Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Saturday, 31 January 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Politik

Datangi Indramayu, Ganjar Pranowo Terima Keluh Kesah Nelayan

Penulis: Mamat Rahmat
25 December 2023 | 16:11
Reading Time: 2 mins read
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, saat mendatangi kampung nelayan di Kabupaten Indramayu, di TPI Karangsong, Sabtu (23/12/2023).

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, saat mendatangi kampung nelayan di Kabupaten Indramayu, di TPI Karangsong, Sabtu (23/12/2023).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

INDRAMAYU, (ETNOLOGIMEDIA.COM).- Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mendatangi kampung nelayan di Kabupaten Indramayu.

Dalam agenda kampanyenya tersebut, Ganjar membersamai komunitas nelayan, petambak ikan dan petani garam di TPI Karangsong, Indramayu, Sabtu (23/12/2023).

Baca Juga

Regenerasi PKS Kabupaten Cirebon, Junaedi ST Dicoret dari Bursa Ketua DPD

Bawaslu Kabupaten Cirebon Evaluasi Pengawasan Pemilu 2024, Media Jadi Mitra Strategis

Infrastruktur dan Investasi, PR Besar Kepemimpinan Imron-Agus

Dirinya dicurhati berbagai permasalahan yang dialami masyarakat nelayan setempat. Salahsatunya keresahan aksi bajak laut yang kerap melakukan pungutan liar ketika mereka sedang melaut.

Mereka menyebutnya bajak laut yang diduga berlatar belakang preman yang mencari uang dari memungut liar nelayan atas dalih keamanan.

Salah seorang nelayan, Amirudin, mengaku dihadapan Ganjar bahwa bajak laut itu selalu meminta jatah uang untuk pengamanan dan izin masuk wilayah melaut.

Satu kapal besar, kata dia, biasanya diminta menyerahkan uang sekitar Rp 2 juta hingga Rp 5 juta tiap kali melaut.

“Ada bajak laut, Pak. Mereka meminta uang Rp 5 juta, paling kecil Rp 2 juta kalau kita pas melaut,” katanya.

Menurut Amirudin, bajak laut itu bukan dari kalangan petugas atau oknum negara, melainkan preman. Biasanya mereka mengendarai kapal speed boat dan menghampiri kapal nelayan.

“Mereka baik kapal cepat, dan minta uang terutama kapal-kapal nelayan yang besar. Uang itu untuk keamanan dan izin masuk wilayah melaut,” jelasnya.

Menyikapi hal itu, Ganjar Pranowo mengatakan, bahwa pemerintah harus mengambil tindakan tegas terhadap pelaku bajak laut tersebut.

“Inilah tugas dari Kementerian Kelautan untuk bisa membantu para nelayan kita. Seandainya menemukan seperti itu mesti ada tindakan penegakan hukum. Kalau enggak ya tentu mereka akan merasa bahwa ini sebuah kewajiban padahal itu gak ada,” katanya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu juga menambahkan untuk pengamanan di laut itu tanggung jawab Sat Polisi Air, bukan preman. “Kalau ada praktik pungli, maka kita sikat,” imbuh Ganjar.

Selain soal penindakan bajak laut, Capres berambut putih itu juga siap memberikan solusi untuk kemudahan dan kesejahteraan nelayan.

Di antaranya sarana prasarana, surat migrasi dipercepat, kemudahan bahan bakar minyak (BBM) serta modal usaha bagi nelayan.

“Kalau ingin nelayan sejahtera, maka negara harus hadir agar mereka lebih produktif. Selain pelatihan, pendampingan, dan pemberian bantuan alat tangkap atau subsidi solar, satu hal yang bisa dilakukan adalah pemutihan kredit macet para nelayan,” pungkasnya.***

Tags: CapresGanjar PranowoIndramayuNelayanPemilu 2024
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Jelang Akhir Tahun Anggaran, DPRD Perkuat Tata Kelola Agenda Kerja
Politik

Jelang Akhir Tahun Anggaran, DPRD Perkuat Tata Kelola Agenda Kerja

14 December 2025 | 20:01
HUT Golkar di Kabupaten Cirebon, Dari Sembako Murah hingga Setetes Darah untuk Sesama
Daerah

HUT Golkar di Kabupaten Cirebon, Dari Sembako Murah hingga Setetes Darah untuk Sesama

30 September 2025 | 13:10
DPRD Evaluasi Anggaran Seremonial, Fokuskan pada Infrastruktur dan Kesehatan
Politik

DPRD Evaluasi Anggaran Seremonial, Fokuskan pada Infrastruktur dan Kesehatan

06 August 2025 | 08:41
Regenerasi PKS Kabupaten Cirebon, Junaedi ST Dicoret dari Bursa Ketua DPD
Daerah

Regenerasi PKS Kabupaten Cirebon, Junaedi ST Dicoret dari Bursa Ketua DPD

28 April 2025 | 10:41
Bawaslu Kabupaten  Cirebon Evaluasi Pengawasan Pemilu 2024, Media Jadi Mitra Strategis
Daerah

Bawaslu Kabupaten Cirebon Evaluasi Pengawasan Pemilu 2024, Media Jadi Mitra Strategis

15 April 2025 | 13:21
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, Tes Kesehatan, Gladi, dan Pisah Sambut
Daerah

Infrastruktur dan Investasi, PR Besar Kepemimpinan Imron-Agus

19 February 2025 | 16:35
Berita berikutnya
Liburan Paket Lengkap di Cirebon, Objek Wisata Talaga Langit Pilihan Tepat bagi Keluarga

Liburan Paket Lengkap di Cirebon, Objek Wisata Talaga Langit Pilihan Tepat bagi Keluarga

Rekomendasi

Tragedi Longsor Gunung Kuda: 14 Tewas, 8 Masih Proses Pencarian

Tragedi Longsor Gunung Kuda: 14 Tewas, 8 Masih Proses Pencarian

31 May 2025 | 05:11
Perintis BPJS Kesehatan, Fachmi Idris Raih Life Achievement KORPRI Award

Perintis BPJS Kesehatan, Fachmi Idris Raih Life Achievement KORPRI Award

03 December 2025 | 17:50
Lima Mahasiswa Diamankan saat Demo Ricuh di DPRD, Kritisi Buruknya Infrastruktur dan Pelayanan Publik di Kabupaten Cirebon

Lima Mahasiswa Diamankan saat Demo Ricuh di DPRD, Kritisi Buruknya Infrastruktur dan Pelayanan Publik di Kabupaten Cirebon

25 April 2024 | 09:24

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.