Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Monday, 02 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ragam

Pesantren Se-Jabar Dorong Pemerintah Revisi PP Tapera, BM Bahas Program Opsional Sesuai Fikih

Penulis: Mamat Rahmat
25 July 2024 | 13:22
Reading Time: 2 mins read
Pesantren se-Jabar menggelar Bahtsul Masail (BM) di Pondok Pesantren Kempek Cirebon, Rabu (24/7/2024).

Pesantren se-Jabar menggelar Bahtsul Masail (BM) di Pondok Pesantren Kempek Cirebon, Rabu (24/7/2024).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Bahtsul Masail (BM) Pesantren se-Jawa Barat (Jabar) menghasilkan rekomendasi penting terkait program tabungan perumahan rakyat (Tapera).

Pihaknya mendorong pemerintah untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 pasal 5 ayat 3. Revisi ini diharapkan akan menghapus kewajiban mengikuti Tapera bagi pekerja dengan penghasilan setara upah minimum (UMR) yang belum dicapai dalam PP Nomor 21 Tahun 2024.

Baca Juga

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

Namun ada beberaoa aturan yang dinilai perlu direvisi oleh pemerintah setelah dikajai berdasatkan pandangan fikih.

BM yang digelar panitia Haul KH. Aqiel Siroj ke-35 dan Sesepuh Pondok Pesantren Kempek Cirebon tersebut, telah diikuti oleh perwakilan pesantren-pesantren yang ada di Jabar. Ada pun kajian soal Tapera ini, yakni kaitan dengan bagaimana pandangan fikih mengenai Program Tapera? Dan Apakah rakyat wajib mengikuti program Tapera?

“Adapun jawaban hasil BM tersebut, pada dasarnya program tabungan perumahan rakyat merupakan langkah positif pemerintah untuk memberi kemudahan bagi masyarakat di hari tua, namun program tersebut melalui PP Nomor 21 tahun 2024 belum memenuhi standar maslahat menurut syariat,” ungkap Ketua Panitia BM Pesantren se-Jabar, Kiai Muhammad Shofy.

Karena, kata dia, ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan oleh pemerintah. Di antaranya, pertama membatasi kebebasan penggunaan harta pribadi masyarakat, kedua program Tapera memuat transaksi yang cacat menurut syari’at. Yaitu, terdapat klausul pengembalian tabungan yang dibatasi dengan kriteria tertentu. Dan hal tersebut sangat memberatkan masyarakat.

“Selanjutnya, prosentase keuntungan atau hasil pemupukan tabungan Tapera tidak diketahui secara pasti (majhul),” kata Kiai Shofy.

Selanjutnya, kata dia, belum ada kebijakan yang menjamin para penabung untuk betul-betul mendapat manfaat dari program Tapera atau pengembalian uang nasabah ketika terjadi humman error.

“Maka rekomendasinya, forum mendorong pemerintah untuk merevisi PP Nomor 25 Tahun 2020 pasal 5 ayat 3 yang tidak dihapus dalam PP Nomor 21 Tahun 2024 perihal kewajiban mengikuti Tapera bagi pekerja yang memiliki penghasilan paling sedikit sebesar upah minimum (UMR),” ungkapnya.

Dalam hal ini, lanjut dia, forum memberikan rekomendasi supaya perogram Tapera bersifat opsional bukan kewajiban bagi siapapun. Kedua, forum BM menawarkan transaksi program tapera pada dua pilihan. “Pertama, ta’min ta’awuni atau iuran warga yang berazaskan tolong menolong dan gotong royong. Kedua, akad mudlorobah dengan menyesuaikan skema dan ketentuan fikih,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren KHAS Kempek Cirebon, KH Musthofa Aqiel menjelaskan, bahtsul masail yang digelar berangkat dari keinginan untuk menghidupkan ilmu, menghidupkan masalah-masalah yang perlu dibahas.

“Oleh karena itu, dari perkumpulan hadirnya banyak kiai-kiai dan asatid, ini sangat positif sekali,” kata Kiai Musthofa.

Adapun persoalan-persoalan yang dibahas dalam bahtsul masail tersebut, ada yang isunya bersifat nasional maupun lokal. “Dan insya Allah jawaban-jawabannya tidak asal saja, punya referensi yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap Kiai Musthofa.***

 

 

Tags: Bahtsul MasailJawa BaratKabupaten CirebonKiaiPondok PesantrenTapera
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital
Ragam

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

09 September 2025 | 20:36
Berita berikutnya
bank bjb Resmi Menamai Stasiun LRT Jabodebek Pancoran sebagai “Pancoran bank bjb”

bank bjb Resmi Menamai Stasiun LRT Jabodebek Pancoran sebagai "Pancoran bank bjb"

Rekomendasi

Bahaya Angin Malam Saat Berkendara: Kenali Risikonya

Bahaya Angin Malam Saat Berkendara: Kenali Risikonya

23 August 2024 | 08:05
Dukung Sektor Pertanian di TMMD, Kodim 0620 Cirebon Luncurkan Program Pipanisasi 500 Meter di Desa Kubang

Dukung Sektor Pertanian di TMMD, Kodim 0620 Cirebon Luncurkan Program Pipanisasi 500 Meter di Desa Kubang

02 August 2024 | 10:10
Rapat Forsesdasi di Kota Cirebon, Pj Wali Kota: Kolaborasi Kunci Hadapi Tantangan Daerah

Rapat Forsesdasi di Kota Cirebon, Pj Wali Kota: Kolaborasi Kunci Hadapi Tantangan Daerah

10 December 2024 | 20:38

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.