Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Program Sekolah Budaya 2025: Strategi Kemenbud Bangun Literasi Budaya dari Cirebon

Penulis: Mamat Rahmat
05 November 2025 | 09:14
Reading Time: 2 mins read
Kabupaten Cirebon didaulat menjadi tuan rumah Program Sekolah Budaya 2025./* (foto: Diskominfo Kab. Cirebon) 

Kabupaten Cirebon didaulat menjadi tuan rumah Program Sekolah Budaya 2025./* (foto: Diskominfo Kab. Cirebon) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Kabupaten Cirebon kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat peradaban dan kebudayaan di Jawa Barat.

Hal ini ditandai dengan ditunjuknya Cirebon sebagai tuan rumah Program Sekolah Budaya 2025.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Kegiatan merupakan kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) dan Pemerintah Kabupaten Cirebon, yang digelar di halaman Museum Pangeran Cakrabuwana.

Program ini menghadirkan pelajar SMA/SMK dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat untuk belajar langsung tentang warisan budaya, tradisi, dan nilai-nilai lokal Cirebon yang masih lestari.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Amin Mughni, mengatakan penunjukan Cirebon sebagai lokasi program merupakan bentuk pengakuan terhadap kekayaan dan vitalitas budaya daerah ini.

“Cirebon memiliki kekayaan budaya yang sangat kuat. Dari bahasa, tari, musik, kuliner, keterampilan tradisional, hingga situs sejarah yang masih hidup. Keberlimpahan warisan ini harus dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi generasi muda,” ujar Amin dalam keterangannya, Rabu (5/11/2025).

Menurut Amin, Sekolah Budaya 2025 menjadi bagian penting dari strategi penguatan pelestarian budaya di tingkat daerah.

Sekaligus wadah bagi pelajar untuk berkreasi dan berkolaborasi dalam konteks budaya lokal.

“Kegiatan ini memperluas partisipasi masyarakat dan sekolah dalam menjaga keberlanjutan budaya. Kami berterima kasih kepada Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX dan Kemenbud yang mempercayakan program strategis ini digelar di Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Amin juga menyoroti peran Museum Pangeran Cakrabuwana sebagai pusat edukasi budaya yang semakin relevan. “Museum yang berdiri hampir satu dekade itu kini menjadi ruang belajar terbuka, dengan akses gratis bagi pelajar dan masyarakat,” ungkapnya.

Ketua BPK Wilayah IX, Retno Raswaty, menjelaskan bahwa Kabupaten Cirebon dipilih karena memiliki ekosistem budaya yang lengkap dan objek pembelajaran lapangan yang kaya.

“Kehadiran situs-situs sejarah dan seni tradisi membuat peserta bisa mengenali akar budaya Jawa Barat secara kontekstual,” terangnya.

Retno memaparkan, peserta program ini dipilih dari pebih dari 300 calon siswa, dengan 30 sekolah mewakili seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

Kota dan Kabupaten Cirebon memperoleh kuota lebih besar sebagai tuan rumah.

Selama kegiatan, siswa mengikuti workshop budaya, pelatihan kuratorial museum, serta penulisan karya budaya yang akan menjadi produk akhir program.

“Kami sengaja mencampur peserta lintas daerah agar tercipta kolaborasi, adaptasi, dan kreativitas antar pelajar,” kata Retno.

Sementara, Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi (PKT) Kemenbud, Restu Gunawan, menilai Cirebon sangat ideal menjadi laboratorium budaya Jawa Barat karena memiliki ragam objek pemajuan kebudayaan dan cagar budaya** yang masih hidup.

“Kami meminta peserta untuk mempelajari seluruh situs budaya Cirebon secara kontekstual, bukan sekadar menghafal,” ujarnya.

Restu berharap pertemuan pelajar dari berbagai daerah ini menjadi jejaring kebudayaan antar sekolah.

Sehingga diskusi dan kolaborasi lintas daerah tetap berlanjut setelah program berakhir.

“Guru dan pendamping kami minta membawa metode pembelajaran interaktif ke sekolah masing-masing. Pembelajaran berbasis konteks lokal akan memperkuat daya nalar dan karakter siswa,” tutupnya.***

Tags: Dinas KebudayaanKabupaten CirebonSekolah Budaya
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Ketua DPRD: Banyak Warga Layak Bantuan Terhapus dari Data BPJS

Ketua DPRD: Banyak Warga Layak Bantuan Terhapus dari Data BPJS

Rekomendasi

Jangan Lewatkan Promo Ramadhan Festive 2025, Tiket KA Lebaran Semakin Murah

Jangan Lewatkan Promo Ramadhan Festive 2025, Tiket KA Lebaran Semakin Murah

18 March 2025 | 15:19
Investasi Deposito Kini Lebih Praktis Lewat DIGI bank bjb

Investasi Deposito Kini Lebih Praktis Lewat DIGI bank bjb

17 November 2025 | 14:07
Nashrudin Azis Resmi Berhenti Jadi Wali Kota, Eti Herawati Ditunjuk Jadi Plt

Nashrudin Azis Resmi Berhenti Jadi Wali Kota, Eti Herawati Ditunjuk Jadi Plt

06 November 2023 | 16:35

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.