Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Delapan Kecamatan di Cirebon Timur Dikepung Banjir, Seribuan Warga Mengungsi dan Satu Orang Meninggal Dunia

Penulis: Mamat Rahmat
06 March 2024 | 10:08
Reading Time: 2 mins read
Kondisi banjir di Desa Ciuyah, Kecamatan Waled, wilayah timur Kabupaten Cirebon, pada Selasa (5/3/2024) malam.

Kondisi banjir di Desa Ciuyah, Kecamatan Waled, wilayah timur Kabupaten Cirebon, pada Selasa (5/3/2024) malam.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Tercatat sedikitnya lima Kecamatan di wilayah timur Kabupaten Cirebon terendam banjir pada Selasa (5/3/2024) malam.

Ratusan rumah terendam dengan ketinggian air rata-rata sekira 1 meter lebih akibat luapan sungai di kawasan tersebut.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Seribuan warga pun terpaksa harus mengungsi ke lokasi lebih aman hingga debit air dinyatakan surut demi keselamatan bersama.

Otoritas setempat mendata, awalnya banjir terparah menjangkau lima Kecamatan di Kabupaten Cirebon yaitu Kecamatan Waled, Karangwareng, Ciledug, Pasaleman dan Pangenan. Sebagian wilayah itu terendam air dan lokasi berada di Kecamatan Waled menimpa Desa Ciuyah dan Gunungsari.

Kemudian, data berkembang wilayah terdampak menjadi delapan meliputi Kecamatan Waled, Pasaleman, Pangenan, Gebang, Karangwareng, Babakan, Ciledug dan Pabedilan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya, menyebutkan, di desa Ciuyah ada 712 unit rumah yang terendam, dan satu orang warga dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, ada 1.012 KK dan 2.339 jiwa terdampak. Sementara ada 200 warga yang diungsikan di balai desa setempat.

Lalu di desa Gunungsari, ada 1.018 rumah warga yang terendam.

Hal itu menyebabkan 1.263 KK dan 3.428 jiwa yang terdampak. Ratusan warga pun di evakuasi di sekitar balai desa dan beberapa tempat yang tidak ikut terendam. Pihak BPBD sudah mengirimkan beberapa perahu karet, untuk melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir.

“Ketinggian air waktu malam rabu itu mencapai seratus empat puluh senti lebih. Sekarang di beberapa wilayah masih ada yang tergenang tapi sudah mulai surut,” kata Deni, dalam keterangannya, Rabu (6/3/2024).

Menurutnya, data tersebut hasil assesment sementara dan pihaknya masih terus menelusuri kecamatan dan desa-desa mana saja yang terdampak.

Karena saat ini beberapa wilayah masih ada yang terendam dan banyak masyarakat yang terdampak.

“Data lengkapnya masih kami susun dan segera dirilis. Masalahnya di berapa desa banjir susulan datang pagi hari. Ini berdasarkan laporan dari petugas di lapangan,” katanya.

Deni menambahkan, banjir besar tersebut dikarenakan curah hujan dengan intensitas yang tinggi di Kecamatan Waled dan di wilayah hulu yaitu Kabupaten Kuningan. Akibatnya, ini menyebabkan naiknya debit air sungai ciberes sehingga meluap ke pemukiman warga.

Hingga saat ini, perkembangan banjir masih dinamis. Laporan terbaru sedikitnya ada 13 desa di empat kecamatan wilayah Cirebon Timur yang terkena banjir parah. Desa tersebut adalah Ciuyah, Ambit, Gunungsari, Mekarsari, Cibogo, Cisaat, Jatipiring, Ciledug, Jatiseeng Kidul, Astanamukti, Pasaleman, Cilengkrang dan Desa Cilengkrang Girang.

Petugas pun masih terus melakukan pendataan karena beberapa desa masih terendam dan petugas masih melakukan evakuasi.

“Luapan air yang masuk ke pemukiman warga yang terendam sudah mulai ada penurunan. Petugas pun masih melakukan evakuasi menggunakan perahu karet,” ungkapnya.***

Tags: Banjir Kabupaten CirebonBPBDEvakuasiKecamatanTerendam Air
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Banjir Meluas Hingga ke Jalur Pantura Cirebon, Petugas Kepolisian Evakuasi Korban Ratusan Warga

Banjir Meluas Hingga ke Jalur Pantura Cirebon, Petugas Kepolisian Evakuasi Korban Ratusan Warga

Rekomendasi

Rahasia Sehat: 5 Manfaat Luar Biasa Minum Air Lemon dan Madu Setiap Hari

Rahasia Sehat: 5 Manfaat Luar Biasa Minum Air Lemon dan Madu Setiap Hari

14 October 2024 | 07:23
Benarkah Makan Bawang Merah Bisa Bikin Badan Bau? Ini Faktanya

Benarkah Makan Bawang Merah Bisa Bikin Badan Bau? Ini Faktanya

04 November 2024 | 11:05
Boost Produktivitas: Manfaat Luar Biasa Mendengarkan Musik Saat Bekerja

Boost Produktivitas: Manfaat Luar Biasa Mendengarkan Musik Saat Bekerja

23 August 2024 | 08:04

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.