Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kadinkes Kota Cirebon Imbau Masyarakat Jaga Pola Hidup

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. Siti Maria Listiawati.*/Ryan Haryanto

KOTA CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cirebon, dr. Siti Maria Listiawati mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati menghadapi kondisi cuaca ekstrem saat ini, khususnya menjelang pancaroba.

Menurut Maria, kondisi cuaca sedang ekstrim yang mengakibatkan meningkat penyakit ISPA dan demam, termasuk demam berdarah.

“Saat ini suhu panas ekstrim ditambah angin yang cukup kencang, mengakibatkan penyakit ISPA dan demam meningkat,” kata Maria saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/8/2023).

Maria menuturkan, selain cuaca ekstrim, sesekali hujan juga menimbulkan nyamuk-nyamuk berkembang biak, sehingga mengakibatkan demam berdarah.

“Kondisi itu sudah sesuai prediksi tuturnya,” tuturnya.

Mengantisipasi hal tersebut, lanjut Maria, pihaknya melakukan edukasi-edukasi, mempromosikan pencegahan penyakit akibat cuaca saat ini.

“Sosialisasi tetap dilakukan kepada masyarakat melalui puskesmas-puskesmas di wilayah Kota Cirebon,” ucapnya.

Sementara, saat disinggung terkait adanya flu Singapura di wilayah Cirebon, Maria menjelaskan, diagnosa flu Singapura saat ini tidak masuk. Hanya saja, bila dilihat dari sepuluh besar penyakit maka disebut sebagai penyakit inveksi virus lainnya.

“Memang flu Singapura itu disebut juga hand, mouth, and foot (HMF) desease. Flu tersebut menimbulkan bintik-bintik merah di tangan, sekitar mulut, dan kaki. Penularannya juga seperti flu pada umumnya melalui batuk dan bersin,” jelasnya.

Maria mengatakan, saat ini belum ada laporan terkait angka yang menyatakan adanya flu Singapura, karena banyaknya jumlah penyakit, maka hanya dilaporkan akibat inveksi virus.

Ia berharap, kepada semua masyarakat Kota Cirebon bisa menjaga kesehatan diri dan keluarga, salah satunya dengan banyak minum air putih, tetap jaga protokol kesehatan meski pandemi covid-19 sudah berlalu, karena masker bisa mencegah penularan penyakit.

“Tetap jaga pola hidup, banyak makan sayur, protein hewani, olahraga, dan istirahat yang cukup,” tandasnya.***