Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

LPK Bahasa Jepang Berbasis Pesantren Diluncurkan di Cirebon, Siapkan Santri Jadi Pekerja Migran Unggul

Penulis: Mamat Rahmat
16 June 2025 | 10:09
Reading Time: 2 mins read
Peresmian LPK Bahasa Jepang di Pondok Pesantren Gedongan Kecamatan Pangenan yang dihadiri Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmadi Tawalla, pada Minggu (15/6/2025). /* (foto: Prokompim)

Peresmian LPK Bahasa Jepang di Pondok Pesantren Gedongan Kecamatan Pangenan yang dihadiri Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmadi Tawalla, pada Minggu (15/6/2025). /* (foto: Prokompim)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Terobosan dalam pemberdayaan pesantren dan peningkatan kualitas tenaga kerja migran resmi dimulai di Kabupaten Cirebon.

Bertempat di Pondok Pesantren Gedongan Kecamatan Pangenan menjadi tuan rumah peluncuran Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bahasa Jepang berbasis pesantren pertama di wilayah tersebut, Minggu (15/6/2025).

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmadi Tawalla.

Ia menekankan bahwa pesantren memiliki keunggulan moral yang dapat menjadi bekal utama para santri saat bekerja di luar negeri, khususnya Jepang.

“Pesantren memiliki satu nilai plus, yaitu basis moral yang kuat. Harapan kami, nilai ini menjadi fondasi utama dalam bekerja di luar negeri,” ujar Dzulfikar dalam keterangannya.

Menurutnya, pekerja migran yang berasal dari lingkungan pesantren diharapkan dapat menjaga perilaku.

Menjunjung tinggi etika, serta membawa perubahan positif sekembalinya ke tanah air.

Ia juga menyebut penempatan kerja ke luar negeri merupakan kesempatan emas untuk meningkatkan keterampilan, jejaring, dan wawasan global.

“Ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kualitas penempatan dan perlindungan pekerja migran sejak kementerian ini naik kelas dari badan,” tambahnya.

Dzulfikar menegaskan pihaknya telah membangun koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kepolisian dan Kementerian Dalam Negeri.

Guna memastikan informasi ketenagakerjaan dapat diakses hingga ke tingkat desa.

Ia juga mendorong agar kanal digital Kemen P2MI aktif selama 24 jam untuk memfasilitasi pengaduan masyarakat dan penanganan kasus.

“Pendekatan digital ini efektif, termasuk dalam mengungkap kasus migran di Kamboja dan Myanmar yang sempat menjadi perhatian publik,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman (Jigus) menyambut baik hadirnya LPK berbasis pesantren ini. Ia mengapresiasi langkah Pondok Pesantren Gedongan dalam mendukung pengembangan SDM berkualitas di Cirebon.

“Atas nama Bupati dan Pemerintah, saya menyampaikan rasa bangga atas inisiatif ini. Ini LPK pertama di Cirebon yang menjalin kemitraan langsung dengan Jepang,” ujar Jigus.

Ia menyebut Pemkab Cirebon secara aktif mendorong warganya agar bekerja di luar negeri dengan bekal keterampilan dan kesiapan mental.

Tahun ini, katanya, sebanyak 130 warga telah diberangkatkan ke Jepang melalui skema resmi yang difasilitasi pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi persoalan hukum atau perlindungan TKI. Maka, pelatihan dan kolaborasi dengan pesantren sangat krusial,” tegas Jigus.

Pengasuh Pondok Pesantren Gedongan, KH Ade, mengatakan pesantrennya terus bertransformasi menjadi institusi yang tidak hanya kuat dalam bidang keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan global.

Ia menyebut LPK ini sebagai bagian dari visi besar pesantren untuk mencetak generasi santri yang mandiri dan mampu bersaing secara global.

“Ponpes Gedongan pernah mewakili Jabar dalam lomba sains kimia tingkat nasional. Kami ingin melahirkan santri yang siap kerja, kompeten, dan fasih bahasa asing seperti Jepang,” ujarnya.***

Tags: JigusKabupaten CirebonLPK Bahasa JepangPondok PesantrenWakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Sinergi Pemkab Cirebon dan Swasta Siapkan SDM Tembus Pasar Kerja di Jepang

Sinergi Pemkab Cirebon dan Swasta Siapkan SDM Tembus Pasar Kerja di Jepang

Rekomendasi

Rayakan Momen Lebaran Spesial, Hotel Santika Cirebon Tawarkan Paket Halalbihalal

Rayakan Momen Lebaran Spesial, Hotel Santika Cirebon Tawarkan Paket Halalbihalal

11 April 2024 | 05:45
5 Kota di Dunia dengan Perayaan Tahun Baru yang Termegah

5 Kota di Dunia dengan Perayaan Tahun Baru yang Termegah

31 December 2024 | 17:44
JAN ETHES Bergerak, Suhendrik Dampingi Pembagian Air Bersih di Kota Cirebon

JAN ETHES Bergerak, Suhendrik Dampingi Pembagian Air Bersih di Kota Cirebon

22 October 2024 | 19:48

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.