Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Banjir di Gegesik Rendam Sawah, Sekolah, dan Jalan Raya Arjawinangun-Jagapura

Penulis: Mamat Rahmat
16 January 2025 | 19:39
Reading Time: 2 mins read
Banjir melanda Desa Bayalangu Kidul, menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan infrastruktur, Kamis (16/1/2025). /* (foto: M. Rahmat) 

Banjir melanda Desa Bayalangu Kidul, menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan infrastruktur, Kamis (16/1/2025). /* (foto: M. Rahmat) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Hujan deras yang mengguyur sejak malam hingga dini hari menyebabkan banjir melanda wilayah Desa Bayalangu Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/1/2025).

Luapan air sungai menggenangi sekitar 100 hektare sawah, satu sekolah dasar, dan jalan raya Arjawinangun-Jagapura.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Dampak banjur juga merendam jalan yang menjadi penghubung utama Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu sepanjang tiga kilometer.

Kondisi ini sempat mengganggu aktivitas warga dan memicu keluhan dari berbagai pihak.

Kepala Desa Bayalangu Kidul, Sugiarto, menyebutkan bahwa banjir kali ini cukup parah meski belum mencapai puncaknya.

“Sawah yang terendam sekitar 100 hektare, sebagian besar baru mulai musim tanam. Jalan utama yang biasanya dilalui warga juga tidak bisa dilewati karena terendam air sejak dini hari sekitar pukul 4 pagi,” ujarnya.

Sugiarto menjelaskan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sepanjang malam yang diperparah oleh kiriman air dari daerah hulu.

Ia mendesak pemerintah kabupaten segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi masalah banjir yang hampir setiap tahun melanda wilayahnya.

“Kami sudah berkali-kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah. Beberapa bupati dan dinas terkait bahkan pernah meninjau lokasi, tetapi hingga kini belum ada solusi. Kami sangat berharap perhatian serius dari pihak berwenang,” tegasnya.

Dalam peristiwa itu, banjir juga menggenangi delapan ruang kelas di SDN 1 Bayalangu Kidul.

Kepala Sekolah, Jubaedah, mengungkapkan bahwa ketinggian air di halaman sekolah mencapai lutut orang dewasa. Sehingga memaksa kegiatan belajar mengajar dihentikan.

“Ruangan tidak bisa digunakan karena air masuk ke dalam kelas. Anak-anak terpaksa diliburkan. Kami sangat membutuhkan upaya konkret agar banjir seperti ini tidak lagi mengganggu proses pendidikan,” ujar Jubaedah.

Menurutnya, banjir ini merupakan fenomena rutin setiap musim hujan akibat aliran air dari daerah selatan.

Selain sawah dan sekolah, banjir juga memutus akses jalan raya Arjawinangun-Jagapura sepanjang tiga kilometer.

Jalur ini merupakan penghubung vital antar desa di Kabupaten Cirebon dan Indramayu.

Ibrahim, salah seorang pengguna jalan, mengaku perjalanannya terganggu karena kendaraannya mogok di tengah genangan.

“Saya mau ke Babakan Ciwaringin, tapi motor mogok karena air banjir cukup tinggi. Ini sangat menyulitkan kami sebagai pengguna jalan,” keluhnya.

Banjir di jalur utama ini menimbulkan kerugian ekonomi dan menyulitkan aktivitas warga, terutama para petani yang sawahnya terendam.

Warga berharap pemerintah segera melakukan langkah mitigasi banjir.

“Mohon segera perbaikan saluran drainase dan pembangunan tanggul untuk mencegah luapan air sungai,” harapnya.***

Tags: akses jalan putusBanjirGenangan airKabupaten CirebonTerendam
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Isu Peredaran Oli Palsu di Kabupaten Cirebon, Disperindag Lakukan Pemantauan

Isu Peredaran Oli Palsu di Kabupaten Cirebon, Disperindag Lakukan Pemantauan

Rekomendasi

Trik Mencuci Sepatu Putih Tanpa Meninggalkan Noda Kuning

Trik Mencuci Sepatu Putih Tanpa Meninggalkan Noda Kuning

20 August 2024 | 10:03
Konser Persembahan Cinta Siap Guncang Lapangan Madya Stadion Bima, Ini Jadwal Perform Dewa 19

Konser Persembahan Cinta Siap Guncang Lapangan Madya Stadion Bima, Ini Jadwal Perform Dewa 19

24 November 2023 | 22:38
Jelang Ops Ketupat Lodaya 2024, Polres Cirebon Kota Gelar Rakor Lintas Sektoral

Jelang Ops Ketupat Lodaya 2024, Polres Cirebon Kota Gelar Rakor Lintas Sektoral

31 March 2024 | 09:19

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.