Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Monday, 02 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Pendidikan

Mutu Pendidikan Sekolah Kurang Mumpuni, DPRD Dorong Disdik Lakukan Inovasi

Penulis: Mamat Rahmat
02 August 2023 | 09:35
Reading Time: 2 mins read
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

KAB. CIREBON (ETNOLOGIMEDIA.COM) – DPRD Kabupaten Cirebon menilai mutu pendidikan pada SD dan SMP Negeri di daerahnya kurang mumpuni.

Kondisi itu salahsatunya karena minimnya inovasi yang dilakukan pihak sekolah untuk mendapatkan perhatian masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.

Baca Juga

Dosen FISIP UGJ Gelar PKM: Dari Antihoaks hingga Digitalisasi UMKM

186 Formasi Kepsek Kosong, Disdik Lakukan Seleksi 159 Cakep SD

UMMADA Cirebon Gelar Yudisium, Cetak Lulusan Siap Mengabdi di Dunia Kesehatan dan Rumah Sakit

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan menyebutkan, kurangnya mutu pendidikan bisa dilihat dari berbagai aspek. Salahsatunya dengan banyaknya sekolah baik tingkat SD dan SMP negeri di Kabupaten Cirebon yang kekurangan murid dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023-2024.

Di tingkat SDN misalnya, ada sekolah yang hanya mendapatkan satu siswa. Dan banyak SDN yang peserta didiknya mendapatkan 20 ke bawah dalam PPDB tahun ini. Di tingkat SMPN pun, 50 persen lebih sekolah tidak mencapai target dari kuota yang disediakan.

Untuk poin terakhir ini, kata Aan, pihaknya mendapatkan informasi menarik. Saat pihaknya melakukan kunjungan kerja ke salah satu sekolah di Kabupaten Cirebon.

“Selain itu, performa sekolah tidak enak dipandang. Kumuh. Mutu kualitas pendidikannya kurang. Dari kunjungan itu, saya mendapatkan informasi, kenapa tidak diminati penyebabnya karena lulusan dari sekolah tersebut nakal-nakal,” kata Aan, dalam keterangannya, Rabu (2/8/2023).

Aan menyebutkan, dengan kondisi itu bisa disebut bahwa mutu pendidikannya tidak mumpuni dan tidak sesuai dengan keinginan dari walimurid. Sejatinya, pendidikan itu bisa menciptakan karakter anak didiknya.

Makanya, kata Aan, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon harus menginventarisir sekolah yang tidak dalam kondisi optimal.

Baik dari segi performanya, maupun hal lainnya. Tak kalah penting, lanjut Aan, Disdik pun harus bisa lebih selektif, ketika muncul permintaan pembuatan sekolah baru.

“Pada saat perencanaan, yang mau buat sekolah baru jangan berdekatan dengan sekolah yang sudah ada. Karena bisa jadi, faktor penyebab lainnya, karena terlalu banyaknya sekolah baru,” ungkap Aan.

Sementara itu, Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ade Kandar menjelaskan, kalau dewan melihat faktor utama terjadinya kekurangan peserta didik karena berdasarkan performa sekolah sebetulnya bukan penyebab utama.

“Kalau performa itu, diterjemahkan karena minimnya sarana prasarana sekolah, kami meyakini itu bukan penyebab utama. Paling berpengaruh karena banyaknya sekolah swasta,” kata Ade.

Tapi, pihaknya tidak menampik masih banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan. Baik perbaikan total maupun sekadar rehab biasa. Dipastikan, di tahun 2023 ini, rehab untuk beberapa sekolah bisa digelar.

“Diharapkan nanti setelah rehab selesai, bisa menarik kepercayaan publik. Kalaupun terkait SDN Mulyasari yang hanya mendapatkan satu siswa, itu mah sudah dari dulu. Karena di sana tidak hanya SD saja. Ada tiga MI dan ada juga SDIT,” katanya.***

Tags: Dinas PendidikanDPRDKabupaten CirebonPendidikan
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan
Nasional

PWI Kabupaten Cirebon Tekankan Pentingnya Literasi Media dalam Isu Kesehatan Perempuan di Seminar Nasional

01 February 2026 | 17:04
Beri Bantuan Perlengkapan Sekolah di SMPN 12, Danyon Arhanud 14/PWY: Wujud Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan
Pendidikan

Beri Bantuan Perlengkapan Sekolah di SMPN 12, Danyon Arhanud 14/PWY: Wujud Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan

15 January 2026 | 19:57
SD CIS Full Day Kota Cirebon Raih Adiwiyata Nasional 2025
Pendidikan

SD CIS Full Day Kota Cirebon Raih Adiwiyata Nasional 2025

15 December 2025 | 16:05
Dosen FISIP UGJ Gelar PKM: Dari Antihoaks hingga Digitalisasi UMKM
Daerah

Dosen FISIP UGJ Gelar PKM: Dari Antihoaks hingga Digitalisasi UMKM

04 December 2025 | 13:09
186 Formasi Kepsek Kosong, Disdik Lakukan Seleksi 159 Cakep SD
Daerah

186 Formasi Kepsek Kosong, Disdik Lakukan Seleksi 159 Cakep SD

25 November 2025 | 13:22
UMMADA Cirebon Gelar Yudisium, Cetak Lulusan Siap Mengabdi di Dunia Kesehatan dan Rumah Sakit
Pendidikan

UMMADA Cirebon Gelar Yudisium, Cetak Lulusan Siap Mengabdi di Dunia Kesehatan dan Rumah Sakit

24 October 2025 | 19:52
Berita berikutnya
Siswa SMAN 1 Astanajapura Mengaji Bersama Sebelum KBM

Siswa SMAN 1 Astanajapura Mengaji Bersama Sebelum KBM

Rekomendasi

Pemkab Cirebon Mantapkan Persiapan Menuju Kabupaten Sehat 2025

Pemkab Cirebon Mantapkan Persiapan Menuju Kabupaten Sehat 2025

12 December 2024 | 17:19
Antisipasi Kendala saat Pemilu 2024, Panwascam Plumbon Gelar Rakor Persiapan Tungsura

Antisipasi Kendala saat Pemilu 2024, Panwascam Plumbon Gelar Rakor Persiapan Tungsura

14 February 2024 | 07:02
Pemkab Susun Skema Bantuan Tragedi Longsor Gunung Kuda, 213 KK Terancam Kehilangan Pekerjaan

Pemkab Susun Skema Bantuan Tragedi Longsor Gunung Kuda, 213 KK Terancam Kehilangan Pekerjaan

02 June 2025 | 14:18

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.