Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ragam

Sebut Miliki Wisata Komplit, Menparekraf Ajak Masyarakat Kunjungi Kabupaten Cirebon

Penulis: Mamat Rahmat
07 August 2023 | 11:23
Reading Time: 2 mins read
Menparekraf, Sandiaga Salahudin Uno, saat menaiki replika kereta kencana  yang diarak menuju Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, yang masuk kategori 75 desa wisata terbaik di Indonesia, Minggu (6/8/2023)

Menparekraf, Sandiaga Salahudin Uno, saat menaiki replika kereta kencana yang diarak menuju Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, yang masuk kategori 75 desa wisata terbaik di Indonesia, Minggu (6/8/2023)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

KAB.CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Kabupaten Cirebon disebut-sebut sebagai salahsatu daerah di Indonesia yang memiliki lokasi wisata komplit. Baik wisata alam, wisata buatan, wisata kuliner, wisata belanja hingga wisata religi ada di kota wali tersebut.

 

Baca Juga

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno, saat berkunjung di Desa Astana, Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon, dalam agenda penetapan pengkategorian 75 desa wisata terbaik di Indonesia, Minggu (7/8/2023).

 

“Tempat wisata di Kabupaten Cirebon ini sangat komplit. Jika datang ke Cirebon akan bisa menikmati berbagai wisata, seperti wisata alam, wisata kuliner, wisata belanja, wisata sejarah dan lainnya,” kata Sandiaga Uno, dalam keterangannya.

 

Sandi juga mengapresiasi terhadap Desa Astana, yang masuk kategori 75 desa wisata terbaik di Indonesia.

 

Menurut Sandi, banyak hal yang menarik dan menonjol di lokasi wisata religi di Desa Astana, tepatnya di Makam Sunan Gunung Jati ini.

 

Karena menurut Sandi, banyak yang bisa dijadikan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Desa Astana.

 

Selain sosok Sunan Gunung Jati, ia juga melihat banyak hal menarik yang bisa ditemukan di komplek Astana Gunung Jati ini.

 

“Seperti pada bagian atas (di komplek makam Sunan Gunung Jati), saya melihat ada batu zamrud yang cukup menarik,” kata Sandi.

 

Untuk menarik banyaknya wisatawan yang datang ke desa wisata ini, pihaknya juga akan merancang pola perjalanan wisata, dengan dilengkapi beberapa produk wisata lainnya yang berkelas dunia.

 

Sehingga kata Sandi, desa wisata ini, bukan hanya menargetkan wisatawan dalam negeri saja, melainkan menargetkan wisatawan luar negeri juga.

 

“Tadi juga disini (Komplek Makam Sunan Gunung Jati), ada wisatawan dari Malaysia dan Singapura,” kata Sandi.

 

Oleh karena itu, pihaknya juga akan mensinergikan antara pemerintah kabupaten dan provinsi, untuk bisa mengembangkan desa wisata ini.

 

Ia berharap, desa wisata ini, nantinya bisa mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu adanya peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

 

“Salah satunya dengan pembukaan lapangan kerja dan juga pengembangan UMKM,” kata Sandi.

 

Sementara, Bupati Cirebon, Imron, mengucapkan terima kasih, atas terpilihnya Desa Astana sebagai bagian dari 75 desa wisata terbaik di Indonesia.

 

Dengan terpilihnya Desa Astana ini sebagi 75 desa wisata terbaik, Imron meminta kepada masyarakat untuk bisa menjaga kepercayaan tersebut.

 

“Tolong dijaga kebersihannya, ketertiban dan juga keamanannya,” kata Imron.

 

Imron juga mengaku siap untuk memberikan dukungan kepada Desa Astana, untuk bisa lebih mengembangkan tempat wisata religinya. Namun kata Imron, hal tersebut juga harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait, seperti Keraton dan lainnya.

 

Mengenai banyaknya keluhan pengunjung terkait peminta-minta di Komplek Makam Sunan Gunungjati, pihaknya siap untuk bisa duduk bersama mencari solusi dari masalah tersebut.

 

Ia berharap, Pemda Kabupaten Cirebon bersama pihak keraton, pemerintah desa dan instansi lainnya, bisa duduk bersama untuk mencarikan solusinya.

 

“Karena pengunjung juga butuh kenyamanan. Kami siap mencari jalan keluarnya bersama-sama,” kata Imron.***

Tags: Desa Wisata ReligiKabupaten CirebonSandiaga Uno
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital
Ragam

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

09 September 2025 | 20:36
Berita berikutnya
Kesejahteraan Guru Ngaji Perlu Diperjuangkan, Gus Shofi: UU Pesantren Harus Direvisi

Kesejahteraan Guru Ngaji Perlu Diperjuangkan, Gus Shofi: UU Pesantren Harus Direvisi

Rekomendasi

Awasi Pelanggaran, Panwascam Lemahabang Rutin Lakukan Monitoring Lapangan

Awasi Pelanggaran, Panwascam Lemahabang Rutin Lakukan Monitoring Lapangan

22 December 2023 | 13:12
KPU Kota Cirebon Siap Bersinergi dengan FOMO Hadapi Pilkada 2024

KPU Kota Cirebon Siap Bersinergi dengan FOMO Hadapi Pilkada 2024

15 May 2024 | 10:11
Tandatagani MoU dengan MNC Kapital, bank bjb Akselerasi Potensi Bisnis Digital

Tandatagani MoU dengan MNC Kapital, bank bjb Akselerasi Potensi Bisnis Digital

08 August 2024 | 08:24

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.