa Cipanas Dukupuntang

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Tinjau Lokasi Setempat

Penulis: Tim Redaksi
02 June 2021 | 08:28
Reading Time: 2 mins read
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (etnologimedia.id).- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, meninjau lokasi semburan lumpur di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang. Kemunculan semburan lumpur itu merupakan kali ketiga yang terjadi pada kawasan tersebut .

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, mengaku mendapat laporan dari warga setempat terkait adanya semburan lumpur. “Dari observasi yang kita lakukan awalnya kecil. Kemudian berpindah tempat dan membesar,” kata Alex di lokasi semburan, Selasa (1/6/2021).

Baca Juga

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

Alex mengatakan, lokasi semburan lumpur itu berada di Blok Desa, tak jauh dari Balai Desa Cipanas dan sekitar 400 meter dari pemukiman warga. Semburan lumpur tersebut pun diduga mengandung belerang dan fosfor. “Saat ini dampak yang terjadi adalah bau belerang yang menyengat,” kata Alex.

Ia menyebutkan, kejadian munculnya semburan lumpur ini sudah terjadi sejak lama. Namun, belum ada penelitian mendalam tentang kandungan kimia yang ada di lokasi semburan.

Alex mengaku, akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk meneliti fenomena semburan lumpur yang terjadi di Desa Cipanas.

Alex mengatakan, dengan adanya penelitian mendalam tentang kandungan kimia yang ada di lokasi semburan, maka pemerintah bisa menentukan kebijakan untuk ke depannya.

“Kami berharap semburan lumpur itu bisa dimanfaatkan secara positif. Kita akan kontak pihak terkait, misalnya BMKG, SDM Provinsi Jabar, PVMBG Jabar, dan terutama BPBD Jabar,” katanya.

Puluhan tahun

Sementara itu, salah seorang pegawai Desa Cipanas, Yayan Ahmad Sidik, mengatakan semburan lumpur itu terjadi sudah puluhan tahun.

Menurut Yayan, semburan lumpur yang saat ini merupakan kali ketiga muncul di desanya. Sebelumnya, warga desa sempat menutup dua semburan lumpur lainnya.

“Dulu itu ada, kemudian ditutup sekitar 2014. Beberapa tahun muncul lagi, kemudian ditutup. Dan, sekarang muncul lagi baru empat bulanan,” kata Yayan.

Yayan memastikan, semburan lumpur di desanya itu muncul secara alamiah. “Bukan karena ada aktivitas galian,” kata Yayan.

Munculnya semburan lumpur dengan bau belerang yang menyengat, diakui Yayan, warga sekitar mengeluhkan bau menyengat belerang.

Yayan tak menampik warganya mengeluhkan keberadaan semburan lumpur itu. “Bau (belerang) aja keluhannya. Kalau setiap pagi warga itu merasakan bau belerang yang menyengat sekali,” kata Yayan.

Semburan lumpur yang terjadi saat ini muncul sekitar empat bulan. Sebelumnya, semburan lumpur juga sempat muncul di lokasi yang berbeda. Jaraknya sekitar 10 meter dari lokasi saat ini.

Ia mengatakan, selama ini belum ada pihak terkait yang meneliti semburan lumpur. Pihaknya hanya mengimbau warta sekitar untuk tak bermain api di lokasi semburan. “Penanganan belum ada. Selama ini paling imbauan dari pemerintah kepada masyarakat,” katanya. (EM-03)

Tags: Desa CipanasKabupaten CirebonKecamatan DukupuntangSemburan Lumpur
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital
Ragam

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

09 September 2025 | 20:36
Berita berikutnya
PT KAI Percepat Waktu Tempuh KA Argo Bromo Anggrek

PT KAI Percepat Waktu Tempuh KA Argo Bromo Anggrek

Rekomendasi

Sejumlah Masalah Krusial Bangsa Bakal Dibahas LBM PWNU Jabar di Ponpes KHAS Kempek

Sejumlah Masalah Krusial Bangsa Bakal Dibahas LBM PWNU Jabar di Ponpes KHAS Kempek

21 August 2023 | 11:52
Modernisasi Pertanian Kunci Peningkatan Produktivitas Petani Cirebon

Modernisasi Pertanian Kunci Peningkatan Produktivitas Petani Cirebon

01 February 2025 | 08:51
Satu Data Jadi Fondasi Kebijakan, Diskominfo Kawal Data OPD

Satu Data Jadi Fondasi Kebijakan, Diskominfo Kawal Data OPD

09 January 2026 | 21:06

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.