Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ekonomi Bisnis

Fenomena TikTok Shop Bagi UMKM Bakal Dibahas LBM PWNU Jabar

Penulis: Mamat Rahmat
04 October 2023 | 08:37
Reading Time: 2 mins read
Jajaran dan pengurus LBM PWNU Jabar saat menggelar kegiatan rutin yang berlangsung di Cirebon.

Jajaran dan pengurus LBM PWNU Jabar saat menggelar kegiatan rutin yang berlangsung di Cirebon.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Fenomena TikTok Shop terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dinilai telah menimbulkan ketidakadilan perdagangan dunia dan berpotensi besar melumpuhkan UMKM di Indonesia.

Atas kondisi itu, perlu dilakukan kajian dan pembahasan secara komperhensif dari berbagai aspek agar tidak merugikan berbagai pihak.

Baca Juga

Akhir Tahun Lebih Hemat, KAI Tawarkan Diskon Tiket hingga 25 Persen

Andalkan Steak dan Kopi 1000cafe, Andalus Resto Cirebon Kini Jadi Tempat Makan Favorit Masyarakat

Libur Akhir Tahun, KAI Daop 3 Cirebon Ajak Manfaatkan KA Fakultatif

Salahsatunya yang akan dilakukan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat (Jabar) yang bakal membahas terkait permasalahan yang terjadi dari aspek keagamaan.

Diungkapkan Sekretaris LBM PWNU Jabar, Kiai Afif Yahya Aziz menjelaskan, TikTok adalah salah satu contoh aplikasi social commerce yang pada tahun 2021.

Moda aplikasi yang mulai bertransformasi menjadi marketplace dengan nama TikTok Shop banyak menimbulkan kegelisahan.

Ia menuturkan, mengutip dari laman resminya, TikTok Shop adalah fitur social e-commerce yang memungkinkan pengguna maupun para kreator mempromosikan dan menjual produk sekaligus melakukan aktivitas belanja.

Proses berbelanja di TikTok Shop pun, kata dia, tidak jauh beda dengan marketplace yang lain, bahkan relatif lebih mudah. TikTok Shop juga sangat digemari oleh para konsumen, tercatat pada kwartal pertama tahun 2023 pengunjung tiktok shop mencapai 113 juta jiwa.

Hal ini karena beberapa faktor, diantaranya, TikTok Shop menawarkan berbagai macam merk dan produk untuk dijual.

Namun ada faktor yang lebih menarik di aplikasi ini, yaitu terdapat banyak promo dan hadiah menarik juga bisa didapatkan konsumen. Mulai dari gratis ongkir hingga potongan harga.

“Namun tidak ada sesuatu yang benar-benar sempurna, meskipun dalam TikTok Shop terdapat berbagai macam manfaat, keunggulan dan keuntungan yang bisa diambil oleh pedagang dan pembeli, tetapi ada beberapa sisi kekurangan yang memberikan dampak negatif terutama bagi pelaku UMKM di Indonesia,” ujar Kiai Afif, dalam keterangannya, Rabu (4/10/2023))

Kiai asal Kabupaten Cirebon tersebut menambahkan, aspek kekurangan dari TikTok Shop yang terbukti menimbulkan ketidakadilan di dunia perdagangan dan berpotensi besar melumpuhkan UMKM di Indonesia.

Pertama menjamurnya produk impor ilegal dengan harga murah, kedua banjirnya produk-produk impor di TikTok Shop terutama produk dari Cina, berdampak besar bagi pelaku usaha.

“Ketiga banyak UMKM harus gulung tikar karena serbuan barang impor ilegal yang dijual dengan harga sangat murah,” ungkapnya.

Atas dasar itu, menjadi perhatian dan kegelisahan pihaknya. Maka, LBM PWNU Jabar, lanjut Kiai Afif, bakal mengkaji secara pandangan fikih bagaimana hukum melalukan transaksi jual beli di TikTok Shop, baik barang yang legal/ilegal (tanpa bea cukai) dengan harga di bawah standar yang berpotensi mematikan pasar tradisional.

“Kemudian apa yang harus dilakukan pemerintah dalam melindungi para pedagang kecil, pasar tradisional dan UMKM dari serangan barang import yang harganya jauh lebih murah dan tidak sedikit yang ilegal?” kata Kiai Afif.

Salah Satu Zuriah Pondok Pesantren (Ponpes) KHAS Kempek Cirebon ini melanjutkan, kajian terkait itu, bakal digelar di Pondok Pesantren Al-I’tishom Choblonk Kabupaten Cianjur pada 10 Oktober 2023 nanti.

“Kajian yang bakal dilakukan dari pagi hingga sore hari ini juga, salah satu rangkaian dari kegiatan Pesantren Expo Cianjur dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2023,” ungkapnya.***

Tags: Bahtsul MasailBisnisLBM PWNU Jawa BaratTikTok
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45
Ekonomi Bisnis

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

25 January 2026 | 06:53
Daop 3 Cirebon Catat Lonjakan Arus Balik, Okupansi Tembus 110 Persen
Daerah

Daop 3 Cirebon Catat Lonjakan Arus Balik, Okupansi Tembus 110 Persen

04 January 2026 | 19:19
Tingkatkan Sinergi Distribusi, CV Artomoro Gelar Evaluasi Kinerja PPTS 2025 dan Penandatanganan SPJB PUD – PPTS 2026
Daerah

Tingkatkan Sinergi Distribusi, CV Artomoro Gelar Evaluasi Kinerja PPTS 2025 dan Penandatanganan SPJB PUD – PPTS 2026

31 December 2025 | 11:22
Akhir Tahun Lebih Hemat, KAI Tawarkan Diskon Tiket hingga 25 Persen
Daerah

Akhir Tahun Lebih Hemat, KAI Tawarkan Diskon Tiket hingga 25 Persen

24 December 2025 | 19:39
Andalkan Steak dan Kopi 1000cafe, Andalus Resto Cirebon Kini Jadi Tempat Makan Favorit Masyarakat
Ekonomi Bisnis

Andalkan Steak dan Kopi 1000cafe, Andalus Resto Cirebon Kini Jadi Tempat Makan Favorit Masyarakat

22 December 2025 | 20:02
Libur Akhir Tahun, KAI Daop 3 Cirebon Ajak Manfaatkan KA Fakultatif
Daerah

Libur Akhir Tahun, KAI Daop 3 Cirebon Ajak Manfaatkan KA Fakultatif

21 December 2025 | 09:16
Berita berikutnya
Dekranasda Cirebon Promosikan Produk IKM di Hadapan Ibu Negara Iriana Jokowi

Dekranasda Cirebon Promosikan Produk IKM di Hadapan Ibu Negara Iriana Jokowi

Rekomendasi

Perkuat Konektivitas Wilayah, Pemkot Cirebon Dukung Pengembangan Transportasi di Jawa Barat

Perkuat Konektivitas Wilayah, Pemkot Cirebon Dukung Pengembangan Transportasi di Jawa Barat

20 October 2025 | 08:44
Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Tradisi Panjang Jimat

Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Tradisi Panjang Jimat

17 September 2024 | 07:46
Bupati Indramayu Minta Jajarannya Lakukan Mitigasi Bencana

Bupati Indramayu Minta Jajarannya Lakukan Mitigasi Bencana

12 January 2024 | 16:42

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Pemkab Cirebon dan REI Sepakati Investasi Perumahan Berbasis Mitigasi Bencana

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.