Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Debat Kedua Pilkada Kabupaten Cirebon 2024, Saling Serang Gagasan Antar-Paslon

Penulis: Mamat Rahmat
20 November 2024 | 18:45
Reading Time: 2 mins read
Debat terbuka kedua bagi empat paslon bupati dan wakil bupati Cirebon yang diselenggarakan KPU berlangsung di ballroom hotel Aston, Kecamatan Kedawung, Rabu (20/11/2024). /* (foto: M. Rahmat) 

Debat terbuka kedua bagi empat paslon bupati dan wakil bupati Cirebon yang diselenggarakan KPU berlangsung di ballroom hotel Aston, Kecamatan Kedawung, Rabu (20/11/2024). /* (foto: M. Rahmat) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM) – Debat terbuka kedua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Cirebon untuk Pilkada 2024 yang berlangsung seru.

Kegiatan yang diinisiasi KPU Kabupaten Cirebon kali ini mengusung tema “tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi, kolaborasi pembangunan, dan keberpihakan terhadap kelompok difabel”. Juga sebagai tahapan dan jelang hari pencoblosan di 27 November mendatangkan itu berlangsung di Hotel Aston Cirebon, Rabu (20/11/2024).

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Dalam pelaksanaanya, debat antar paslon berlangsung cukup panas dengan saling serang gagasan antara masing-masing paslon.

Pada momen tersebut, keempat paslon saling mengkritisi dan mengajukan pertanyaan terkait visi dan program yang diajukan.

Baik mengenai penyelenggaraan pemerintahan maupun proyeksi anggaran untuk berbagai program.

Ketegangan semakin terasa ketika moderator terpaksa menghentikan sementara waktu debat akibat gangguan teknis.

Seperti matinya pengeras suara. Kejadian ini memaksa pihak penyelenggara memberikan waktu tambahan.

Para pendukung masing-masing paslon juga tidak henti-hentinya memberikan sorakan dan dukungan kepada kandidat jagoan mereka.

Baik saat mengemukakan program maupun dalam merespons pertanyaan dari paslon lain.

Salah satu momen kontroversial terjadi saat Paslon nomor urut 2, Imron dan Agus Kurniawan Budiman, mempertanyakan program unggulan Paslon nomor urut 3, Wahyu Tjiptaningsih dan Sholihin.

Lantar yang menjanjikan pembelian sepeda motor untuk seluruh Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Cirebon.

Imron, dalam kesempatan tersebut, mempertanyakan kelayakan dan rasionalitas program tersebut.

Mengingat anggaran yang dibutuhkan untuk membeli motor dalam jumlah besar.

Ia menilai bahwa jika setiap RT, yang jumlahnya mencapai 9.431 di Kabupaten Cirebon, mendapatkan sepeda motor senilai Rp20 juta per unit.

Maka total anggaran yang diperlukan akan mencapai hampir Rp188 miliar, yang dinilai sangat membebani keuangan daerah.

“Kami ingin tahu, berapa sepeda motor yang akan dibeli. Berapa harga tiap unitnya, dan darimana sumber anggaran untuk membeli motor tersebut?” tanya Imron.

Menanggapi hal tersebut, Wahyu Tjiptaningsih, atau yang akrab disapa Ayu, menyatakan bahwa pembelian sepeda motor untuk RT tersebut akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cirebon.

Realisasinya, kata Ayu, akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“Anggaran untuk pembelian motor ini berasal dari keuangan daerah. Dan pelaksanaannya akan dilakukan bertahap, disesuaikan dengan kapasitas keuangan daerah,” jawab Ayu.

Namun, jawaban tersebut tidak cukup untuk meyakinkan Paslon nomor urut 2, yang tetap menilai program tersebut tidak realistis mengingat besarnya dana yang diperlukan.

Agus, selaku calon Wakil Bupati, menambahkan bahwa kebutuhan anggaran untuk program ini sangat besar.

Bahkan dapat mengganggu keberlanjutan program-program lain yang lebih mendesak.

Sementara itu, Cawabup dari Paslon nomor urut 3, Sholihin, menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran.

Dirinya membela program tersebut sebagai upaya untuk mendukung mobilitas RT dalam memberikan pelayanan lebih optimal kepada masyarakat.

“Jika kita berbicara soal anggaran, Insya Allah akan selalu ada. Selama ada transparansi dalam penggunaannya,” ujar Sholihin.

Berdasarkan pengamatan, debat kedua Pilbup Cirebon ini mengungkapkan ketegangan antar paslon yang saling mengajukan kritik tajam terhadap program dan gagasan yang diajukan.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karina Puspawati, menjelaskan, secara keseluruhan prosesi debat kedua berjalan lancar dan aman.

Terlepas adanya saling serang gagasan antar paslon, kata Esya, masih kategori wajar.

Lantaran, batasan debat sudah diatur perihal mekanisme dan teknis pelaksanaanya.

“Alhamdulillah prosesi debat terakhir ini aman dan lancar. Semua masih dalam kolidor aturan dan kategori wajar. Karena memang salah satu poinnya adalah mensikapi konsep yang dipaparkan masing-masing calon,” kata Esya.

Terlepas dari kontroversi, kata Esya, program yang diusung dalam debat ini mencerminkan adanya komitmen masing-masing paslon.

Tentunya untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan berfokus pada kolaborasi pembangunan daerah.

“Harapannya partisipasi kepan, pemilih di Kabupaten Cirebon akan bertambah. Dari yang sebelumnya hanya 63 persen, minimal bisa mencapai target 70 persen. Semoga apa yang menjadi harapan bisa terwujud dan menjadi tanggungjawab semua pihak, ” ungkapnya. ***

 

Tags: Debat PilkadaKabupaten CirebonKPU Kabupaten CirebonProgramSaling Serang
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
5 Tanaman Hias yang Membantu Membersihkan Udara di Rumah

5 Tanaman Hias yang Membantu Membersihkan Udara di Rumah

Rekomendasi

Akibat Pandemi Covid-19, Banyak Program Kegiatan Pemerintah Ditangguhkan

Akibat Pandemi Covid-19, Banyak Program Kegiatan Pemerintah Ditangguhkan

19 April 2021 | 19:20
Sejak 2022, Kabupaten Cirebon Tak Pernah Lepas Status Kabupaten Informatif

Sejak 2022, Kabupaten Cirebon Tak Pernah Lepas Status Kabupaten Informatif

01 January 2026 | 17:06
Buka Rekening bank bjb Tanpa Ribet! Cukup dari Ponsel, Langsung Jadi

Buka Rekening bank bjb Tanpa Ribet! Cukup dari Ponsel, Langsung Jadi

26 March 2025 | 13:21

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.