CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)– Pemkab Cirebon terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Salah satunya melalui Pelatihan Kompetensi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025 yang diinisiasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans)
Kegiatan dibuka Bupati Cirebon, Imron, di UPTD Pelatihan Disnaker, Kecamatan Plumbon, Selasa (18/9/2025).
Sebanyak 320 peserta dari berbagai kecamatan terlibat dalam pelatihan tahap awal yang terbagi ke dalam 14 paket keterampilan.
Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja asal Cirebon.
“Semangat pelatihan harus terus kita dorong agar masyarakat Cirebon siap menghadapi persaingan kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Bupati Imron.
Imron menjelaskan, Pemkab Cirebon memiliki dua langkah besar untuk memperluas kesempatan kerja.
Pertama, mempermudah masuknya investasi ke daerah dengan membentuk tim khusus.
Kedua, memastikan tenaga kerja lokal menjadi prioritas dalam perekrutan perusahaan.
“Kami permudah investor datang, tapi dengan catatan tenaga kerjanya orang Cirebon. Karena itu kami adakan pelatihan agar warga kita lebih siap dan terampil,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya keterampilan khusus di era globalisasi. Pelatihan ini diharapkan tak hanya menjadi bekal bekerja di perusahaan, tetapi juga membuka peluang usaha mandiri.
Imron memastikan, seluruh program pelatihan kompetensi ini diberikan secara gratis. Peserta tidak dipungut biaya sepeserpun.
“Pemerintah ingin memastikan kesempatan ini bisa dinikmati semua masyarakat tanpa hambatan biaya,” katanya.
Ia berharap masyarakat Cirebon memanfaatkan fasilitas pelatihan yang tersedia.
“Keterampilan itu penting agar mudah mendapatkan pekerjaan. Dan bagi yang sudah bekerja, disiplin tetap harus dijaga,” pesannya.
Dengan program ini, Pemkab Cirebon menargetkan angka pengangguran dapat ditekan secara signifikan pada 2025.
Sementara, Kepala Disnakertrans Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja tahun 2025.
Selain membuka pelatihan kompetensi baru, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis sertifikat bagi peserta yang telah menyelesaikan pelatihan sebelumnya.
“Tujuannya meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan kualitas SDM. Baik pencari kerja maupun pekerja yang sudah ada, agar siap menghadapi dunia usaha, industri, dan kerja,” ungkap Novi.
Menurutnya, tahun ini total ada 56 paket pelatihan yang dibiayai APBD.
Dari jumlah tersebut, 26 paket didanai DBHCHT dengan total 1.312 peserta, baik untuk peningkatan kompetensi maupun kewirausahaan.
“Pelatihan ini dilaksanakan di berbagai lokasi. Mulai dari UPTD Pelatihan Kerja hingga mobile training unit yang menjangkau desa-desa,” ungkapnya.***










