Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Pemkab Cirebon Evakuasi 25 Warga Korban Lowongan Kerja Fiktif di Subang

Penulis: Mamat Rahmat
10 June 2025 | 20:19
Reading Time: 2 mins read
Tercatat 25 orang warga Kabupaten Cirebon menjadi korban pekerjaan fiktif dan berhasil dijemput pulang, Selasa (10/6/2025)./* (foto: Diskominfo) 

Tercatat 25 orang warga Kabupaten Cirebon menjadi korban pekerjaan fiktif dan berhasil dijemput pulang, Selasa (10/6/2025)./* (foto: Diskominfo) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bergerak cepat mengevakuasi 25 warganya yang terlantar di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Mereka menjadi korban penipuan lowongan kerja fiktif pada proyek pembangunan pabrik mobil listrik yang diduga melibatkan warga negara asing.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Kasus ini bermula dari tawaran pekerjaan yang dijanjikan kepada sekitar 30 orang asal Cirebon untuk bekerja di proyek pembangunan pabrik otomotif di Desa Sawangan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.

Namun, kenyataan pahit harus mereka hadapi hanya tiga orang yang diterima bekerja.

Sementara sisanya ditelantarkan tanpa kejelasan, makanan, atau ongkos kembali ke rumah.

“Kami datang dengan harapan tinggi. Tapi hanya tiga yang diterima, sisanya tidak diberi makan, tidak ada penjelasan apa pun. Akhirnya kami jalan kaki 30 kilometer untuk mencari bantuan,” ujar Nadmudin, salah satu korban, saat ditemui di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Selasa (10/6/2025).

Karena solidaritas terhadap rekan-rekannya, tiga pekerja yang sempat diterima pun memilih mengundurkan diri. Seluruh rombongan akhirnya terlantar. Beruntung, dalam perjalanan, mereka dibantu warga yang mengantar mereka ke pusat kota Subang.

Namun, karena tidak memiliki kenalan di sana, mereka kembali terlunta hingga ditolong oleh anggota kepolisian dan diserahkan ke Dinsos Subang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva’i, menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius Pemkab.

Apalagi biasanya kasus penelantaran pekerja terjadi di luar negeri, bukan di dalam negeri.

Diakuinya, kasus ini mencuat setelah viral di media sosial, Dinsos Kabupaten Cirebon langsung berkoordinasi dengan Dinsos Subang.

“Ini sangat menyedihkan. Mereka dijanjikan pekerjaan oleh seseorang yang diduga WNA Cina. Permintaan awalnya 30 orang, lalu dikurangi menjadi 25, tapi hanya tiga yang diterima. Lainnya ditelantarkan tanpa makanan dan tempat tinggal,” ujar Hilmy.

Sementara, Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, mengatakan pihaknya menerima laporan pada Selasa pagi sekitar pukul 07.36 WIB dan segera mengirimkan bantuan.

“Kami kirim empat mobil dan delapan petugas gabungan untuk menjemput para korban. Sekitar pukul 10.38 WIB tim kami sampai di Subang dan membawa mereka pulang ke Cirebon pukul 13.30 WIB,” jelasnya.

Sebanyak 25 warga yang berasal dari Kecamatan Talun, Sumber, Sedong, Plered, dan Beber itu kini telah dipulangkan ke keluarga masing-masing.

Lima korban lainnya sudah lebih dahulu kembali ke Cirebon dengan menumpang truk.

Setibanya di Cirebon, para korban langsung difasilitasi proses reunifikasi dengan pihak keluarga dan desa asal. Selain itu, Dinsos akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk memberikan edukasi ketenagakerjaan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Pemkab Cirebon, kata dia, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja, terutama dari pihak tidak resmi atau tanpa dokumen yang jelas.

“Atas arahan dan dukungan penuh Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, kami tidak hanya memulangkan para korban, tapi juga memberikan bantuan ongkos pulang dari BAZNAS Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.***

Tags: DinsosKabupaten CirebonKorban Pekerjaan Fiktif
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Pemkab Cirebon Siap Biayai Sekolah dan Hidup Monik, Siswi Viral yang Alami Depresi Usai Putus Sekolah

Pemkab Cirebon Siap Biayai Sekolah dan Hidup Monik, Siswi Viral yang Alami Depresi Usai Putus Sekolah

Rekomendasi

Virus Varian Baru Belum Ditemukan di Kabupaten Cirebon

Virus Varian Baru Belum Ditemukan di Kabupaten Cirebon

21 May 2021 | 16:23
Normalisasi Sungai Cisanggarung Dimulai, Pj Bupati Cirebon dan BBWS CC Berkolaborasi Atasi Banjir di Kabupaten Cirebon

Normalisasi Sungai Cisanggarung Dimulai, Pj Bupati Cirebon dan BBWS CC Berkolaborasi Atasi Banjir di Kabupaten Cirebon

01 June 2024 | 20:52
DPRD dan Pemkab Cirebon Sepakat Tempuh Restorative Justice untuk Pelaku Penjarahan

DPRD dan Pemkab Cirebon Sepakat Tempuh Restorative Justice untuk Pelaku Penjarahan

22 September 2025 | 19:35

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Pemkab Cirebon dan REI Sepakati Investasi Perumahan Berbasis Mitigasi Bencana

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.