Kegiatan Binrohtal, Upaya Polresta Cirebon Rehabilitasi Anak Terlibat Hukum

Polresta Cirebon saat menggelar kegiatan Binrohtal dalam upaya pembinaan spiritual dan mental bagi anak berhadapan dengan hukum di Masjid Syarif Hidayatullah, Asrama Polisi Polresta Cirebon, Kamis (16/1/2025). /* (Humas Polresta) 

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Polresta Cirebon mengadakan kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal).

Kegiatan ditujukan khusus untuk Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Masjid Syarif Hidayatullah, Asrama Polisi Polresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/1/2025).

Kegiatan dihadiri langsung Kapolresta Cirebon Kombes Sumarni, sejumlah Pejabat Utama Polresta Cirebon, anggota Polri, ASN, serta 25 anak ABH beserta orang tua mereka.

Acara dimulai dengan pembacaan Surat Yasin dan Asmaul Husna, dilanjutkan tausiah oleh KH. M. Arif Suhartono (Kang Tono), Da’i Kamtibmas Polresta Cirebon.

Dalam tausiah tersebut, Kang Tono menyampaikan pentingnya introspeksi diri, penguatan spiritual, dan perubahan sikap sebagai langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik.

Acara ditutup dengan pembacaan Tawasul dan doa bersama.

Kapolresta Cirebon menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian.

Terutama untuk memberikan pembinaan moral kepada anak-anak yang pernah terlibat kasus hukum.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal perubahan positif bagi para ABH. Mereka membutuhkan bimbingan spiritual untuk memahami dampak perilaku negatif. Sehingga tidak mengulangi perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat,” ujar Sumarni.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas meningkatnya kasus pelanggaran hukum yang melibatkan anak-anak pada awal 2025.

Seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga membawa senjata tajam.

Polresta Cirebon berkomitmen mendampingi para ABH melalui pendekatan yang bersifat edukatif dan humanis agar mereka bisa kembali ke jalan yang benar.

Kapolresta Cirebon juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.

Untuk mencegah keterlibatan mereka dalam tindakan negatif.

“Generasi muda adalah penerus bangsa. Mereka harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di masa depan. Orang tua, perangkat desa, RT, RW, hingga tokoh masyarakat. Juga memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang positif,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polresta Cirebon terhadap masa depan anak-anak yang pernah berhadapan dengan hukum.

“Dengan harapan mereka dapat menjadi individu yang lebih baik dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya.***