Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Nasional

Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

Penulis: Adhijaya Prasetyo
01 February 2026 | 17:01
Reading Time: 2 mins read
Seminar Nasional bertema “Risalatul Mahid dalam Perspektif Medis” yang digelar di halaman Masjid Pesantren Gedongan, Minggu (1/2/2026).* Foto: Humas PWI Kabupaten Cirebon

Seminar Nasional bertema “Risalatul Mahid dalam Perspektif Medis” yang digelar di halaman Masjid Pesantren Gedongan, Minggu (1/2/2026).* Foto: Humas PWI Kabupaten Cirebon

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON. (ETNOLOGIMEDIA.COM).- Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id tak hanya menjadi momentum doa dan penghormatan kepada sesepuh Pondok Pesantren Gedongan Cirebon, tetapi juga ruang edukasi penting bagi santri dan masyarakat. Panitia haul menggelar Seminar Nasional bertema “Risalatul Mahid dalam Perspektif Medis” di halaman Masjid Pesantren Gedongan, Minggu (1/2/2026).

Seminar ini menyoroti isu haid dari berbagai sudut pandang agama, kesehatan, hingga literasi media, sebagai upaya memperkuat pemahaman perempuan terhadap tubuhnya sekaligus menjaga kualitas ibadah dan kesehatan reproduksi.

Baca Juga

PD/PRT Disempurnakan, PWI Pusat Siap Jaring Masukan Daerah

Kang Dede Muharam Lantik Pengurus Pusat JATTI

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat

Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua LBM PWNU Jawa Barat KH Nanang Umar Faruq, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dr. Yuli Tri Setiono, serta Ketua PWI Kabupaten Cirebon Mamat Rahmat. Diskusi dipandu Ketua Komisi Informasi Daerah Kabupaten Cirebon Gus Muhammad Idrus. Ratusan santri Pesantren Gedongan tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.

KH Nanang Umar Faruq menjelaskan, pembahasan haid secara rinci tidak ditemukan langsung dalam Al-Qur’an dan hadis. Pada masa Rasulullah SAW, persoalan haid kerap ditanyakan langsung kepada Nabi Muhammad atau Sayidah Aisyah RA.

“Ulama kemudian yang mengkaji secara detail, salah satunya Imam Syafi’i, yang meneliti persoalan haid secara mendalam,” ujarnya.

Menurut KH Nanang, mempelajari ilmu haid hukumnya fardu ‘ain bagi perempuan, sementara bagi laki-laki fardu kifayah. “Hal ini karena darah haid berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya ibadah seorang perempuan,” ungkapnya.

Dari sisi medis, dr. Yuli Tri Setiono memaparkan, usia normal perempuan mulai haid adalah minimal 9 tahun. Jika terjadi sebelum usia tersebut, disebut menarke dini dan berpotensi mengganggu pertumbuhan.

“Sebaliknya, jika sampai usia 16 tahun belum haid, perlu dicari penyebab medisnya,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa usia menopause rata-rata perempuan berada di sekitar 51 tahun, berbeda dengan laki-laki yang masih bisa memproduksi sperma hingga usia lanjut. Siklus haid normal dilihat dari jarak antarhaid, dengan durasi perdarahan 2–6 hari, dan toleransi medis hingga dua minggu.

“Volume darah haid yang masih normal sekitar satu sendok makan per hari. Namun jika harus mengganti pembalut hingga lima kali sehari, itu tidak normal dan perlu dikonsultasikan,” tambahnya.

Gangguan haid yang umum terjadi antara lain menoragia (perdarahan berlebihan) yang bisa disebabkan obesitas atau penyakit seperti kista, serta dismenore (nyeri haid) yang dapat bersifat bawaan atau menandakan gangguan kesehatan bila nyerinya semakin berat seiring bertambah usia.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Cirebon, Mamat Rahmat menekankan pentingnya literasi media, khususnya dalam isu kesehatan perempuan yang kerap dipenuhi informasi keliru di media sosial.

“Yang paling penting adalah memastikan informasi itu faktual, berbasis data, dan bersumber dari narasumber yang kredibel, bukan sekadar viral,” tegasnya.

Menurutnya, pemahaman yang benar tentang haid tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada cara perempuan menjalani ibadah dan kehidupan sehari-hari.***

Tags: FikihHaulMedisPesantren GedonganSeminar Nasional
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan
Nasional

PWI Kabupaten Cirebon Tekankan Pentingnya Literasi Media dalam Isu Kesehatan Perempuan di Seminar Nasional

01 February 2026 | 17:04
Seminar Nasional Haul ke-95 KH. Muhammad Sa’id Bahas Risalatul Mahid dari Perspektif Medis
Nasional

Seminar Nasional Haul ke-95 KH. Muhammad Sa’id Bahas Risalatul Mahid dari Perspektif Medis

01 February 2026 | 16:56
Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat
Nasional

Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat

21 January 2026 | 12:51
PD/PRT Disempurnakan, PWI Pusat Siap Jaring Masukan Daerah
Nasional

PD/PRT Disempurnakan, PWI Pusat Siap Jaring Masukan Daerah

16 January 2026 | 20:28
Kang Dede Muharam Lantik Pengurus Pusat JATTI
Nasional

Kang Dede Muharam Lantik Pengurus Pusat JATTI

20 December 2025 | 20:14
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat
Nasional

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat

16 December 2025 | 18:55
Berita berikutnya
Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

PWI Kabupaten Cirebon Tekankan Pentingnya Literasi Media dalam Isu Kesehatan Perempuan di Seminar Nasional

Rekomendasi

Eratkan Silaturahmi, Polres Cirebon Kota Berbagi Takjil

Eratkan Silaturahmi, Polres Cirebon Kota Berbagi Takjil

06 March 2025 | 17:45
Sat Samapta Polres Cirebon Kota Berhasil Gagalkan Aksi Tawuran Konten, Lima Remaja dan Sajam Diamankan

Sat Samapta Polres Cirebon Kota Berhasil Gagalkan Aksi Tawuran Konten, Lima Remaja dan Sajam Diamankan

29 July 2024 | 08:59
Ultimatum Gubernur Jabar Usai Aksi Nyawer Kuwu, Banprov Desa Terancam Tertunda

Ultimatum Gubernur Jabar Usai Aksi Nyawer Kuwu, Banprov Desa Terancam Tertunda

17 June 2025 | 12:06

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pemkab Cirebon dan REI Sepakati Investasi Perumahan Berbasis Mitigasi Bencana

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.