Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Nasional

1.322 PM Siap Keluar dari Kemiskinan, Ini Penjelasan Kemensos!

Penulis: Ryan Haryanto
04 August 2023 | 13:22
Reading Time: 2 mins read
Menteri Sosial Tri Rismaharini.*/dok-kemensos

Menteri Sosial Tri Rismaharini.*/dok-kemensos

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

JAKARTA, (ETNOLOGIMEDIA.COM) – Sebanyak 1.322 Penerima Manfaat (PM) siap keluar dari kemiskinan. Kondisi tersebut tampak dari keinginan mereka lepas dari kepesertaan program bantuan sosial (bansos) reguler, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini, seperti dikutip dari laman resmi Kemensos.

Baca Juga

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat

Perintis BPJS Kesehatan, Fachmi Idris Raih Life Achievement KORPRI Award

Kualitas Layanan Diakui Nasional, bank bjb Juara ICSQ Award 2025

ia menyatakan, PM mencapai kemandirian ekonomi dengan dukungan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA).

Program PENA diinisiasi Mensos Risma sejak akhir tahun 2022 lalu.

“Sebetulnya, ada 1.883 PM yang pendapatannya sudah di atas Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), tapi per Juli 2023, hanya 1.322 dari mereka yang siap graduasi,” kata Mensos dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (2/8).

Dalam keterangannya, Mensos menguraikan bahwa dari 1.322 PM yang siap graduasi, sebanyak 1.191 PM di antaranya merupakan penerima bansos.

“Sisanya, mereka (bukan penerima bansos) keluar mandiri, tapi (datanya) tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ucapnya.

Sementara itu, dari 141 juta DTKS yang padan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), dijelaskan Risma, sebanyak 21 juta data di antaranya merupakan penerima bansos.

Mengingat kuota penerima bansos terbatas, pencetus gagasan program PENA di Surabaya pada 2010 lalu itu mengungkap, Kemensos membantu mereka melalui program PENA dengan memberikan bantuan permodalan usaha.

“Kita bantu mereka. Bentuknya itu macam-macam. Misalnya, mau jualan nasi, maka kita bantu alat untuk masak nasi, kompor gas, bahan, beras, semua kita bantu. Tapi, tidak dibantu dalam bentuk uang. Mereka yang belanja, kita antarkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, untuk mengantisipasi PM yang sudah memiliki pendapatan tetap, namun enggan lepas dari bansos, Risma berupaya meningkatkan kepercayaan diri mereka dengan melakukan pendekatan tertentu.

“Nanti, kita akan lakukan pendekatan-pendekatan itu. Supaya mereka percaya diri bahwa pendapatannya cukup, sehingga bisa graduasi. Karena ada hak orang lain juga di sana, tapi belum terima,” katanya tegas.

Sejumlah PM yang menyatakan diri siap graduasi, turut dihadirkan di Gedung Aneka Bhakti (GAB) Kemensos, Rabu (2/8). Mereka tidak hanya menghasilkan produk makanan siap saji, namun juga kerajinan tangan dan warung kelontong (sektor perdagangan), hingga jasa bengkel (sektor jasa).

Di tempat yang sama, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program PENA yang membantu mendorong masyarakat keluar dari garis kemiskinan.

Dikatakan Abraham, program PENA sejalan dengan target Presiden RI Joko Widodo pada 2024 mendatang, yakni Negara Indonesia terlepas dari kemiskinan ekstrem.

“Target Bapak Presiden 0%. Kami meyakini, ini juga kerja dari masyarakat. Karena itulah, melalui program PENA ini, Bu Risma mencetak pahlawan. Yang menjadi pahlawan bukan Bu Risma, namun keluarga yang mau keluar dari kemiskinan ekstrem,” kata dia.

Untuk itu, pihaknya juga menghimbau bagi masyarakat yang sudah merasa dirinya mandiri secara ekonomi, agar bisa mengalihkan jatah bansosnya kepada masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan.***

Tags: KemensosKemiskinanPMTri Rismaharini
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat
Nasional

Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat

21 January 2026 | 12:51
PD/PRT Disempurnakan, PWI Pusat Siap Jaring Masukan Daerah
Nasional

PD/PRT Disempurnakan, PWI Pusat Siap Jaring Masukan Daerah

16 January 2026 | 20:28
Kang Dede Muharam Lantik Pengurus Pusat JATTI
Nasional

Kang Dede Muharam Lantik Pengurus Pusat JATTI

20 December 2025 | 20:14
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat
Nasional

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat

16 December 2025 | 18:55
Perintis BPJS Kesehatan, Fachmi Idris Raih Life Achievement KORPRI Award
Nasional

Perintis BPJS Kesehatan, Fachmi Idris Raih Life Achievement KORPRI Award

03 December 2025 | 17:50
Kualitas Layanan Diakui Nasional, bank bjb Juara ICSQ Award 2025
Ekonomi Bisnis

Kualitas Layanan Diakui Nasional, bank bjb Juara ICSQ Award 2025

17 November 2025 | 13:42
Berita berikutnya
Tampung Saran dan Masukan, Polresta Cirebon Gelar “Ngopi Aspirasi” Bersama Masyarakat

Tampung Saran dan Masukan, Polresta Cirebon Gelar "Ngopi Aspirasi" Bersama Masyarakat

Rekomendasi

5 Makanan yang Wajib Dihindari Penderita GERD untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan

5 Makanan yang Wajib Dihindari Penderita GERD untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan

31 December 2024 | 17:39
Pemda Kota Cirebon Salurkan Bantuan kepada 2.175 KPM Terdampak Covid-19

Pemda Kota Cirebon Salurkan Bantuan kepada 2.175 KPM Terdampak Covid-19

15 June 2021 | 16:44
Tetap Wangi Sepanjang Hari, Tips agar Parfum Tahan Lama di Cuaca Panas

Tetap Wangi Sepanjang Hari, Tips agar Parfum Tahan Lama di Cuaca Panas

14 November 2024 | 11:36

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Pemkab Cirebon dan REI Sepakati Investasi Perumahan Berbasis Mitigasi Bencana

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.