Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Saturday, 31 January 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

KPK Mengajar di Sekolah, Bupati Imron: Tanamkan Antikorupsi Sejak Dini

Penulis: Mamat Rahmat
28 July 2025 | 15:11
Reading Time: 2 mins read
"Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” yang digagas KPK RI berlangsung di SMP Negeri 1 Suranenggala, yang diikuti ratusan pelajar dengan antusias, Senin (28/7/2025)./* (foto: Prokompim) 

"Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” yang digagas KPK RI berlangsung di SMP Negeri 1 Suranenggala, yang diikuti ratusan pelajar dengan antusias, Senin (28/7/2025)./* (foto: Prokompim) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Semangat membangun budaya antikorupsi di Kabupaten Cirebon mendapat angin segar dengan hadirnya program KPK Mengajar.

Program itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional bertajuk “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” yang digagas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Kegiatan ini berlangsung di SMP Negeri 1 Suranenggala, yang diikuti ratusan pelajar dengan antusias, Senin (28/7/2025).

Kegiatan edukatif ini tidak hanya menjadi wahana pembentukan karakter pelajar.

Tetapi juga menjadi momentum penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon memperkuat komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Bupati Cirebon, Imron, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPK.

Tentunya atas kehadirannya di tengah-tengah pelajar dan jajaran pemerintahan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon mengucapkan terima kasih kepada KPK yang telah hadir memberikan edukasi antikorupsi. Kegiatan ini penting sebagai bekal karakter anak-anak kita agar kelak menjadi pemimpin yang bersih dan berintegritas. Kalau korupsi bisa diberantas sejak dini, maka dampaknya terhadap pembangunan akan sangat besar,” ungkap Bupati.

Imron juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini dan menyasar kelompok strategis lainnya, yakni para pejabat publik.

“Korupsi terjadi karena dua hal. Ada niat dan kesempatan. Maka dua kelompok ini generasi muda dan para pejabat sekarang harus disentuh bersamaan. Pendidikan antikorupsi bagi anak sekolah penting untuk masa depan, dan bagi para pejabat, penting untuk memperbaiki tata kelola saat ini,” jelasnya.

Tak hanya itu, Bupati Imron juga mengingatkan tentang bentuk-bentuk korupsi non-materiil yang sering terabaikan, namun berdampak buruk dalam jangka panjang.

“Korupsi itu tak melulu soal uang. Ketika seorang guru tidak disiplin, atau ASN melanggar aturan kerja, itu juga bentuk korupsi waktu dan tanggung jawab. Ini harus diubah,” tegasnya.

Kepala Sekretariat KPK, Guntur Kusmeiyano, dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa program “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” telah dilaksanakan sejak tahun 2014.

Tahun ini menyasar delapan daerah, termasuk Kabupaten Cirebon.

“Kami ingin membumikan nilai-nilai antikorupsi ke seluruh elemen masyarakat, dari pelajar hingga penyelenggara negara. Harapannya, kegiatan ini menjadi pemicu munculnya gerakan lokal yang memperkuat integritas,” tutur Guntur.

Untuk memperkuat nilai-nilai antikorupsi, KPK mengemas pesan dalam bentuk akronim yang mudah dipahami dan disukai pelajar. Seperti Jumat Bersepeda KK (Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil Kerja Keras)

“Nilai-nilai ini tidak hanya disampaikan lewat ceramah, tapi juga lewat permainan, seni budaya, hingga nonton bareng, agar terasa ringan dan membumi,” tambahnya.

Guntur juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Susukan dalam sesi nonton bareng, yang menurutnya menunjukkan harapan besar publik terhadap perubahan.

“Program ini hanyalah pemicu. Kami berharap bisa diduplikasi di berbagai wilayah. Mobil Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi membawa buku, komik, dan permainan. Semoga ini bisa menjadi gerakan yang terus menyebar,” tutupnya.***

Tags: anti korupsiJelajah NegeriKabupaten CirebonKPKPelajar
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Dua Dekade Tanpa Sertifikat, Warga Translok Seuseupan Desak Kepastian Hukum

Dua Dekade Tanpa Sertifikat, Warga Translok Seuseupan Desak Kepastian Hukum

Rekomendasi

Panwascam Waled Gelar Rakor Pengawasan Logistik Demi Sukseskan Pemilu

Panwascam Waled Gelar Rakor Pengawasan Logistik Demi Sukseskan Pemilu

21 December 2023 | 13:27
Semarak Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Satlantas Polres Cirebon Kota Adakan Lomba Safety Riding

Semarak Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Satlantas Polres Cirebon Kota Adakan Lomba Safety Riding

09 June 2024 | 16:44
Sambut Libur Panjang, KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 17.660 Tempat Duduk

Sambut Libur Panjang, KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 17.660 Tempat Duduk

09 May 2024 | 08:05

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.