Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

“Mudun Bareng”, Simbol Pemerintahan yang Dekat dan Progresif dengan Masyarakat

Penulis: Mamat Rahmat
27 July 2025 | 12:33
Reading Time: 2 mins read
Bupati Cirebon, Imron dan Wabup Jigus dalam kegiatan Mubeng ke Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Minggu (27/7/2025). /* (foto: Prokompim) 

Bupati Cirebon, Imron dan Wabup Jigus dalam kegiatan Mubeng ke Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Minggu (27/7/2025). /* (foto: Prokompim) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Rombongan seratusan sepeda motor konvoi di jalanan Pantura Cirebon menuju Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Minggu (27/7/2025) pagi.

Di antara rombongan, tampak Bupati Cirebon, Imron, mengenakan helm dan jaket, memimpin langsung rombongan pejabat Pemkab Cirebon dalam kegiatan bertajuk “Mudun Bareng”.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Yakni program inisiatif Pemkab Cirebon dengan agenda turun langsung ke masyarakat, mendengarkan suara rakyat di daerah perbatasan.

Kegiatan yang juga dikenal dengan nama “Mubeng” ini bukan sekadar kunjungan seremonial.

Melainkan wujud nyata perubahan paradigma kepemimpinan, dari birokrasi kantor menuju partisipasi lapangan. Dengan melibatkan Forkopimda dan kepala dinas, Bupati Imron menyusuri pelosok wilayah timur Cirebon yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

“Kami ingin merasakan langsung bagaimana denyut kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan. Ini bagian dari komitmen kami untuk menyerap aspirasi bukan dari balik meja, tapi dari realitas di lapangan,” kata Bupati Imron.

Desa Tawangsari menyimpan berbagai persoalan klasik. Salah satunya adalah akses antarblok yang terputus Sungai Cisanggarung.

Warga harus memutar melalui wilayah Brebes untuk menjangkau Blok Sende—kendala yang memengaruhi mobilitas, pelayanan kesehatan, hingga distribusi ekonomi.

Kuwu Tawangsari, Rojiki, menyampaikan harapannya agar pemerintah membangun jembatan penghubung antar blok yang sudah lama dinanti warga.

“Jika ada jembatan, ambulans bisa langsung masuk, dan warga tidak perlu memutar jauh hanya untuk mendapat layanan kesehatan atau mengantar anak sekolah,” ungkapnya.

Rojiki juga menyoroti kebutuhan Puskesmas Pembantu di Blok Sende, mengingat jarak dan kesulitan akses layanan dasar kesehatan yang masih jadi tantangan harian.

Dalam kunjungan ini, Bupati dan rombongan tidak hanya menyerap informasi.

Mereka juga menyaksikan langsung kondisi jalan rusak, pemukiman rawan banjir di bantaran sungai.

Hingga praktik penggalian tanah untuk pembuatan batu bata yang mengancam lingkungan.

“Kami minta hal seperti ini dikaji ulang. Penggalian tanah sembarangan bisa memperbesar risiko banjir. Kita harus pikirkan keberlanjutan lingkungan,” kata Imron.

Sebagai bagian dari aksi nyata, pemerintah menyediakan layanan kesehatan gratis. Juga menggelar dialog terbuka dengan tokoh masyarakat, dan langsung menginventarisasi sejumlah kebutuhan infrastruktur yang siap ditindaklanjuti.

Salah satu isu strategis yang turut mencuat adalah rencana pembangunan jembatan lintas provinsi yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Bupati Imron menyatakan, Pemkab Cirebon akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas tersebut.

“Ini menyangkut kepentingan dua provinsi. Kalau jembatan ini terwujud, dampaknya besar untuk aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,”* ujarnya.

“Mudun Bareng” menjadi momentum pengingat bahwa esensi pemerintahan bukanlah tentang rapat dan laporan semata.

Akan tetapi soal hadir secara nyata, melihat langsung, dan bertindak cepat atas persoalan rakyat.

“Kabupaten Cirebon ini luas. Tak bisa hanya dipahami dari laporan. Semua kepala dinas harus turun ke sektor masing-masing. Jika kita semua bergerak, Cirebon bisa lebih maju dan merata,”tegas Imron.***

Tags: Bupati Cirebon ImronKonvoiLosariMubengPemkab CirebonWabup Jigus
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
KPK Mengajar di Sekolah, Bupati Imron: Tanamkan Antikorupsi Sejak Dini

KPK Mengajar di Sekolah, Bupati Imron: Tanamkan Antikorupsi Sejak Dini

Rekomendasi

Pemilu 2024, 63 Persen Pemilih di Kabupaten Cirebon Generasi Muda

Pemilu 2024, 63 Persen Pemilih di Kabupaten Cirebon Generasi Muda

14 September 2023 | 07:59
HUT Ke-102 RSDGJ, Eti Herawati: Mutu dan Pelayanan Harus Ditingkatkan

HUT Ke-102 RSDGJ, Eti Herawati: Mutu dan Pelayanan Harus Ditingkatkan

01 September 2023 | 07:56
Es Batu Bikin Gemuk? Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Tahu

Es Batu Bikin Gemuk? Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Tahu

27 August 2024 | 09:56

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.