Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Lima Mahasiswa Diamankan saat Demo Ricuh di DPRD, Kritisi Buruknya Infrastruktur dan Pelayanan Publik di Kabupaten Cirebon

Penulis: Mamat Rahmat
25 April 2024 | 09:24
Reading Time: 2 mins read
Sejumlah mahasiswa saat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Cirebon yang berujung ricuh, Rabu (24/4/2024).

Sejumlah mahasiswa saat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Cirebon yang berujung ricuh, Rabu (24/4/2024).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa di depan Kantor DPRD Kabupaten Cirebon berujung ricuh, Rabu (24/4/2024).

Bahkan, sejumlah mahasiswa harus diamankan pihak kepolisian yang diindikasikan sebagai provokator usai demo yang berlangsung panas.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Para mahasiswa, yang merupakan bagian dari Gerakan Mahasiswa Cirebon, mengangkat berbagai isu penting.

Seperti transparansi data pembangunan infrastruktur, masalah pendidikan, kesehatan, dan manajemen sampah yang dianggap belum optimal di wilayah tersebut.

Berdasarkan pengamatan, awalnya demonstrasi berjalan damai dengan mahasiswa membawa spanduk dan poster untuk menyuarakan tuntutan mereka.

Situasi menjadi tegang ketika sebagian mahasiswa mencoba menerobos pagar pengamanan dan membakar ban di depan kantor DPRD Kabupaten Cirebon.

Koordinator Aksi, Dimas Bimantoro, menegaskan, tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa sangat mendesak. Termasuk isu pendidikan, lingkungan, dan infrastruktur.

Dia juga mengklaim bahwa mahasiswa tidak melakukan tindakan kriminal, melainkan mewakili aspirasi masyarakat Cirebon untuk mendapatkan keadilan.

“Kami dari mahasiswa juga tidak melakukan tindakan kriminal. Kami di sini mewakili seluruh masyarakat Cirebon agar dapat lebih mendapatkan keadilan,” ujarnya kepada wartawan di lokasi.

Dalam pertemuan dengan perwakilan DPRD setempat, mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka yang langsung dijawab oleh perwakilan DPRD.

Namun, terkait isu korupsi, mereka mengungkapkan bahwa mereka belum memiliki data konkret.

Namun, telah berupaya untuk membuka data yang lebih transparan dengan melakukan pertemuan dengan wakil DPRD Kabupaten Cirebon.

Selain itu, para mahasiswa juga menyampaikan keprihatinan terkait pembangunan yang dianggap masih kurang optimal, termasuk ambruknya Alun-alun Taman Pataraksa.

Mereka menyatakan akan melakukan kajian lanjutan terkait hasil dari aksi unjuk rasa ini dan akan mengkaji ulang 24 perda yang belum disahkan.

“Hasil kajian nanti akan kami serahkan kepada DPRD agar mempertimbangkan kepentingan rakyat dan mahasiswa,” ungkapnya.

Sementara , Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana menjelaskan, pihaknya mengapresiasi kehadiran mahasiswa. Politisi PDI Perjuangan itu menjawab apa yang menjadi aspirasi dari mahasiswa.

Pertama, kata dia, terkait perbaikan sarana pendidikan setiap tahun legislatif dan eksekutif selalu menganggarkan. Hanya saja, keterbatasan anggaran membatasi.

“Tidak semua bisa terselesaikan. Pun demikian dengan banyaknya infrastruktur jalan yang perlu diperbaiki, setiap tahunnya selalu menganggarkan,” katanya.

Legislatif mengharapkan agar beragam persoalan itu bisa terselesaikan dalam kurun waktu satu tahun anggaran.

Tapi karena anggaran yang ada terbatas, mau tidak mau, harus memberlakukan skala prioritas.

“Kami minta kesabarannya dari masyarakat. Kita juga sudah minta agar dinas bisa memprioritaskan pelayanan publik,” katanya.***

Tags: CirebonDemoDPRDKabupaten CirebonMahasiswaRicuh
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Wujud Kepastian Hukum, Pemkab Cirebon Berikan 542 Sertifikat Tanah Gratis dalam Peringatan Hari Jadi

Wujud Kepastian Hukum, Pemkab Cirebon Berikan 542 Sertifikat Tanah Gratis dalam Peringatan Hari Jadi

Rekomendasi

Buka Job Fair di SMK Bina Warga, Bupati: Anak Muda Harus Kerja dan Jangan Nganggur

Buka Job Fair di SMK Bina Warga, Bupati: Anak Muda Harus Kerja dan Jangan Nganggur

10 August 2023 | 10:00
Pemkab Cirebon Buka 56 Paket Pelatihan DBHCHT 2025, Siapkan 1.300 Tenaga Terampil

Pemkab Cirebon Buka 56 Paket Pelatihan DBHCHT 2025, Siapkan 1.300 Tenaga Terampil

16 September 2025 | 14:54
Keraton Kasepuhan Gelar Tradisi Siraman Panjang, Sejumlah Benda Pusaka Dicuci

Keraton Kasepuhan Gelar Tradisi Siraman Panjang, Sejumlah Benda Pusaka Dicuci

10 September 2024 | 13:51

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.