Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ragam

Mitos dan Fakta tentang Minyak Goreng: Mana yang Lebih Sehat?

Penulis: Rini Juni
16 January 2025 | 08:41
Reading Time: 3 mins read
Ilustrasi minyak goreng. Foto: Freepik

Ilustrasi minyak goreng. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

MINYAK goreng adalah bahan dapur yang hampir selalu hadir dalam setiap masakan. Di balik kegunaannya yang tak terbantahkan, minyak goreng seringkali menjadi perdebatan, terutama ketika kita berbicara tentang mana yang lebih sehat untuk tubuh.

Banyak informasi yang beredar, baik berupa mitos maupun fakta, yang membuat kita bingung dalam memilih minyak goreng yang tepat. Apakah benar semua minyak goreng itu buruk? Atau ada jenis tertentu yang lebih baik untuk kesehatan?

Baca Juga

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

Untuk itu, mari kita telusuri beberapa mitos dan fakta tentang minyak goreng yang mungkin kamu temui sehari-hari.

Mitos 1: Semua Minyak Goreng Itu Tidak Sehat

Salah satu mitos yang paling sering terdengar adalah bahwa semua jenis minyak goreng tidak baik untuk kesehatan. Memang, beberapa jenis minyak goreng, terutama yang tinggi lemak jenuh, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. Namun, tidak semua minyak goreng mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Beberapa minyak, seperti minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak alpukat, mengandung lemak tak jenuh yang lebih baik untuk kesehatan jantung. Lemak tak jenuh ini dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Jadi, bukan minyak goreng yang harus dihindari, melainkan jenis minyaknya.

Mitos 2: Minyak Goreng Mengandung Kolesterol

Banyak orang yang percaya bahwa minyak goreng, terutama minyak nabati, mengandung kolesterol. Padahal, ini adalah mitos yang perlu dibenahi. Kolesterol hanya ditemukan dalam produk hewani seperti daging, telur, dan produk susu. Minyak goreng, baik dari tumbuhan maupun hewan, tidak mengandung kolesterol. Namun, beberapa minyak goreng mengandung lemak jenuh atau trans yang bisa memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Oleh karena itu, yang perlu kamu perhatikan bukanlah kolesterol pada minyak, melainkan jenis lemak yang terkandung di dalamnya.

Mitos 3: Semua Minyak Nabati Lebih Sehat

Minyak nabati memang sering dianggap lebih sehat dibandingkan minyak hewani. Namun, ini juga tidak sepenuhnya benar. Sebagai contoh, minyak kelapa, meskipun berasal dari tanaman, mengandung sekitar 80% lemak jenuh, yang bisa berisiko bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Di sisi lain, minyak zaitun, minyak canola, dan minyak jagung adalah pilihan minyak nabati yang lebih sehat karena mengandung lemak tak jenuh yang lebih baik untuk tubuh. Jadi, meskipun minyak nabati secara umum lebih baik daripada minyak hewani, bukan semua minyak nabati sama sehatnya.

Mitos 4: Minyak Goreng yang Diperoleh dari Tanaman Selalu Lebih Sehat

Seringkali kita mendengar bahwa minyak yang berasal dari tanaman lebih sehat. Benar bahwa banyak minyak nabati yang lebih baik bagi tubuh, namun ada juga jenis minyak nabati yang mengandung lemak trans atau lemak jenuh tinggi. Minyak sawit, misalnya, meskipun merupakan minyak nabati, memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi. Sebaiknya, pilihlah minyak nabati yang lebih ringan, seperti minyak zaitun atau minyak canola, yang mengandung lemak sehat dan lebih baik untuk jantung.

Mitos 5: Minyak Goreng yang Tidak Berwarna atau Tidak Berasa Lebih Sehat

Mungkin kamu pernah melihat minyak goreng yang berwarna jernih dan tidak berasa, lalu berpikir bahwa minyak tersebut lebih sehat. Nyatanya, ini adalah mitos yang kurang tepat. Banyak minyak yang melalui proses pemurnian dan penyaringan untuk menghasilkan warna yang lebih terang dan rasa yang netral. Proses ini bisa mengurangi kandungan nutrisi alami pada minyak tersebut. Sebagai contoh, minyak zaitun extra virgin, yang memiliki warna lebih gelap dan rasa khas, justru lebih kaya akan antioksidan dan nutrisi dibandingkan minyak yang lebih terang dan netral.

Mitos 6: Menggoreng Menggunakan Minyak Apa Saja Itu Tidak Masalah

Ini adalah kesalahan besar yang sering dilakukan banyak orang. Pemilihan minyak goreng yang tepat sangat penting, terutama jika kamu sering menggoreng makanan pada suhu tinggi. Minyak dengan titik asap rendah, seperti minyak sayur biasa atau minyak jagung, bisa menghasilkan senyawa berbahaya ketika dipanaskan berulang kali. Sebaliknya, minyak yang memiliki titik asap tinggi, seperti minyak kanola dan minyak kacang, lebih stabil saat dipanaskan, sehingga lebih aman untuk digunakan dalam menggoreng.

Mitos 7: Minyak Goreng yang Mengalami Proses Hidrogenasi Lebih Sehat

Banyak minyak goreng yang mengalami proses hidrogenasi untuk meningkatkan umur simpannya. Namun, ini adalah proses yang membuat minyak tersebut mengandung lemak trans, yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Lemak trans dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya. Sebaiknya, hindari minyak yang melalui proses hidrogenasi dan pilih minyak yang tidak mengandung lemak trans, seperti minyak zaitun dan minyak canola.

Fakta: Minyak Goreng yang Tepat untuk Kesehatan

Jika tujuanmu adalah menjaga kesehatan tubuh, maka pilihlah minyak yang mengandung lemak tak jenuh, seperti minyak zaitun, minyak canola, atau minyak alpukat. Minyak-minyak ini tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu, pilihlah minyak dengan kualitas baik yang tidak melalui proses hidrogenasi atau pemurnian berlebihan, agar nutrisi alaminya tetap terjaga.***

Tags: FaktaMinyak GorengMitosSehat
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital
Ragam

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

09 September 2025 | 20:36
Berita berikutnya
Cara Mudah Mengurangi Gula dalam Diet Tanpa Kehilangan Rasa

Cara Mudah Mengurangi Gula dalam Diet Tanpa Kehilangan Rasa

Rekomendasi

Sejumlah Objek Wisata di Kabupaten Cirebon Belum Berizin

Sejumlah Objek Wisata di Kabupaten Cirebon Belum Berizin

27 May 2021 | 09:58
Ratusan Warga Peroleh Vaksinasi dan Paket Sembako dari Satbrimob Polda Jabar

Ratusan Warga Peroleh Vaksinasi dan Paket Sembako dari Satbrimob Polda Jabar

17 June 2021 | 16:27
Kiat Memelihara Kucing agar Tetap Aman dan Sehat, Berikut Penjelasannya

Kiat Memelihara Kucing agar Tetap Aman dan Sehat, Berikut Penjelasannya

09 September 2024 | 10:13

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.