Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

KAI Daop 3 Cirebon Serukan Keselamatan, Tutup 14 Perlintasan Sebidang Selama 2024

Sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, PT KAI Daop 3 Cirebon menutup 14 perlintasan sebidang tidak layak sejak Januari hingga Oktober 2024. Langkah ini sesuai dengan peraturan keselamatan transportasi nasional.

Penulis: Mamat Rahmat
07 October 2024 | 15:40
Reading Time: 2 mins read
PT KAI Daop 3 Cirebon saat melakukan aksi penutupan perlintasan sebidang tidak layak yang dilakukan sejak Januari hingga Oktober 2024./* (foto : Humas PT KAI)

PT KAI Daop 3 Cirebon saat melakukan aksi penutupan perlintasan sebidang tidak layak yang dilakukan sejak Januari hingga Oktober 2024./* (foto : Humas PT KAI)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Keselamatan di perlintasan sebidang kereta api menjadi prioritas utama PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Melalui wilayah Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, KAI telah menutup sebanyak 14 perlintasan sebidang yang tidak memenuhi standar keselamatan sejak awal tahun hingga Oktober 2024. Penutupan ini bertujuan mengurangi risiko kecelakaan, terutama di wilayah-wilayah yang rawan terjadi insiden.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

“Penutupan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018,” ungkap Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul, dalam keterangannya, Senin (7/10/2024).

Latar Belakang Penutupan Perlintasan

Perlintasan sebidang tanpa pengamanan yang memadai seperti tanpa pintu atau penjaga.

Serta tidak memiliki nomor JPL (Jalur Perlintasan Langsung) menjadi faktor penyebab tingginya angka kecelakaan. Rokhmad menjelaskan bahwa kecelakaan ini bukan hanya menelan korban jiwa, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada sarana dan prasarana kereta api, serta gangguan operasional perjalanan.

“Dari Januari hingga Oktober 2024, kami mencatat telah terjadi 15 insiden temperan di perlintasan sebidang wilayah Daop 3 Cirebon, dengan korban meninggal dunia, luka berat, dan luka ringan. Selain itu, insiden-insiden ini mengakibatkan kerusakan lokomotif, gerbong, hingga rel dan peralatan sinyal,” tambahnya.

 

Pentingnya Sosialisasi dan Kerja Sama dengan Stakeholder

KAI Daop 3 Cirebon tidak hanya menutup perlintasan sebidang yang berisiko, tetapi juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar sebelum penutupan dilakukan.

Keterlibatan masyarakat menjadi penting mengingat banyak perlintasan sebidang yang melewati pemukiman, sekolah, serta area vital seperti pertanian dan pasar.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas, terutama saat melintasi perlintasan kereta api. Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan pengamanan dan melakukan penertiban bangunan liar di sekitar jalur KA,” jelas Rokhmad.

 

Solusi Berkelanjutan: Flyover dan Underpass

Sebagai solusi jangka panjang, PT KAI Daop 3 Cirebon juga mengusulkan pembangunan infrastruktur perlintasan tidak sebidang kepada pemerintah.

Usulan pembangunan flyover atau underpass ini diharapkan dapat menggantikan perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan dan berpotensi memperlancar arus lalu lintas.

Saat ini, wilayah Daop 3 Cirebon memiliki 156 perlintasan sebidang, terdiri dari 74 perlintasan terjaga dan 82 perlintasan tidak terjaga.

KAI terus berupaya mengurangi angka kecelakaan dan menekan risiko kecelakaan dengan berbagai pendekatan, mulai dari penutupan perlintasan, sosialisasi, hingga peningkatan pengamanan.

“Kami berharap seluruh pihak, termasuk masyarakat, memiliki kesadaran penuh untuk mematuhi aturan di perlintasan kereta api demi keselamatan bersama,” tutup Rokhmad.***

Tags: KAI Daop 3 CirebonKereta ApiKeselamatan LalulintasPenutupanperlintasan sebidang
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Tanda-Tanda Tipes yang Sering Diabaikan: Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat

Tanda-Tanda Tipes yang Sering Diabaikan: Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat

Rekomendasi

Pemkab Cirebon Luncurkan 424 Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Rakyat dan Perangi Rentenir

Pemkab Cirebon Luncurkan 424 Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Rakyat dan Perangi Rentenir

06 August 2025 | 09:42
Panwascam Mundu Lakukan Penertiban APK saat Masa Tenang

Panwascam Mundu Lakukan Penertiban APK saat Masa Tenang

14 February 2024 | 10:31
Atasi Radang Tenggorokan Secara Alami: 10 Bahan yang Ampuh dan Mudah Ditemukan!

Atasi Radang Tenggorokan Secara Alami: 10 Bahan yang Ampuh dan Mudah Ditemukan!

23 September 2024 | 12:35

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.