CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menyatakan kesiapan lembaganya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dalam penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon.
Pernyataan tersebut disampaikan Sophi usai meninjau langsung lokasi terdampak banjir bersama pihak terkait, Selasa (23/12/2025) malam.
Peninjauan dilakukan di beberapa titik, termasuk kawasan sekitar kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon.
“Kami siap bergerak bersama pemerintah daerah dan BBWS. Tadi malam kami sudah meninjau sejumlah titik banjir, termasuk di sekitar lingkungan pemda,” ujar Sophi, Rabu (24/12/2025).
Ia menegaskan, normalisasi sungai menjadi salah satu langkah mendesak yang harus segera dilakukan.
Menurutnya, banjir dipicu oleh penyempitan alur sungai serta banyaknya saluran air yang tersumbat.
“Harus ada langkah konkret seperti normalisasi. Banyak saluran yang tersumbat dan itu perlu ditangani secara menyeluruh agar aliran air kembali lancar,” tegasnya.
Selain merendam permukiman, banjir juga menimbulkan kerugian material bagi masyarakat.
Sophi mengungkapkan, sedikitnya 19 unit sepeda motor dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.
“Dari 19 motor yang hanyut, baru empat unit yang berhasil ditemukan. Motor-motor tersebut diketahui milik karyawan Surya Toserba Sumber,” ungkapnya.
DPRD Kabupaten Cirebon berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat segera merealisasikan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang.
“Penanganan ini guna mencegah banjir serupa terulang serta meminimalkan kerugian yang dialami masyarakat,” ungkapnya.***
