Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ekonomi Bisnis

Mimpi Pelabuhan Cirebon Jadi Gerbang Ekspor Impor Bisa Terwujud

Penulis: Tim Redaksi
09 June 2021 | 16:29
Reading Time: 2 mins read
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (etnologimedia.id).- Pelabuhan Cirebon menjadi pintu gerbang perdagangan baik ekspor/impor di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).

Secara historis, Cirebon merupakan awal peradaban dan pusat perdagangan di wilayah Jawa Barat. Hal itu ditandai dengan adanya pelabuhan pada abad ke-16.

Baca Juga

Akhir Tahun Lebih Hemat, KAI Tawarkan Diskon Tiket hingga 25 Persen

Andalkan Steak dan Kopi 1000cafe, Andalus Resto Cirebon Kini Jadi Tempat Makan Favorit Masyarakat

Libur Akhir Tahun, KAI Daop 3 Cirebon Ajak Manfaatkan KA Fakultatif

“Selama ini setiap kegiatan ekspor atau impor di Kabupaten Cirebon semuanya harus melalui Jakarta maupun Semarang. Sehingga kalau Pelabuhan Cirebon sampai berfungsi, ini artinya bakal menekan biaya,” kata Bupati Imron saat menghadiri acara penandatanganan nota kesepakatan kerjasama layanan petikemas di Pelabuhan Cirebon antara PT Pelabuhan Indonesia Cabang Cirebon dengan BPC HIPMI Kabupaten /Kota Cirebon dan HIPMI Jabar di Kantor Pelindo II Cirebon, Rabu (9/6/2021).

Imron mengatakan, untuk tingkat perekonomian di wilayah Ciayumajakuning masih rendah dibandingkan dengan wilayah priangan. Kondisi tersebut berlaku untuk tingkat kemiskinan, IPM, maupun jumlah pengangguran.

Mimpi Pelabuhan Cirebon menjadi gerbang ekspor/impor bisa terwujud, terlebih daerah ini memiliki segudang akses, baik jalur darat, kereta api, laut, serta udara.

“Kalau dekat, saya rasa pengusaha juga bakal ekspansi ke Ciayumajakuning. Intinya, harapan ini untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Cirebon dan sekitarnya,” kata Imron.

Sementara itu General Manager PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Cabang Cirebon Abdul Wahab mengatakan, kerjasama yang dilakukan itu merupakan pelayanan petikemas. Rencana tersebut sudah dilakukan sejak awal 2021 ini.

Saat ini banyak pengusaha di wilayah Cirebon yang melakukan pengiriman barang dari Cirebon menuju daerah tujuan, harus melalui pelabuhan di Jakarta (Tanjung Priok) atau pun Semarang (Tanjung Emas).

“Cost yang harus dikeluarkan kalau ke Jakarta atau Semarang itu jauh lebih besar. Kalau bisa dari daerah tujuan ke Cirebon pasti bisa memangkas anggaran dan juga waktu,” kata Wahab.

Wahab mengatakan, daya dukung lainnya, tempat ini mampu menampung tujuh sampai delapan kapal bersandar secara bersamaan.

“Ini sangat memberikan keuntungan besar untuk pengusaha di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan). Serta meningkatkan perekonomian,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPP HIMKI sekaligus pengusaha asal Cirebon, Ir. Soenoto mengatakan, Pelabuhan Cirebon harus menjadi pelabuhan ekspor untuk mengurangi beban di Tanjung Priok, Jakarta. Menurutnya, pelabuhan di ibu kota itu sudah terlalu crowded.

“Beban jalan raya dari Cirebon menuju Jakarta akan berkurang. Kerugian akibat kerusakan jalan oleh armada pengangkut pun setiap tahunnya terus bertambah, Pelabuhan Cirebon adalah solusi,” katanya.

Ia pun mendorong pihak pelabuhan untuk mengatasi permasalahan sedimentasi, sehingga nantinya kapal yang bersandar bisa dalam jumlah banyak dan meningkatkan aktivitas di pelabuhan.

Ketua BPC HIPMI Kabupaten Cirebon, Ahmad Abdul Hadi mengatakan, barang yang berlabuh di pelabuhan Jakarta atau Semarang membuat ongkos pengiriman lebih besar dibandingkan nanti ke Pelabuhan Cirebon.

“Contoh, setiap pengiriman barang ke Pontianak melalui pelabuhan Jakarta, sekali perjalanan harus menghabiskan Rp 15 juta. Kalau nanti di sini berjalan, cost bakal ditekan,” katanya. (EM-05)

Tags: BPC HIPMI Kabupaten Cirebonbupati cirebonDPP HIMKiPelabuhan CirebonSoenoto
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45
Ekonomi Bisnis

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

25 January 2026 | 06:53
Daop 3 Cirebon Catat Lonjakan Arus Balik, Okupansi Tembus 110 Persen
Daerah

Daop 3 Cirebon Catat Lonjakan Arus Balik, Okupansi Tembus 110 Persen

04 January 2026 | 19:19
Tingkatkan Sinergi Distribusi, CV Artomoro Gelar Evaluasi Kinerja PPTS 2025 dan Penandatanganan SPJB PUD – PPTS 2026
Daerah

Tingkatkan Sinergi Distribusi, CV Artomoro Gelar Evaluasi Kinerja PPTS 2025 dan Penandatanganan SPJB PUD – PPTS 2026

31 December 2025 | 11:22
Akhir Tahun Lebih Hemat, KAI Tawarkan Diskon Tiket hingga 25 Persen
Daerah

Akhir Tahun Lebih Hemat, KAI Tawarkan Diskon Tiket hingga 25 Persen

24 December 2025 | 19:39
Andalkan Steak dan Kopi 1000cafe, Andalus Resto Cirebon Kini Jadi Tempat Makan Favorit Masyarakat
Ekonomi Bisnis

Andalkan Steak dan Kopi 1000cafe, Andalus Resto Cirebon Kini Jadi Tempat Makan Favorit Masyarakat

22 December 2025 | 20:02
Libur Akhir Tahun, KAI Daop 3 Cirebon Ajak Manfaatkan KA Fakultatif
Daerah

Libur Akhir Tahun, KAI Daop 3 Cirebon Ajak Manfaatkan KA Fakultatif

21 December 2025 | 09:16
Berita berikutnya
DPRD Kabupaten Cirebon Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda

DPRD Kabupaten Cirebon Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda

Rekomendasi

Bank Sampah Polresta Cirebon Layani 100 Pemohon Konversi Sampah dengan SIM

Bank Sampah Polresta Cirebon Layani 100 Pemohon Konversi Sampah dengan SIM

05 September 2023 | 13:30
Ultimatum Gubernur Jabar Usai Aksi Nyawer Kuwu, Banprov Desa Terancam Tertunda

Ultimatum Gubernur Jabar Usai Aksi Nyawer Kuwu, Banprov Desa Terancam Tertunda

17 June 2025 | 12:06
Suksesi Pemilu 2024, Panwascam Beber Gelar Rakor Pengawasan Logistik

Suksesi Pemilu 2024, Panwascam Beber Gelar Rakor Pengawasan Logistik

20 December 2023 | 16:22

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.