Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Saturday, 31 January 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Musim Penghujan, Kabupaten Cirebon Berstatus Siaga Darurat Bencana

Penulis: Mamat Rahmat
30 January 2024 | 08:46
Reading Time: 2 mins read
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Denny Nurcahya, saat menunjukkan peta digital kawasan rawan bencana di wilayah kerjanya,  Senin (29/1/2024).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Denny Nurcahya, saat menunjukkan peta digital kawasan rawan bencana di wilayah kerjanya, Senin (29/1/2024).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Memasuki musim penghujan tahun ini, potensi terjadinya sejumlah bencana alam di tiap daerah bisa saja terjadi.

Sejumlah antisipasi pun terus dilakukan guna meminimalisasi akan dampak yang mungkin saja bisa terjadi.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Mulai dari koordinasi lintas sektoral dan pemetaan daerah dan kawasan rawan bencana yang dibutuhkan penanganan intensif.

Di Kabupaten Cirebon sendiri saat ini menyandang status Siaga Darurat Bencana Hidrometrologi. Hal itu sesuai surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Bupati Cirebon.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Denny Nurcahya, menerangkan, per 1 Desember 2023 sampai 1 April 2024 Kabupaten Cirebon berstatus Siaga Darurat Bencana Hidrometrologi.

“Status ini hasil kajian dan analisis kedaerahan. Kemudian Bupati Cirebon yang mengeluarkan statusnya melalui penandatanganan SK siaga bencana daerah,” kata Denny, disela kegiatannya, Senin (29/1/2024).

Deni merilis, dari data selama tahun 2023 tercatat sebanyak 375 kejadian. Jumlah tersebut meliputi 252 kekeringan, 38 kebakaran lahan. 29 Cuaca Ekstrem, 10 Tanah Longsor, 1 Gempa Bumi, 45 Banjir.

Namun, kata Denny, untuk anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) bencana alam belum dapat dikeluarkan. Anggaran tersebut dapat dicairkan ketika pemerintah daerah mengeluarkan status darurat bencana. Keputusan itu pun dikeluarkan oleh pemerintah daerah, tatkala terjadi bencana yang berkesinambungan.

“Tahun kemarin 2023 lalu, BTT tidak bisa terserap, lantaran Kabupaten Cirebon tidak mengeluarkan status darurat bencana. Dan anggaran itu tetap menjadi kas daerah. Sebab, setiap tahun alokasi anggaran BTT itu selalu disiapkan oleh pemerintah daerah melalui BKAD. Besarannya, yang mengetahui BKAD,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Cirebon, Hendi Eko Prasetyo menjelaskan, diawal tahun 2024 ini, sudah banyak kejadian di Kabupaten Cirebon. Meliputi cuaca ekstrem, banjir, hingga angin puting beliung.

Akibat dari itu, menyebabkan beberapa rumah mengalami kerusakan. “Setidaknya BPBD mencatat ada 52 unit rumah mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan, 1 unit rumah rusak sedang dan 1 rumah rusak berat,” katanya.

“Kemudian 250 unit rumah terendam banjir. Menyebabkan 315 Kepala Keluarga (KK) dan 934 jiwa yang terdampak bencana dan 6 jiwa mengalami luka ringan ,” lanjutnya.

Eko, sapaan akrabnya menjelaskan, diawal tahun ini, bencana dimaksud terjadi dibeberapa kecamatan. Mulai dari Kecamatan Mundu, Plered, Plumbon, hingga Greged.

“Seperti di Kecamatan Mundu, ada angin puting beliung menyebabkan 33 unit rumah mengalami rusak ringan. Di Desa Gamel, terjadi banjir menyebabkan 45 unit rumah terendam. Hujan deras disertai angin kencang di Plered menyebabkan 1 unit rumah mengalami rusak berat,” terangnya.

“Kemudian di hujan deras dan angin kencang di Blok Pasanggrahan Desa Plumbon Kecamatan Plumbon menyebabkan 1 unit rumah rusak sedang. Hujan sedang dan angin kencang di Greged menyebabkan atap SMPN 2 Greged ambruk,” lanjutnya.

Kemudian Banjir di Desa Banjarwangunan Kecamatan Mundu, menyebabkan 160 unit rumah terendam dan tanah longsor, di wilayah Kecamatan Mundu. Tepatnya di Desa Sinarancang.

Selain itu, hujan deras dan angin kencang di Desa Megu Cilik, Kecamatan Megu menyebabkan pohon tumbang. Kemudian hujan deras dan angin kencang di Desa Purbawinangun Blok Cibiuk Kecamatan Plumbon.

“Peristiwa itu menyebabkan 15 unit rumah mengalami rusak ringan. Kemudian 6 unit ruko, 1 unit pabrik, 1 unit gudang kayu mengalami rusak ringan dan 10 Pohon tumbang,” ungkapnya.***

Tags: BPBDDarurat Siaga BencanaKabupaten Cirebon
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Pj Wali Kota Hadiri Simulasi Pemungutan, Penghitungan Suara dan Penggunaan Aplikasi Sirekap

Pj Wali Kota Hadiri Simulasi Pemungutan, Penghitungan Suara dan Penggunaan Aplikasi Sirekap

Rekomendasi

Tak Disangka, Ini Manfaat Mengonsumsi Cabai Bagi Kesehatan

Tak Disangka, Ini Manfaat Mengonsumsi Cabai Bagi Kesehatan

06 September 2024 | 07:47
Tak Miliki Kontrak Sewa, Daop 3 Cirebon Tertibkan 2 Rumah Perusahaan di Jalan Ampera Cirebon

Tak Miliki Kontrak Sewa, Daop 3 Cirebon Tertibkan 2 Rumah Perusahaan di Jalan Ampera Cirebon

03 November 2023 | 11:29
Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

25 January 2026 | 06:53

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.