CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Saat menjalani program diet, banyak orang merasa harus benar-benar menjauhi makanan manis. Pemikiran ini muncul karena makanan manis sering kali dianggap sebagai musuh utama dalam upaya menurunkan berat badan.
Tidak sedikit yang beranggapan bahwa mengonsumsi gula atau makanan manis bisa merusak semua usaha diet yang sudah dilakukan. Tapi, benarkah kamu harus sepenuhnya menghindari makanan manis saat diet?
Jawabannya tidak sesederhana itu. Sebenarnya, tidak semua makanan manis harus dihindari saat diet. Yang paling penting adalah memahami bagaimana cara mengatur konsumsi gula dengan bijak. Tubuh tetap membutuhkan gula sebagai sumber energi, namun jumlah dan jenis gula yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan kebutuhan harian serta tujuan dietmu.
Misalnya, mengonsumsi buah-buahan yang mengandung gula alami seperti apel atau beri masih diperbolehkan karena mereka juga menyediakan serat dan nutrisi penting lainnya.
Masalah muncul ketika konsumsi gula berlebihan, terutama dari sumber yang kurang sehat seperti minuman bersoda, permen, atau kue-kue manis. Makanan ini tidak hanya tinggi gula, tapi juga rendah nutrisi sehingga bisa membuat kamu cepat lapar dan mengacaukan metabolisme tubuh. Jadi, alih-alih menghindari semua makanan manis, lebih baik kamu memilih sumber gula yang sehat dan mengonsumsinya dalam jumlah yang terkendali.
Memahami bahwa diet bukan tentang melarang diri dari makanan tertentu, melainkan tentang menciptakan keseimbangan yang bisa bertahan dalam jangka panjang, akan membantu kamu lebih sukses dalam mencapai tujuan penurunan berat badan tanpa harus merasa terlalu tertekan.***
