Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ragam

Pemkab Cirebon Optimistis Raih Indeks Pelayanan Publik dengan Nilai B

Penulis: Tim Redaksi
31 August 2021 | 16:01
Reading Time: 2 mins read
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (etnologimedia.id).- Kabupaten Cirebon menduduki posisi B- (minus) atau baik dengan catatan dalam hal indeks pelayanan publik (IPP) di tahun 2020.

Agar bisa mendongkrak kinerja lebih baik, maka melalui Bagian Organisasi Setda Pemkab Cirebon melakukan evaluasi kinerja pelayanan publik dengan mendatangi dua SKPD yang sentral kaitannya dengan pelayanan yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Baca Juga

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

“Tahun 2020 lalu, Kabupaten Cirebon pada posisi B Minus. Penilaian dilakukan langsung Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Birokrasi Reformasi (Kemenpan RB), melalui Desk Biro Informasi Pemprov Jawa Barat,” kata Kabag Organisasi Setda Pemkab Cirebon, Novi Hendrianto, di sela kegiatan, Selasa (31/8/2021).

Novi menyebutkan, evaluasi dilakukan sebagai langkah dalam upaya menjembatani apa yang menjadi catatan. Sebagai tindak lanjut arahan tersebut, maka rapat koordinasi yang sebelumnya telah dilakukan melalui zoom meeting dengan Pemprov Jabar kini diaplikasikan untuk disampaikan kepada sejumlah SKPD terkait.

“Sehingga, harapan pimpinan juga tentu harus bisa lebih baik dan tentunya bisa lebih meningkatkan minimalnya B. Apa yang menjadi kekurangan agar bisa dilengkapi,” kata Novi.

Hasil catatan yang diterima, kata Novi, ada sejumlah catatan agar bisa dikoordinasikan dalam meningkatkan kapasitas pelayanan publik. Menurutnya, ada 6 aspek penilaian, namun yang paling sentral yang seharusnya diperhatikan pada poin ketersediaan Sarana dan Prasarana (Sarpras) dan Profesionalisme SDM.

Tentunya, kata dia, dalam melengkapi kekurangan tersebut tidak serta menitikberatkan pada SKPD tertentu namun ada kaitannya dalam hal koordinasi juga dengan instansi lainnnya sehingga kerjasama bisa dilakukan.

“Semisal, khususnya di DPMPTSP sendiri, Pemkab di tahun 2020 sudah komitmen dalam menggagas MPP (Mall Pelayanan Publik) . Ini juga menjadi sasaran strategis yang bisa mendongkrak barometer indeks pelayanan publik yang mesti didukung. Makanya kerjasama lintas vertikal dalam mengejar inovasi untuk bisa direkomendasikan kedepan,” terangnya.

Novi menambahkan, komitmen yang sudah digagas tentunya harus didukung penuh semua elemen dan kelembagaan. Dari sisi aspek pelayanan dan inovasi.

“Rekomendasi tahun lalu, evaluasi dititikberatkan sarpras, inovasi layanan dan faktor profesionalisme sehingga ini sejalan dengan komitmen terbaik. Makanya tahapan ini tidak terlepas dari sisi permasalahan terutama pemangkasan anggaran yang menjadi kendala teknis sehingga harus difasilitasi. Sehingga hasilnya bisa dilihat paling telat tahun depan, dan semoga bisa lebih baik,” ungkapnya.

Sementara, Sekertaris Disdukcapil, Komarudin , mengapresiasi apa yang menjadi masukan dan saran atas catatan yang menjadi perbaikan ke depannya.

Diakuinya, Disdukcapil dalam hal pelayanan publik bisa lebih memprioritaskan atas apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Meskipun tidak mengindahkan kekurangan dari sisi sarpras yang saat ini dimiliki memang banyak kekurangan.

“Contohnya, kekurangan dari sisi Sarpras, kami di Disdukcapil belum memiliki Musholla dan kamar mandi bagi disabilitas. Namun yang bersifat maklumat yang erat kaitannya dengan pelayanan prioritas yang di luar anggaran insyaallah penerapan standar maksimal,” ungkapnya.

Komarudin menyebutkan, atas koreksi dan catatan yang diterima, pihaknya mengapresiasi apa yang menjadi evaluasi. Ke depan, kata dia, kekurangan atas rekomendasi diharapkan bisa segera terpenuhi meskipun dihadapkan dengan berbagai kendala.

“Tentunya anggaran yang memadai juga dibutuhkan dalam memaksimalkan dari sisi catatan. Sehingga kelayakan yang bersifat ideal bisa segera tercapai dengan inovasi yang sedang dibangun bersama,” ungkapnya. (EM-03)

Tags: Disdukcapil Kabupaten CirebonKabag OrganisasiPemkab Cirebon
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital
Ragam

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

09 September 2025 | 20:36
Berita berikutnya
Presiden Jokowi Tinjau Program Vaksinasi Covid-19 di Kampung Pengampaan Kota Cirebon

Presiden Jokowi Tinjau Program Vaksinasi Covid-19 di Kampung Pengampaan Kota Cirebon

Rekomendasi

Sambut HUT Ke-63, bank bjb Hadirkan Program Semarak Promo Diskon 63%

Sambut HUT Ke-63, bank bjb Hadirkan Program Semarak Promo Diskon 63%

13 May 2024 | 20:17
Hadiri Pelantikan PGMI, Bupati Cirebon Sebut Keunggulan dan Peran Guru Madrasah

Hadiri Pelantikan PGMI, Bupati Cirebon Sebut Keunggulan dan Peran Guru Madrasah

21 January 2024 | 14:20
Capaian 80 Persen, Kabupaten Cirebon Masuk Daerah dengan Penyerapan Anggaran Terbaik

Capaian 80 Persen, Kabupaten Cirebon Masuk Daerah dengan Penyerapan Anggaran Terbaik

14 November 2025 | 06:07

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.