Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Monday, 02 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Pemkab Cirebon Uji Coba Metode Baru Produksi Bawang Merah, Capai 20 Ton per Hektare

Penulis: Mamat Rahmat
02 October 2024 | 15:48
Reading Time: 2 mins read
Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya didampingi jajaran Dinas Pertanian saat meninjau uji coba penanaman bawang merah dari biji di Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Rabu (2/10/2024). /* (foto: humas pemkab)

Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya didampingi jajaran Dinas Pertanian saat meninjau uji coba penanaman bawang merah dari biji di Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Rabu (2/10/2024). /* (foto: humas pemkab)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)-Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Dinas Pertanian serta perusahaan benih lokal, Prima Agrosid, meluncurkan inovasi penanaman bawang merah menggunakan biji.

Uji coba yang dilakukan di Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Serta mengatasi salah satu tantangan utama dalam pertanian bawang merah.

Pejabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menjelaskan bahwa uji coba ini dilakukan di lahan seluas 1.000 meter persegi dengan metode panen berbeda, yakni pada 75, 85 dan 95 hari.

“Kami ingin mengetahui efektivitas metode penanaman dari biji dibandingkan dengan umbi. Jika hasilnya lebih baik, baik dari segi biaya maupun hasil produksi, metode ini akan disosialisasikan kepada petani,” ujar Wahyu saat ditemui di lokasi uji coba pada Rabu (2/10/2024).

Wahyu mengatakan, salah satu tujuan utama uji coba ini adalah menilai biaya produksi dan perbandingannya dengan metode konvensional.

Dengan penggunaan biji, potensi produksi bisa jauh lebih tinggi dibandingkan umbi. Wahyu mengungkapkan, pada lahan seluas satu hektar.

Penanaman bawang merah dengan biji bisa menghasilkan hingga 20 ton, dua kali lipat dari metode umbi yang hanya menghasilkan sekitar 10 ton per hektar.

“Jika perhitungan menunjukkan bahwa metode ini lebih efisien maka akan mendorong petani untuk beralih ke metode penanaman biji,” jelas Wahyu.

Ia mengatakan, bawang merah merupakan komoditas strategis yang kerap mempengaruhi tingkat inflasi di Cirebon.

Uji coba ini juga diharapkan mampu memberikan solusi terhadap fluktuasi harga di pasar.

“Kestabilan produksi akan berdampak langsung pada harga di pasar. Dengan metode ini, kita bisa mengatur waktu panen yang berbeda-beda, termasuk saat musim hujan dan kemarau, sehingga pasokan tetap stabil sepanjang tahun,” kata Wahyu.

Lebih lanjut, masa simpan hasil panen juga bervariasi sesuai waktu panennya. Hasil panen pada 95 hari.

“Misalnya, memiliki masa simpan yang lebih lama. Sehingga bisa membantu menstabilkan suplai dan harga di pasar saat pasokan melimpah,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, mengungkapkan bahwa penanaman bawang merah dari biji berpotensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut di seluruh kabupaten.

Dengan luas lahan pertanian bawang merah yang mencapai 4.000 hektar, tersebar di tujuh kecamatan.

Metode baru ini diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan efisiensi produksi.

“Ini adalah langkah besar dalam mengatasi tantangan bibit sekaligus meningkatkan produksi. Jika uji coba ini berhasil, kita bisa membuka peluang besar bagi petani bawang merah di Cirebon untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal,” kata Alex.

Dengan inovasi penanaman bawang merah dari biji ini, Kabupaten Cirebon optimis dapat mencapai beberapa target strategis.

“Mulai dari peningkatan produksi, efisiensi biaya. Hingga pengendalian inflasi dan kestabilan harga komoditas.

Langkah ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal di masa depan,” ungkapnya.***

 

 

Tags: Bawang merahKabupaten CirebonpenanamanPertanianPj Bupati Cirebon Wahyu Mijayauji Coba
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Diteriaki Maling, Pencuri Motor Diamankan ke Polsek Dukupuntang

Diteriaki Maling, Pencuri Motor Diamankan ke Polsek Dukupuntang

Rekomendasi

Polresta Cirebon Turunkan Personel Bantu Padamkan Karhutla di Wilayah Majalengka

Polresta Cirebon Turunkan Personel Bantu Padamkan Karhutla di Wilayah Majalengka

29 September 2023 | 13:05
PT Samba Jaya Teken SPJB Penyaluran Pupuk Bersubsidi 2026

PT Samba Jaya Teken SPJB Penyaluran Pupuk Bersubsidi 2026

30 December 2025 | 19:49
Hadapi El Nino, Pemprov Jabar Terapkan Teknologi Smart Agriculture Bagi Petani Cirebon

Hadapi El Nino, Pemprov Jabar Terapkan Teknologi Smart Agriculture Bagi Petani Cirebon

09 August 2023 | 08:24

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.