Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Monday, 02 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Dapur SPPG Disorot, Pemkab Cirebon Perketat Standar Keamanan Pangan Sekolah

Penulis: Mamat Rahmat
04 November 2025 | 20:02
Reading Time: 2 mins read
Sejumlah siswa dibawa ke Puskesmas diduga keracunan usai makan menu MBG. Pemkab Cirebon evaluasi menyeluruh SPPG usai dugaan keracunan puluhan siswa di SDN 2 Setu Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Selasa (4/11/2025).) * (foto : Ist) 

Sejumlah siswa dibawa ke Puskesmas diduga keracunan usai makan menu MBG. Pemkab Cirebon evaluasi menyeluruh SPPG usai dugaan keracunan puluhan siswa di SDN 2 Setu Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Selasa (4/11/2025).) * (foto : Ist) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Pemkab Cirebon menyampaikan keprihatinan atas insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di SDN 2 Setu Wetan, Kecamatan Weru, Selasa (4/11/2025).

Dugaan sementara, peristiwa ini berkaitan dengan makanan yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pengelola Program Gizi (SPPG) setempat.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, menegaskan pemerintah daerah akan mengambil langkah tegas.

Termasuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh penyedia makanan program MBG.

“Kami menerima laporan bahwa di SPPG Desa Setu Wetan terjadi dugaan insiden keracunan yang dialami para siswa SDN 2 Setu Wetan. Awalnya enam siswa dibawa ke Puskesmas Plered, namun berkembang menjadi 20 orang,” ujar Hendra usai meninju lokasi.

Dari total korban, tujuh siswa masih menjalani perawatan di Puskesmas Plered, sementara 13 lainnya telah dipulangkan setelah kondisi mereka membaik.

Hendra menyampaikan rasa prihatin sekaligus penegasan agar pengawasan mutu makanan diperketat.

Ia menilai setiap SPPG harus benar-benar memastikan kelayakan gizi dan kebersihan bahan pangan yang digunakan.

“Dari pemeriksaan awal, terdapat indikasi adanya kandungan bahan makanan yang menimbulkan gejala pusing, mual, dan muntah. Meski tidak sampai menyebabkan pingsan, kejadian ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pelaksana program,” tegasnya.

Pemkab Cirebon, lanjut Hendra, akan memperketat pengawasan sejak tahap pengadaan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi ke sekolah.

“Kami ingin memastikan setiap dapur SPPG memenuhi standar higienitas, kandungan gizi, dan keamanan pangan. Anak-anak penerima manfaat MBG harus mendapatkan jaminan kualitas terbaik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, menjelaskan seluruh siswa yang sempat dirawat mengalami gejala serupa setelah menyantap menu soto ayam yang disajikan pada hari itu.

“Sebanyak 20 siswa mengalami gejala pusing, mual, dan muntah. Tujuh masih dalam observasi di Puskesmas, sementara 13 sudah pulang dan kondisinya berangsur membaik,” ujar Eni.

Dinas Kesehatan telah melakukan inspeksi mendadak ke dapur SPPG. Dengan hasil awal menunjukkan dapur dalam kondisi bersih dan memenuhi Standar Laik Hygiene Sanitasi (SLHS).

“Kami bahkan mencicipi langsung masakannya, secara kasatmata tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Namun untuk memastikan penyebabnya, sampel makanan sudah dikirim ke laboratorium dan hasilnya segera kami umumkan,” jelasnya.

Selain itu, tim kesehatan juga menelusuri laporan adanya aroma tidak sedap pada daging ayam yang digunakan dalam menu hari itu.

Dugaan ini kini menjadi bagian dari investigasi penyebab keracunan.

“Kami akan pastikan investigasi berjalan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain,” pungkas Eni.***

Tags: Kabupaten CirebonKeracunan MBGSDSPPG
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Mimpi Punya Rumah Jadi Nyata: bank bjb Hadirkan Skema Pembiayaan Mudah di Bogor

Mimpi Punya Rumah Jadi Nyata: bank bjb Hadirkan Skema Pembiayaan Mudah di Bogor

Rekomendasi

Kreativitas Keagamaan bagi Anak Melalui Pentas PAI, Bupati Imron Dorong Pendidikan Agama yang Menarik

Kreativitas Keagamaan bagi Anak Melalui Pentas PAI, Bupati Imron Dorong Pendidikan Agama yang Menarik

29 April 2024 | 09:40
Dua Tersangka Baru Kasus TPPU 24,6 Miliar, Uang Korupsi Mengalir ke Keluarga

Dua Tersangka Baru Kasus TPPU 24,6 Miliar, Uang Korupsi Mengalir ke Keluarga

09 October 2025 | 08:03
Berikan Pembinaan Aparatur di Kecamatan, Bupati Cirebon Minta Program Pemda Harus Berkesinambungan

Berikan Pembinaan Aparatur di Kecamatan, Bupati Cirebon Minta Program Pemda Harus Berkesinambungan

28 November 2023 | 19:37

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.