Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Saturday, 31 January 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Peserta BPJS Tiba-tiba Nonaktif, DPRD Minta Solusi Alternatif ke Kemensos

Penulis: Mamat Rahmat
27 June 2025 | 11:23
Reading Time: 2 mins read
Komisi IV DPRD Cirebon mendesak solusi alternatif masalah BPJS, Soroti dalam kunjungan kerja ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jakarta, pada Kamis (26/6/2025)./* (foto: Humas DPRD) 

Komisi IV DPRD Cirebon mendesak solusi alternatif masalah BPJS, Soroti dalam kunjungan kerja ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jakarta, pada Kamis (26/6/2025)./* (foto: Humas DPRD) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jakarta, pada Kamis (26/6/2025).

Tujuannya guna mendorong pemerintah pusat untuk menyediakan solusi alternatif terhadap persoalan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Lantaran, menyusul banyaknya keluhan masyarakat atas ketidaksesuaian data kepesertaan dan pemutusan manfaat secara tiba-tiba.

Dalam pertemuan itu, DPRD menyoroti berbagai dampak dari penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis penyaluran bantuan sosial, termasuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, mengungkapkan bahwa aturan baru dari BPJS yang mensyaratkan 80% kepesertaan secara nasional belum tercapai di Cirebon yang masih berada di angka 74%.

Salah satu penyebabnya adalah nonaktifnya sejumlah peserta PBI karena masalah data.

“Ada masyarakat yang rajin berobat menggunakan BPJS, tapi bulan berikutnya tiba-tiba status kepesertaannya nonaktif. Ini bukan karena tidak digunakan, melainkan karena penghapusan data dari pusat,” ujar Sophi dalam keterangannya, Jumat (27/6/2025).

Menurutnya, akar persoalan ada pada DTSEN yang mengklasifikasikan rumah tangga berdasarkan desil, dari yang paling miskin (desil 1) hingga sejahtera (desil 10).

Hanya masyarakat pada desil 1–4 yang masuk kategori penerima bansos.

“Kami temukan kasus warga bergaji di bawah UMR, tapi masuk desil 6. Artinya dia dianggap cukup mampu, padahal secara fakta tidak. Apa indikator yang digunakan? Ini perlu transparansi dan evaluasi,” kata Sophi.

Ia meminta Kemensos untuk membuka ruang koreksi atas data DTSEN serta memperkuat proses validasi dan pemutakhiran data secara berkala.

“Tentunya agar tidak ada warga miskin yang tercecer dari daftar penerima bantuan,” ungkapnya.

Senada disampaikan Wakil Ketua Komisi IV, Eryati. Ia menegaskan perlunya koordinasi lintas sektor untuk menyinkronkan data di tingkat pusat dan daerah.

Sementara Sekretaris Komisi IV, Khanafi, mendorong Pemkab Cirebon menyiapkan solusi jangka pendek berupa Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk mengatasi keterbatasan BPJS.

Menanggapi hal itu, perwakilan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos, Nawir, menjelaskan bahwa DTSEN mulai tahun ini resmi menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Landasannya, berdasarkan Inpres Nomor 4 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo.

“Desil 1 mewakili rumah tangga termiskin di kelompok 1–10%, desil 2 di kelompok 11–20%, dan seterusnya. Hanya desil 1 sampai 4 yang menjadi sasaran program bansos,” terang Nawir.

Ia juga merinci kriteria masyarakat yang tidak dapat menerima bansos berdasarkan Kepmensos Nomor 73 Tahun 2024.

Seperti individu yang meninggal dunia, berstatus ASN, atau alamat tidak ditemukan.

“Kunjungan Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon ini diharapkan menjadi titik tolak evaluasi kebijakan dan perbaikan mutu layanan kesehatan berbasis jaminan sosial yang lebih adil dan akurat,” ungkapnya.***

Tags: BPJS KesehatanDPRD Kabupaten CirebonKomisi IVKunjungan Kerja
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Ulang Tahun ke-598 Kota Cirebon, Menjaga Warisan Menatap Masa Depan

Ulang Tahun ke-598 Kota Cirebon, Menjaga Warisan Menatap Masa Depan

Rekomendasi

Di Kabupaten Cirebon, Gubernur Jabar Resmikan Tapal Desa Leuit Juara

Di Kabupaten Cirebon, Gubernur Jabar Resmikan Tapal Desa Leuit Juara

23 August 2023 | 07:42
Dosen Ilmu Komunikasi Fisip UGJ Gelar PKM di Kelurahan Larangan Kota Cirebon

Dosen Ilmu Komunikasi Fisip UGJ Gelar PKM di Kelurahan Larangan Kota Cirebon

26 August 2024 | 20:17
Partai Gelora Suport Program Seragam Sekolah Gratis, Suhendrik Ajak Warga Dukung BERES

Partai Gelora Suport Program Seragam Sekolah Gratis, Suhendrik Ajak Warga Dukung BERES

14 November 2024 | 11:34

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.