Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ragam

Sebaiknya Dibiarkan, Ini Alasan Uban Tidak Boleh Dicabut

Penulis: Adhijaya Prasetyo
07 August 2024 | 08:01
Reading Time: 1 min read
Uban adalah bagian alamo dari proses penuaan.* Foto : Freepik

Uban adalah bagian alamo dari proses penuaan.* Foto : Freepik

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Uban sering kali dianggap sebagai tanda penuaan yang tidak diinginkan, sehingga banyak orang tergoda untuk mencabutnya. Namun, uban sebaiknya dibiarkan tumbuh begitu saja dan tidak perlu dicabut.

Uban adalah bagian alami dari proses penuaan, dan lebih baik untuk menerima perubahan ini daripada mencoba menghilangkannya dengan cara yang merusak. Menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala akan membantu kamu terlihat dan merasa lebih baik tanpa perlu mencabut uban.

Baca Juga

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

Melansir dari berbagai sumber, ada beberapa alasan mengapa mencabut uban sebaiknya dihindari. Mencabut uban dapat merusak folikel rambut, yang merupakan tempat rambut tumbuh. Kerusakan pada folikel ini bisa mengakibatkan rambut tidak tumbuh kembali di area tersebut, menyebabkan kebotakan atau penipisan rambut.

Selain itu, mencabut uban juga bisa memicu infeksi. Folikel yang terbuka setelah rambut dicabut menjadi rentan terhadap bakteri, yang bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, dan bahkan pembengkakan pada kulit kepala. Ketidaknyamanan lain dari mencabut uban adalah rasa sakit yang ditimbulkan, karena kulit kepala memiliki banyak ujung saraf yang sensitif.

Di sisi lain, mencabut uban tidak akan menghentikan pertumbuhan uban baru. Uban muncul karena penurunan produksi melanin, dan rambut baru yang tumbuh dari folikel yang sama akan tetap berwarna putih atau abu-abu. Mencabut rambut hanyalah solusi sementara yang tidak mengatasi masalah utama.

Daripada mencabut uban, ada alternatif yang lebih aman dan efektif. Pewarna rambut dapat menutupi uban dengan berbagai pilihan warna yang tidak merusak rambut. Mengubah gaya rambut juga bisa membantu menyamarkan uban, atau menggunakan produk perawatan khusus yang mengurangi tampilan uban.***

Tags: AlternatifCabutPenuaanUban
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital
Ragam

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

09 September 2025 | 20:36
Berita berikutnya
Usai Jadi Target Bully Netizen, Aurel Hermansyah Ungkap Kesedihan: Kenapa Orang-orang Jahat Banget?

Usai Jadi Target Bully Netizen, Aurel Hermansyah Ungkap Kesedihan: Kenapa Orang-orang Jahat Banget?

Rekomendasi

Peringatan HUT Polwan Tetap Berlangsung Usai Didemo, Polisi Tunjukkan Wajah Humanis

Peringatan HUT Polwan Tetap Berlangsung Usai Didemo, Polisi Tunjukkan Wajah Humanis

01 September 2025 | 18:46
Angka Prevalensi Stunting di Kota Cirebon Menurun, Ini Penyebabnya

Angka Prevalensi Stunting di Kota Cirebon Menurun, Ini Penyebabnya

08 May 2024 | 09:52
Keracunan Massal di Puskesmas Cangkol, Pemkot Cirebon Gelar Evaluasi dan Uji Lab

Keracunan Massal di Puskesmas Cangkol, Pemkot Cirebon Gelar Evaluasi dan Uji Lab

29 October 2024 | 07:33

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.