Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Pemkab Cirebon Kesulitan untuk Penanggulangan Limbah Batu Alam

Penulis: Mamat Rahmat
15 September 2023 | 22:52
Reading Time: 2 mins read
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Pemerintah Kabupaten Cirebon masih memiliki PR berat dalam penanganan limbah batu alam hasil olahan para perajin di wilayah Kecamatan Dukupuntang.

Pencemaran lingkungan terutama di aliran sungai hingga areal persawahan sudah terjadi puluhan tahun lalu namun dari aspek penanganan limbahnya belum ditemukan solusi terbaik.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Meskipun berbagai upaya telah dilakukan dalam itikad meminimalisasi dampak lingkungan namun mentok dari sisi regulasi hingga kebutuhan anggaran.

Di sisi lain, usaha kerajinan batu alam yang menjadi salah satu mata pencaharian yang cukup menjanjikan di kawasan tersebut namun berdampak negatif bagi wilayah lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan, mengakui, pihaknya sejauh ini telah melakukan kajian terhadap masalah limbah batu alam tersebut.

Bahkan, pemerintah periode sebelumnya juga telah menyiapkan lahan atau tahan untuk merelokasi kegiatan tersebut. Namun, kata dia, hal tersebut terkendala biaya yang harus disiapkan dalam jumlah besar.

“Nah kemudian untuk prosesnya, kan memerlukan banyak hal termasuk didalamnya biaya yang besar. Hasil FS kami terakhir, itu kita kurang lebih butuh Rp 40 miliar untuk merelokasi pengrajin batu alam. Itu hanya (pengrajin) di sempadan aliran sungai,” ungkap Iwan, disela kegiatannya, Jumat (15/9/2023).

Limbah pengolahan batu alam, kata Iwan, bukan hanya menjadi masalah bagi Kabupaten Cirebon. Namun, masalah limbah tersebut juga datang dari pengrajin batu alam di wilayah Kabupaten Majalengka.

“Karena, dari Majalengka juga yang aliran sungainya sampai ke Cirebon juga. Jadi harus dua daerah yang harus menyelesaikan bersama,” katanya.

Sehingga, lantaran melibatkan dua daerah pihaknya juga sudah menyampaikan ajuan atau proposal ke provinsi. Ini perlu dari provinsi yang menangani karena menyangkut dua daerah tadi.

Mirisnya, kata Iwan, proposal yang diajukan dengan tujuan untuk menyelesaikan persoalan limbah batu alam hingga saat ini masih belum di respons oleh Pemprov Jabar.

Menurut dia, dampak dari limbah batu alam cukup parah mencemari lingkungan sekitar. Misalnya, seperti mengkontaminasi lahan sawah dan mencemari air sungai di sepanjang alirannya.

“Kalau kaitan dengan keluhan sudah banyak. Dan memang kita sendiri menilai itu memang sudah menjadi masalah besar,” katanya

Oleh karena itu, kata Iwan, upaya untuk menyelesaikan persoalan limbah batu alam itu terus dilakukan, seperti mengusulkan anggaran untuk relokasi setiap tahunnya.

“Cuma kan mungkin sejauh ini pemerintah daerah punya keterbatasan anggaran. Cara satu-satunya bagaimana agar limbah hasil kegiatan itu tidak ngalir ke sungai, itu sebetulnya,” katanya.***

Tags: Batu AlamDinas Lingkungan HidupKabupaten CirebonLimbah
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya

Eldo Harumkan Nama Daerah dengan Prestasi Nasional

Rekomendasi

Pemkab Cirebon Salurkan Bantuan untuk PMI, Bupati Imron Tekankan Pentingnya Proses Resmi

Pemkab Cirebon Salurkan Bantuan untuk PMI, Bupati Imron Tekankan Pentingnya Proses Resmi

04 May 2024 | 09:55
Debat Pertama, Empat Paslon Adu Strategi dan Program untuk Masa Depan Kabupaten Cirebon

Debat Pertama, Empat Paslon Adu Strategi dan Program untuk Masa Depan Kabupaten Cirebon

27 October 2024 | 17:32
Pj Wali Kota Cirebon Terima Kunjungan Balai Besar POM Bandung, Apresiasi Raihan Prestasi Kader Keamanan Pangan

Pj Wali Kota Cirebon Terima Kunjungan Balai Besar POM Bandung, Apresiasi Raihan Prestasi Kader Keamanan Pangan

05 August 2024 | 16:23

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.