Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Monday, 02 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Nasional

Pewarna dari Serangga Tuai Kontroversi, Penggunaan Karmin Jadi Bahasan LBM PWNU Jabar

Penulis: Mamat Rahmat
05 October 2023 | 09:41
Reading Time: 2 mins read
Sekretaris LBM PWNU Jabar, Kiai Afif Yahya Aziz.

Sekretaris LBM PWNU Jabar, Kiai Afif Yahya Aziz.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Penggunaan Karmin atau jenis pewarna dari serangga yang disebut juga CI 75470 kembali menuai kontroversi.

Lantaran, ada keraguan dari aspek hukum agama Islam meskipun karmin sudah kadung digunakan sebagai pewarna makanan, minuman, dan kosmetik.

Baca Juga

Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat

PD/PRT Disempurnakan, PWI Pusat Siap Jaring Masukan Daerah

Kang Dede Muharam Lantik Pengurus Pusat JATTI

Untuk diketahui, Karmin adalah pewarna alami yang dihasilkan dari tubuh betina serangga Cochineal yang dikeringkan dan dihancurkan. Pewarna ini biasa digunakan oleh industri makanan, minuman, dan kosmetik sebagai pewarna campuran gara lebih menarik.

Penggunaan pewarna makanan alami seperti pewarna alami Karmin CI 75470 memiliki beberapa manfaat, diantaranya, pertama, berasal dari sumber alami dan tidak mengandung bahan kimia sintetik atau aditif yang dapat membahayakan kesehatan. Kedua, memberikan warna yang cerah dan tahan lama pada produk makanan tanpa mengubah rasa atau teksturnya.

Namun, terdapat kontroversi akan penggunaan Karmin tersebut. Meski Kementerian Kesehatan dan MUI membolehkan serta menghalalkan penggunaan pewarna alami ini sebagai campuran pewarna dalam makanan dan minum, ada juga hasil kajian ilmiyah yang mengharamkan penggunaan pewarna ini karena dinilai najis.

Atas kondisi itu, hukum penggunaan Karmin bakal menjadi bahasan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat (Jabar).

Sekretaris LBM PWNU Jabar, Kiai Afif Yahya Aziz, menerangkan, pihaknya dalam waktu dekat bakal menggelar bahtsul masail yang membahas terkait Karmin sebagai bahan makanan dan kosmetik.

“Kajian soal Karmin ini bakal kita laksanakan di Pondok Pesantren Al-I’tishom Choblonk Kabupaten Cianjur pada 10 Oktober 2023 nanti,” kata Kiai Afif dalam keterangannya, Kamis (5/10/2023).

Salah satu zuriah Ponpes KHAS Kempek Cirebon ini melanjutkan, bahtsul masail yang bakal digelar dari pagi hingga sore hari ini juga, salah satu rangkaian dari kegiatan Pesantren Expo Cianjur dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2023.

Adapun pertanyaan yang bakal diulas dalam bahtsul masail tersebut yakni terkait perspektif fiqih, bolehkan zat pewarna CI 74570 (Karmin) digunakan untuk bahan campuran pewarna makanan, minuman, kosmetik dan lain-lain?

Kemudian, apa yang harus dilakukan pemerintah dan perusahaan jika zat pewarna CI 74570 (Karmin) dihukumi najis dan haram sementara produk yang menggunakan zat tersebut sudah tersebar luas di tengah masyarakat?

“Mudah-mudahan hasil kajian ilmiyah yang bakal kita lakukan nanti bisa membawa maslahah bagi umat,” pungkasnya.***

Tags: Bahtsul MasailKarminLBM PWNU Jawa BaratPewarna Serangga
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan
Nasional

PWI Kabupaten Cirebon Tekankan Pentingnya Literasi Media dalam Isu Kesehatan Perempuan di Seminar Nasional

01 February 2026 | 17:04
Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan
Nasional

Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

01 February 2026 | 17:01
Seminar Nasional Haul ke-95 KH. Muhammad Sa’id Bahas Risalatul Mahid dari Perspektif Medis
Nasional

Seminar Nasional Haul ke-95 KH. Muhammad Sa’id Bahas Risalatul Mahid dari Perspektif Medis

01 February 2026 | 16:56
Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat
Nasional

Miliki Teknologi Tinggi, Dishub Jabar Selesaikan Pemasangan Alat Penerangan Jalan di Tahun 2025 dan Luncurkan Tim Reaksi Cepat

21 January 2026 | 12:51
PD/PRT Disempurnakan, PWI Pusat Siap Jaring Masukan Daerah
Nasional

PD/PRT Disempurnakan, PWI Pusat Siap Jaring Masukan Daerah

16 January 2026 | 20:28
Kang Dede Muharam Lantik Pengurus Pusat JATTI
Nasional

Kang Dede Muharam Lantik Pengurus Pusat JATTI

20 December 2025 | 20:14
Berita berikutnya
Karnaval Ketahanan Pangan dan Seni Budaya, Bupati : Momentum Wujudkan Indramayu Maju

Karnaval Ketahanan Pangan dan Seni Budaya, Bupati : Momentum Wujudkan Indramayu Maju

Rekomendasi

Berat Badan Turun dengan Cara Mudah, Lima Cara Diet yang Tepat Ini Wajib Kamu Coba

Berat Badan Turun dengan Cara Mudah, Lima Cara Diet yang Tepat Ini Wajib Kamu Coba

02 August 2024 | 20:22
Banjir Tahunan di Cirebon, Perlu Sinergitas Pusat dan Daerah

Banjir Tahunan di Cirebon, Perlu Sinergitas Pusat dan Daerah

22 January 2025 | 13:31
Jumlah Peserta Meningkat, Bola Basket Popkota 2023 Digelar di Awal

Jumlah Peserta Meningkat, Bola Basket Popkota 2023 Digelar di Awal

31 August 2023 | 05:58

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.