Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Ratusan Honorer R2 dan R3 Datangi DPRD, Ultimatum Pemda Soal Status Kepegawaian

Penulis: Mamat Rahmat
30 April 2025 | 13:55
Reading Time: 2 mins read
Tuntut kejelasan status kepegawaian, ratusan honorer R2 dan R3 gelar aksi damai di depan gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (30/4/2025)./* (foto: M. Rahmat) 

Tuntut kejelasan status kepegawaian, ratusan honorer R2 dan R3 gelar aksi damai di depan gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (30/4/2025)./* (foto: M. Rahmat) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Ratusan tenaga honorer kategori R2 dan R3 di Kabupaten Cirebon mendatangi Gedung DPRD setempat, Rabu (30/4/2025).

Kedatangan mereka guna menuntut kejelasan status kepegawaian yang telah lama menggantung, meski mereka telah mengabdi selama puluhan tahun.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Dengan mengenakan seragam dinas dan membawa berbagai spanduk tuntutan, para peserta aksi menyuarakan aspirasi secara damai namun penuh ketegasan. Salah satu spanduk bertuliskan

“Kami honorer database BKN Dinas Pendidikan. Menuntut status R2 dan R3 agar cepat diselesaikan menjadi ASN PPPK di tahun 2025.”

Namun, aksi ini tak sekadar menyoroti status kepegawaian. Para honorer menekankan bahwa perjuangan mereka adalah soal keadilan dan kemanusiaan.

“Ini bukan sekadar soal PPPK. Ini tentang keadilan. Sampai kapan kami dieksploitasi? Kami bukan robot, kami manusia,” ungkap salah seorang demonstran dalam orasinya.

Sejumlah guru menyampaikan kekecewaan mereka atas janji-janji yang tak kunjung terealisasi, terutama janji pengangkatan dalam seleksi PPPK sebelumnya.

Bahkan, seorang guru dengan suara bergetar menceritakan dampak personal yang ia alami.

“Anak saya sampai meninggal, Pak. Kami makan janji terus. Anak didik kami sudah jadi polisi, jadi dokter. Tapi kami sendiri belum jelas nasibnya,” ucapnya sambil menangis.

Ketua Forum Honorer R2 dan R3 Kabupaten Cirebon, Anton, menegaskan bahwa aksi ini adalah peringatan keras kepada pemerintah daerah dan DPRD.

“Kami bisa saja diam di tempat adem. Tapi kami datang karena muak digantung terus. Kami hanya minta hak kami yang sudah dijanjikan,” ujarnya.

Selain meminta kejelasan status, para honorer juga mendesak agar sisa formasi ASN PPPK tahun 2024 yang berjumlah sekitar 300 formasi dialokasikan bagi mereka.

Bila pun hanya tersedia formasi PPPK paruh waktu, mereka meminta agar upah disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Dalam orasinya, massa juga menyoroti ketimpangan gaji yang mereka terima. Ada guru honorer yang mengaku hanya digaji di bawah Rp1 juta per bulan.

“Katanya kami pendidik bangsa. Tapi gaji di bawah sejuta. Bagaimana kami bisa fokus mengajar? Kami juga punya keluarga,” ujarnya.

Mereka turut mempertanyakan transparansi anggaran daerah dan pemanfaatan sisa formasi ASN, mengingat tingginya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Cirebon.

Massa mendesak agar Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, serta pejabat terkait menemui mereka dan memberikan keputusan konkret.

Mereka meminta agar penyelesaian masalah ini dilakukan sebelum rekrutmen PPPK 2025 dimulai.

Aksi ini, kata mereka, menjadi bentuk protes terakhir jika pemerintah benar-benar menunjukkan itikad baik.

“Kami tidak akan bubar sebelum ada jawaban jelas dan berpihak pada kemanusiaan. Ini bukan ancaman, ini permintaan keadilan,” tegas Anton.***

Tags: ASNDPRD Kabupaten CirebonHonores K2 dan K3PendidikanTenaga HonorerUnjukrasa
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Gagal Panen Bayangi Petani Cirebon Timur, Desak Perbaikan Irigasi dan Solusi Jangka Panjang

Gagal Panen Bayangi Petani Cirebon Timur, Desak Perbaikan Irigasi dan Solusi Jangka Panjang

Rekomendasi

Makanan yang Wajib Dikonsumsi untuk Usia 30 Tahun ke Atas: Kunci Menjaga Kesehatan dan Vitalitas

Makanan yang Wajib Dikonsumsi untuk Usia 30 Tahun ke Atas: Kunci Menjaga Kesehatan dan Vitalitas

13 January 2025 | 08:21
Capaian IDL Kabupaten Cirebon Tertinggi di Jabar dan 10 Besar Se-Indonesia, Bupati: Jangan Takut Imunisasi

Capaian IDL Kabupaten Cirebon Tertinggi di Jabar dan 10 Besar Se-Indonesia, Bupati: Jangan Takut Imunisasi

01 December 2023 | 12:42
Menilik UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023

Menilik UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023

10 August 2023 | 18:49

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Pemkab Cirebon dan REI Sepakati Investasi Perumahan Berbasis Mitigasi Bencana

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.