Sinergi TNI dan Pemda Cirebon, Dorong Percepatan Pembangunan Desa Melalui BSMSS

Penjabat (PJ) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, saat hadir dalam kegiatan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) di Desa Jati Pancur, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (18/10/2024)./* (foto: Prokompim)

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Penjabat (PJ) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, turut hadir dalam kegiatan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) di Desa Jati Pancur, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (18/10/2024).

Kegiatan ini memperlihatkan sinergi yang kuat antara TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dalam mempercepat pembangunan desa.

Wahyu Mijaya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja sama yang telah terjalin dalam acara tersebut. “Alhamdulillah, kita dapat bersama-sama melaksanakan kegiatan BSMSS di Desa Jati Pancur. Pembangunan ini adalah hasil kolaborasi yang melibatkan Pemda Kabupaten Cirebon, TNI, Polri, dan tentunya masyarakat Desa Jati Pancur,” ujar Wahyu.

Ia menekankan pentingnya menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Harapan saya, apa yang telah dibangun tidak hanya selesai di tahap ini, tetapi juga dapat dipelihara dan dioptimalkan untuk mendukung pembangunan lainnya,” tambahnya.

Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf. Aditya Wira Respati, juga memberikan pandangannya tentang program ini.

Menurutnya, BSMSS adalah program lintas sektoral yang dirancang untuk memperkuat desa dari berbagai aspek.

Termasuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kegiatan BSMSS ini diharapkan membawa manfaat signifikan bagi masyarakat setempat. Sekaligus menjadi model sinergi yang sukses antara pemerintah dan TNI dalam membangun desa yang berkelanjutan.

“Kami berharap Desa Jati Pancur dapat menjadi contoh desa yang berdaulat dan mencerminkan nilai-nilai kebangsaan. Desa merupakan fondasi penting dalam kehidupan bernegara, dan melalui program ini, kami ingin memperkuat peran desa dalam pembangunan nasional,” tegas Aditya.***