Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Capaian IDL Kabupaten Cirebon Tertinggi di Jabar dan 10 Besar Se-Indonesia, Bupati: Jangan Takut Imunisasi

Penulis: Mamat Rahmat
01 December 2023 | 12:42
Reading Time: 2 mins read
Bupati Cirebon, Imron, saat melakukan monitoring pelaksanaan imunisasi di wilayahnya./* Foto: M. Rahmat

Bupati Cirebon, Imron, saat melakukan monitoring pelaksanaan imunisasi di wilayahnya./* Foto: M. Rahmat

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM).- Kabupaten Cirebon berhasil mencapai target tertinggi dalam capaian pemberian imunisasi dasar lengkap (IDL) di Jawa Barat.

Bahkan, Kabupaten Cirebon masuk dalam 10 besar kota/kabupaten dengan capaian pemberian IDL tertinggi se-Indonesia.

Baca Juga

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Capaian target Kabupaten Cirebon mampu menembus capaian IDL dengan angka 98,1 dari target 95 persen dari sasaran mendekati akhir tahun 2023 ini.

Atas raihan itu, Bupati Cirebon, Imron, menyebutkan, meskipun sudah mencapai target, tetap meminta jajarannya tetap untuk terus menggencarkan sosialisasi pentingnya imunisasi bagi masyarakat.

Pasalnya, salah satu penyebab rendahnya cakupan imunisasi adalah ketidaktahuan orang tua mengenai manfaat imunisasi secara detail.

“Kita ketahui, imunisasi untuk membangun kekebalan tubuh. Kenapa cakupan imunisasi rendah? Karna orang tua tidak mengetahui apa manfaat imunisasi secara detail, sehingga harus disosialisasikan,” kata Imron, di sela kegiatannya, Jumat (1/12/2023).

Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, saat meneteskan cairan imunisasi kepada balita saat monitoring pelaksanaan bulan bakti imunisasi di wilayahnya./* Foto : M. Rahmat

Hasil laporan dari Dinas Kesehatan selaku leading sektor, kata Imron, penyebab lainnya, adalah kurangnya pengetahuan orang tua tentang kehalalan imunisasi.

Serta jadwal tepat kapan anaknya harus diimunisasi. Kemudian imunisasi anak sekolah, usia berapa harus diimunisasi. Sebagian besar orang tua juga tidak mengetahui imunisasi apa saja yang gratis dan rumah sakit mana saja yang sudah kerjasama dengan pemerintah.

“Kami mengapresiasi Dinkes, karena sudah melibatkan tim PKK dan lainnya. Karena itu, selain sosialisasi, kami akan mendorong PKK di desa untuk memonitor pelaksanaan imunisasi,” pinta Imron.

Ia menambahkan, imunisasi yang harus menjadi perhatian bersama karena, penyakit bukan hanya menimpa anak-anak, tapi bisa juga menular ke ibu hamil dan membahayakan janin.

“Monitor ibu-ibu hamil yang ada supaya kita bisa pantau bagaimana pemenuhan gizinya. Dan saya mengajak semua bersinergi. Pemerintah tidak akan bisa bergerak sendiri tanpa bantuan masyarakat. Semoga kita semua bisa ambil bagian dalam membebaskan anak-anak kita dari berbagai jenis penyakit. Jangan takut anak diimunisasi,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Neneng Hasanah, melalui Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dendi Hamdi, menyebutkan , tahun 2020 imunisasi mengalami penurunan sejak pandemi.

Namun, seiring berjalannya waktu hingga 2023 ini jumlah anak yang sudah diimunisasi terus meningkat hingga yang paling tinggi di Jawa Barat.

“Kabupaten Cirebon bahkan masuk kategori 10 daerah tertinggi se Indonesia. Setelah Kabupaten Kudus, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Bima, Kabupaten Lombok Timur, Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Bondowoso,” ungkapnya.

Tim Dinkes Kabupaten Cirebon bersama petugas PKK di level desa dalam kegiatan imunisasi./* Foto: M. Rahmat

Atas capaian itu, kata Dendi, menunjukkan bagaimana seriusnya pemerintah, dan peran elemen terkait seperti PKK sangat penting, terutama pelaksanaan imunisasi anak.

“Kami sejak tahun lalu mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Sekolah dan berjalan lancar. Tahun ini, kami juga memberikan dukungan untuk imunisasi, dan kami harap ada keterlibatan langsung PKK di semua level,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah melihat bagaimana peran PKK dalam meningkatkan angka vaksinasi. Mereka melakukan sosialisasi hingga ke tingkat desa. Karena itu, pihaknya juga berharap PKK turut ambil bagian dalam meningkatkan cakupan imunisasi di Kabupaten Cirebon.

“Begitu banyak peran strategis PKK. Karena itu, kami telah melakukan kajian untuk mengukuhkan dan kajian untuk disampaikan kepada Kemendagri dan Kemenkes,” imbuhnya.***

Tags: Bupati Cirebon ImronDinas KesehatanImunisasiKabupaten CirebonW
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Berita berikutnya
Jelang Libur Nataru, Pengelola Goa Sunyaragi Cirebon Tambah Pemandu dan Petugas Kebersihan

Jelang Libur Nataru, Pengelola Goa Sunyaragi Cirebon Tambah Pemandu dan Petugas Kebersihan

Rekomendasi

Apakah saat Diet Kamu Harus Menjauhi Makanan Manis? Ini Jawabannya

Apakah saat Diet Kamu Harus Menjauhi Makanan Manis? Ini Jawabannya

29 August 2024 | 08:01
Konsumai Yogurt di Pagi Hari: Sehat atau Berisiko?

Konsumai Yogurt di Pagi Hari: Sehat atau Berisiko?

23 August 2024 | 08:10
Chia Seed: Rahasia Kecil dengan Manfaat Besar untuk Tubuhmu

Chia Seed: Rahasia Kecil dengan Manfaat Besar untuk Tubuhmu

09 January 2025 | 08:45

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Pemkab Cirebon dan REI Sepakati Investasi Perumahan Berbasis Mitigasi Bencana

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.