Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Monday, 02 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ragam

Meski Turun, Angka Pengangguran di Kabupaten Cirebon Masih Tinggi

Penulis: Mamat Rahmat
13 August 2024 | 21:35
Reading Time: 2 mins read
Pemkab Cirebon melalui Disnaker saat membuka job fair di SMK Muhammadiyah Budi Tresna Watubelah, Kecamatan Sumber, Selasa (13/8/2024).

Pemkab Cirebon melalui Disnaker saat membuka job fair di SMK Muhammadiyah Budi Tresna Watubelah, Kecamatan Sumber, Selasa (13/8/2024).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Penurunan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon masih belum menunjukkan perubahan signifikan. Meskipun setiap tahunnya menunjukkan progres, namun dari sisi indeks tingkat pengangguran terbuka (TPT) masih dikategorikan tinggi.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon, saat ini terdapat sekitar 91.226 pengangguran dari total angkatan kerja sebanyak 1.192.360 orang.

Baca Juga

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

Dengan jumlah itu, tingkat pengangguran terbuka mencapai 7,65 persen. Meski demikian, angka ini mengalami penurunan tipis sebesar 0,46 persen dari tahun lalu yang mencapai 8,11 persen.

Menyikapi hal itu, Sekda Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai, mengungkapkan, masih tingginya angka pengangguran di wilayahnya disebabkan berbagai faktor.

Salahsatu yakni besarnya angkatan kerja setiap tahun yang dihadapkan dengan ketersediaan penyerapan kerja terbatas.

Hal itu disampaikan Hilmy, saat membuka Bursa Kesempatan Kerja (Job Fair) yang diselenggarakan oleh Disnaker Kabupaten Cirebon di SMK Muhammadiyah Budi Tresna, Kecamatan Sumber, Selasa (13/8/2024).

Menurut Hilmy, lambatnya penurunan angka pengangguran disebabkan oleh pertumbuhan angkatan kerja yang pesat. Serta ketidakseimbangan antara pertumbuhan penyedia lapangan kerja dan pencari kerja.

Hilmy optimis bahwa kondisi ini akan membaik dengan adanya Perda RTRW yang sedang dalam proses.

“Setelah Perda rencana tata ruang wilayah (RTRW) selesai, kita berharap banyak investor akan berinvestasi di sini. Saat ini masih menunggu karena Perda tersebut belum final,” ujar Hilmy kepada wartawan.

Saat ini, kata Hilmy, sejumlah perusahaan besar seperti PT. Chinly sudah siap beroperasi dan akan menyerap sekitar lima ribu tenaga kerja.

Hilmy berharap Pemkab Cirebon dapat memanfaatkan peluang ini dengan melibatkan sebanyak mungkin tenaga kerja lokal.

Sekda juga mencatat bahwa investasi yang masuk cenderung pada industri padat karya. Hal itu memberikan peluang besar bagi SMK dan kampus di Kabupaten Cirebon untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai.

“Job fair ini adalah salah satu bentuk kerja sama antara perusahaan dan Pemkab Cirebon untuk meningkatkan kesempatan kerja,” tambahnya.

Sementara, Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, menambahkan bahwa job fair merupakan langkah konkret dalam menekan laju pengangguran.

Upaya ini kerap dilakukan di berbagai lokasi yang melibatkan banyak pihak terutama perusahaan penyedia lapangan kerja.

Kali ini, job fair yang digelar menawarkan sebanyak 1.857 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan.

“Job fair kali ini ada 20 perusahaan besar yang terlibat dengan menyediakan 1.800 loker. Ini bagian upaya kami dalam menekan laju pengangguran,” katanya.

Novi juga mengungkapkan bahwa perusahaan diharapkan memprioritaskan tenaga kerja dari Kabupaten Cirebon sesuai dengan Perda investasi yang telah disepakati.

“Job fair kami sudah terbukti efektif dalam membuka peluang kerja dan kami terus mendorong perusahaan untuk mempekerjakan tenaga kerja lokal. Aturan yang tertuang salah satunya harus diisi 60 persen tenaga lokal,” ujarnya.

Novi mengatakan, Job fair ini juga menarik minat pencari kerja dari luar daerah, seperti Tegal dan Brebes, dengan tujuan untuk mengoptimalkan potensi dan kesempatan bagi masyarakat setempat.

“Kami sudah mengadakan job fair sebanyak tiga kali. Dan hasilnya memang efektif. Kita lakukan dilokasi berbeda karena untuk melihat potensi zonasi per wilayah. Kita juga melihat rentang kendali yang terdekat dengan perusahaan sekitar. Jadi jangan sampai perusahaan diwilayah tersebut tidak menjadi mata pencaharian masyarakat sekitar,” ungkapnya. ***

 

Tags: DisnakerJob FairKabupaten CirebonLowongan PekerjaanPengangguran
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital
Ragam

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

09 September 2025 | 20:36
Berita berikutnya

Konsumsi Banyak Telur Bisa Sebabkan Bisul, Pahami Fakta dan Mitosnya

Rekomendasi

Perkuat Komitmen Kesehatan, IDI Kota Cirebon Rayakan HUT dengan Baksos dan Senam Masal

Perkuat Komitmen Kesehatan, IDI Kota Cirebon Rayakan HUT dengan Baksos dan Senam Masal

24 October 2024 | 10:26
Samsung Solve for Tomorrow 2024, Memupuk Talenta Muda Indonesia Melalui Kompetisi Inovasi Berbasis AI

Samsung Solve for Tomorrow 2024, Memupuk Talenta Muda Indonesia Melalui Kompetisi Inovasi Berbasis AI

29 October 2024 | 07:32
Panwascam Pasaleman Imbau Peserta Pemilu Patuhi Aturan

Panwascam Pasaleman Ingin Distribusi Logistik Berjalan Lancar

27 January 2024 | 07:41

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.