Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Saturday, 31 January 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Diseminasi Stunting di Kabupaten Cirebon, Target di 2024 Bisa Tekan Jadi 11 Persen

Penulis: Mamat Rahmat
08 November 2023 | 10:59
Reading Time: 2 mins read
Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, didampingi Kepala DPPKBP3A,  Eni Suhaeni, dalam kegiatan diseminasi audit angka stunting tahap kedua tahun 2023, di kantor DPPKBP3A, Senin (6/11/2023).

Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, didampingi Kepala DPPKBP3A, Eni Suhaeni, dalam kegiatan diseminasi audit angka stunting tahap kedua tahun 2023, di kantor DPPKBP3A, Senin (6/11/2023).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Prevelensi angka kasus stunting di Kabupaten Cirebon tahun 2022 sebesar 16,8 persen. Jumlah itu masih jauh berada di atas prevelensi stunting pemerintah pusat.

Sehingga diperlukan strategi yang komprehensif dalam percepatan penurunan stunting agar mencapai angka prevelensi di bawah 14 persen pada tahun 2024 dan mewujudkan “zero new stunting” di Jawa Barat.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Atas kondisi itu, strategi dan konsep diseminasi audit kasus stunting tahap kedua tahun 2023 terus dilaksanakan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih yang juga Ketua TPPS Kabupaten Cirebon di Aula Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon.

“Percepatan penurunan stunting ini dipastikan telah menjadi salah satu prioritas. Yakni sejalan dengan penyelenggaraan reformasi birokrasi tematik sesuai arahan pemerintah pusat,” kata Ayu, sapaan akrab Wakil Bupati Cirebon, dalam keterangannya, Selasa (7/11/2023).

Menurut Ayu, tujuan dilakukannya diseminasi audit kasus stunting ini untuk mengetahui faktor-faktor resiko dan penyebab resiko Stunting.

Dari mulai sasaran calon pengantin, ibu hamil, ibu melahirkan, baduta maupun balita.

Pihaknya optimis di tahun 2024 kasus stunting di Kabupaten Cirebon turun hingga 11 persen. Ayu mengakui, meskipun di tengah jalan banyak kendala dan hambatan.

“Sesungguhnya kita harus tahu penyebabnya. Yaitu dari hulu, diantaranya adalah pemberian tablet tambah darah (TTD) kepada anak-anak SMP dan SMA,” kata Ayu.

Namun, kata Ayu, di lapangan ternyata 24,5 persen anak-anak di Kabupaten Cirebon tidak mau minum TTD. Maka, perlu kerja keras di tahun 2023 ini, agar jangan sampai keluarga lemah ekonomi juga akhirnya berujung stunting anaknya.

“Di Sumber, kasus stuntingnya tinggi. Setelah diinventarisir, karena pola asuh, pola asuh berkaitan dengan SDM. Edukasi kita harus gencar memberikannya, seperti pemberian makanan yang bergizi,” lanjutnya.

Sementara, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, mengatakan, audit kasus stunting tahun kedua merupakan kegiatan prioritas.

Dengan adanya kegiatan audit stunting ini, bisa secara gamblang melakukan aksi terkait dengan audit kasus stunting ini.

Menurutnya, identifikasi kasus stunting adalah menemukan atau mengetahui resiko-resiko potensial penyebab langsung, baik itu melalui asupan maupun ada penyakit lainnya, dan penyebab tidak langsung pada calon pengantin, ibu hamil dan lainnya.

“Audit kasus stunting merupakan identifikasi resiko dan penyebab resiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber daya lainnya,” kata Eni.

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil survei di tahun 2024, Kabupaten Cirebon bisa zero new stunting. Pasalnya, pada tahun 2021 kasus stunting berada di 26,05 persen, 2022 turun menjadi 16,08 persen.

“Mudah-mudahan di tahun 2023 sesuai dengan target menjadi 11 persen, dan tidak ada lagi kasus stunting,” harapnya.***

Tags: DiseminasiDPPKBP3AKabupaten CirebonStuntingWabup Cirebon Wahyu Tjiptaningsih
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Gelar Rakor di Suranenggala, Bupati Imron Respon Aspirasi Kuwu

Gelar Rakor di Suranenggala, Bupati Imron Respon Aspirasi Kuwu

Rekomendasi

Polresta Cirebon Gelar Patroli Sahur, Berikan Keamanan bagi Warga Selama Ramadan

Polresta Cirebon Gelar Patroli Sahur, Berikan Keamanan bagi Warga Selama Ramadan

10 March 2025 | 14:26
Paslon Eti-Suhendrik Komitmen Wujudkan Seragam Gratis untuk Siswa SD dan SMP

Paslon Eti-Suhendrik Komitmen Wujudkan Seragam Gratis untuk Siswa SD dan SMP

01 November 2024 | 07:22
Pencoblosan Pilwu Serentak Berlangsung Kondusif, Wabup Ayu: Menang dan Kalah Harus Tetap Sinergi

Pencoblosan Pilwu Serentak Berlangsung Kondusif, Wabup Ayu: Menang dan Kalah Harus Tetap Sinergi

22 October 2023 | 19:37

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.