Sinergi Forkopimda, Buruh, dan Pengusaha Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi Cirebon

Polresta Cirebon gandeng serikat pekerja guna menjaga kamtibmas dan iklim investasi dalam acara silaturahmi di Convention Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Minggu (2/11/2025). /* (foto: Humas Polresta Cirebon) 

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Dalam memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan kalangan pekerja, Polresta Cirebon menggelar kegiatan “Silaturahmi dan Pesan Kamtibmas” kepada Serikat Pekerja , di Convention Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Minggu (2/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin Kapolresta Cirebon Kombes Sumarni, dan dihadiri lebih dari 500 peserta, termasuk unsur Forkopimda.

Turut hadir pimpinan perusahaan, akademisi, serta perwakilan serikat pekerja dan buruh se-Kabupaten Cirebon.

TBupati Cirebon Imron, Wakil Bupati Agus Kurniawan Budiman, Wakil Ketua DPRD Teguh Rusiana Merdeka, Kadisnakertrans Novi Hendrianto, Ketua Apindo, Asep Sholeh Fakhrul Insan serta Rektor UMC Arif Nurudin.

Dalam sambutannya, Kapolresta Sumarni, menegaskan pentingnya kolaborasi antara buruh dan pengusaha dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Buruh dan pengusaha adalah dua sisi yang saling melengkapi. Sinergi dan kolaborasi di antara keduanya menjadi kunci terciptanya iklim investasi yang baik di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Kapolresta juga mengimbau serikat pekerja turut menjaga ketertiban di lingkungan kerja dan menghindari penyalahgunaan narkoba.

Ia memperkenalkan inovasi “‘Bank Sampah Polresta Cirebon”, yang memungkinkan masyarakat menukar sampah terpilah dengan layanan perpanjangan SIM atau SKCK.

“Melalui Bank Sampah, masyarakat bisa berkontribusi menjaga lingkungan sekaligus mendapatkan manfaat layanan publik,” tambahnya.

Ketua Aliansi Buruh Cirebon, Amal Subkhan, menyampaikan bahwa situasi aman di tempat kerja hanya bisa terwujud jika semua pihak berperan aktif.

“Terciptanya keamanan dan kondusifitas tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Buruh juga siap menjadi bagian dari solusi,” katanya.

Ketua Apindo Cirebon, Asep Sholeh Fakhrul Insan, menegaskan pentingnya hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan buruh.

“Keduanya adalah dua komponen penting yang saling melengkapi demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman, yang menyatakan komitmen pemerintah dalam mempermudah investasi dan mengutamakan tenaga kerja lokal.

“Kami ingin Cirebon semakin terbuka bagi investor, namun tetap berpihak pada pekerja lokal,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron, mengingatkan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menghadapi derasnya arus informasi digital.

“Jangan mudah terprovokasi oleh berita yang belum tentu benar. Gunakan akal sehat dan terus jaga keamanan di lingkungan masing-masing,” pesannya.**”