Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Monday, 02 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

21 Tewas dan 4 Masih Hilang, Wamen Sosial Serahkan Bantuan Rp 374 Juta

Penulis: Mamat Rahmat
04 June 2025 | 05:26
Reading Time: 2 mins read
Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, didampingi Bupati Cirebon Imron dan jajaran, meninjau lokasi longsor di galian Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Rabu (4/6/2025)./* (foto: Prokompim) 

Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, didampingi Bupati Cirebon Imron dan jajaran, meninjau lokasi longsor di galian Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Rabu (4/6/2025)./* (foto: Prokompim) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, meninjau langsung lokasi longsor di galian Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Rabu (4/6/2025).

Akibatnya, 21 orang meninggal dunia, 11 orang mengalami luka-luka, serta 4 lainnya masih dalam pencarian.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Wamen Sosial didampingi Bupati Cirebon Imron dan jajaran Forkopimda menyampaikan belasungkawa mendalam dari pemerintah pusat.

“Pertama-tama, saya atas nama pemerintah pusat mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh korban, terutama keluarga yang ditinggalkan. Semoga diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Agus Jabo.

Selain melakukan peninjauan lokasi dan proses evakuasi, kehadiran Wamen juga membawa bantuan tanggap darurat senilai Rp374 juta dari Kementerian Sosial.

Bantuan tersebut ditujukan kepada keluarga korban meninggal, korban luka, serta untuk memenuhi kebutuhan logistik pengungsi.

“Selain tali asih, kami juga mendirikan dapur umum bekerja sama dengan relawan Tagana. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi selama masa tanggap darurat ini,” tambahnya.

Proses pencarian empat korban yang masih tertimbun terus dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga setempat.

Upaya ini juga mendapat dukungan dari sektor swasta, termasuk Indocement dan berbagai organisasi kemanusiaan.

“Kami semua berharap empat korban yang masih hilang bisa segera ditemukan. Kami terus berdoa agar para keluarga bisa segera memperoleh kepastian,” imbuh Agus Jabo.

Dalam kesempatan itu, Wamen Agus juga mengungkapkan bahwa sebagian besar korban belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Namun ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelamatan dan pemulihan darurat.

“Kami akan melakukan asesmen lebih lanjut setelah masa tanggap darurat. Bantuan sosial lanjutan akan disalurkan secara bertahap. Negara tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Sementara, Bupati Cirebon Imron, menyatakan masa tanggap darurat ditetapkan selama tujuh hari, mulai 31 Mei hingga 6 Juni 2025.

Pemerintah daerah, katanya, terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan. Kami pastikan seluruh sumber daya dikerahkan untuk membantu proses evakuasi, distribusi logistik, dan pemulihan awal pascabencana,” ujar Imron.

Kehadiran pemerintah pusat di tengah tragedi ini menjadi penegas bahwa negara hadir di saat rakyat tertimpa musibah.

“Di tengah kabut duka, semangat gotong royong dari seluruh elemen bangsa menjadi cahaya harapan bagi para korban dan penyintas bencana,”ungkapnya.***

Tags: Bupati Cirebon ImronGalian CKabupaten CirebonLongsor Gunung KudaWamensos Agus Jabo
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Lintas Agama Gelar Doa Bersama untuk Korban Longsor Gunung Kuda

Lintas Agama Gelar Doa Bersama untuk Korban Longsor Gunung Kuda

Rekomendasi

Aplikasi Gratis yang Bisa Membantu Kamu Lebih Produktif di 2025

Aplikasi Gratis yang Bisa Membantu Kamu Lebih Produktif di 2025

08 January 2025 | 05:55
Malam Refleksi 598 Tahun Kota Cirebon, Dari Musik hingga Penghargaan

Malam Refleksi 598 Tahun Kota Cirebon, Dari Musik hingga Penghargaan

20 July 2025 | 18:03
Ini Tips Efektif untuk Atasi Kram Kaki dengan Mudah

Ini Tips Efektif untuk Atasi Kram Kaki dengan Mudah

24 August 2024 | 12:39

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.