Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Perubahan Cuaca Picu Wabah PMK di Kabupaten Cirebon, Distan Cirebon Perketat Pengawasan

Penulis: Mamat Rahmat
14 January 2025 | 18:35
Reading Time: 1 min read
Kasus PMK terdeteksi di Cirebon Timur, antisipasi Distan untuk Cegah penyebaran agar tidak meluas./* (foto ilustrasi) 

Kasus PMK terdeteksi di Cirebon Timur, antisipasi Distan untuk Cegah penyebaran agar tidak meluas./* (foto ilustrasi) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menyerang hewan ternak di Kabupaten Cirebon.

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon mencatat 38 kasus di wilayah timur, meliputi Kecamatan Pabedilan, Babakan, dan Gebang.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Perubahan cuaca ekstrem diduga menjadi salah satu penyebab utama.

“Cuaca dingin dan perubahan iklim memengaruhi daya tahan tubuh ternak, sehingga rentan terhadap PMK,” ujar Plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan Distan Cirebon, Durahman, Selasa (14/1/2025).

Durahman juga menyebutkan bahwa lokasi di perbatasan dengan Jawa Tengah menjadi salah satu jalur potensial penyebaran penyakit.

“Meski ada 38 kasus, semuanya masih dalam kategori ringan. Dua ekor sapi sudah sembuh, dan sisanya sedang dalam penanganan,” jelasnya.

Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, Distan telah mengintensifkan pendampingan petugas veteriner kepada peternak di tiga wilayah kerja UPT Peternakan.

Mereka juga menerapkan metode tradisional seperti pemberian air jeruk, yang diyakini efektif karena virus PMK tidak tahan terhadap asam.

“Selain itu, kami mendorong peternak untuk mencampurkan pakan dengan citron guna meningkatkan imunitas ternak. Vaksinasi PMK juga terus dilakukan untuk meminimalkan penyebaran,” tambah Durahman.

Saat ini, PMK hanya terdeteksi pada sapi. Hewan besar lainnya, seperti kerbau, tidak terdampak.

“Kami berupaya agar wabah tidak meluas ke wilayah barat Cirebon yang masih bebas dari PMK,” kata Durahman.

Durahman mengimbau peternak untuk segera melaporkan gejala PMK pada ternak agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Kami berkomitmen menjaga kesehatan ternak dan mencegah kerugian yang lebih besar,” tutupnya.***

Tags: DistanHewan TernakKabupaten CirebonKasus PMKSapi
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Pupuk Indonesia Tanggapi Keluhan Petani

Pupuk Indonesia Tanggapi Keluhan Petani

Rekomendasi

Azis: Dirut Perumda Farmasi Ciremai yang Baru Miliki Tugas Berat

Azis: Dirut Perumda Farmasi Ciremai yang Baru Miliki Tugas Berat

30 April 2021 | 21:32
Libur Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Operasikan 7 Perjalanan Kereta untuk Liburan

Libur Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Operasikan 7 Perjalanan Kereta untuk Liburan

20 December 2024 | 17:12
bank bjb Raih Digital Banking Award 2024 Berkat Transformasi dan Inovasi Digital

bank bjb Raih Digital Banking Award 2024 Berkat Transformasi dan Inovasi Digital

30 November 2024 | 13:00

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.