Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Saturday, 31 January 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi,  Pj Wali Kota Cirebon Pimpin Apel Kesiapsiagaan

Penulis: Adhijaya Prasetyo
17 July 2024 | 14:03
Reading Time: 2 mins read
PJ Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi usai memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi tingkat Kota Cirebon tahun 2024 di Lapangan Kebonpelok, Rabu (17/7/2024).* FOTO: Pemkot Cirebon

PJ Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi usai memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi tingkat Kota Cirebon tahun 2024 di Lapangan Kebonpelok, Rabu (17/7/2024).* FOTO: Pemkot Cirebon

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi tingkat Kota Cirebon tahun 2024 di Lapangan Kebonpelok, Rabu (17/7/2024).

Untuk diketahui, bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang disebabkan oleh parameter-parameter meteorologi seperti angin, curah hujan, kelembapan, dan temperatur. Faktor hidrometeorologi menimbulkan terjadinya bencana banjir, angin puting beliung, kekeringan, dan longsor.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Dalam amanatnya, Pj Wali Kota menjelaskan bahwa potensi bencana hidrometeorologi khususnya di Kota Cirebon yang merupakan daerah dataran rendah dan dilintasi aliran sungai, akan berpotensi genangan atau banjir.

Selain itu, angin kencang patut diwaspadai karena berpotensi mengancam pohon, reklame, atau benda lain yang berpotensi roboh.

“Diselenggarakannya apel kesiapsiagaan ini adalah sebagai penanda bahwa Kota Cirebon telah siapsiaga, siap kolaborasi, dan siap berkoordinasi untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, baik itu dalam bentuk upaya mitigasi maupun tanggap darurat,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, pada 8 Juli 2024 lalu BMKG merilis peringatan dini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang. Seiring dengan peringatan dini tersebut, sebuah pohon dilaporkan tumbang dan menimpa jaringan kabel di Kelurahan Kebon Baru.

“Selain itu, kita juga perlu belajar dari pengalaman saat menghadapi musim kemarau tahun lalu ketika terjadi kebaran di area TPA Kopi Luhur. Penanganan kebakaran dilaksanakan dalam kurun waktu satu bulan dan semakin sulit karena peningkatan suhu dan curah hujan yang sangat rendah di musim kemarau sehingga membutuhkan waktu untuk benar-benar memadamkan seluruh titik api,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, lima kecamatan di Kota Cirebon telah berkomitmen dalam akselerasi penanggulangan bencana melalui program kecamatan tangguh bencana.

Program ini selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan, bahwa kecamatan memiliki peran yang strategis sehingga dapat dioptimalkan dalam upaya percepatan capaian urusan bencana.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon, Andi Wibowo SSos MSi mengatakan, terkait kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi, pihaknya berupaya untuk terus melakukan pemantauan rutin dan koordinasi dengan pemangku wilayah mulai dari perangkat kecamatan, kelurahan, RW hingga RT.

“Kami juga punya kelurahan tangguh bencana, yang memiliki kemampuan secara mandiri dalam mengenali dan menghadapi ancaman di wilayahnya, serta mampu mengorganisir sumber daya masyarakat untuk dapat segera mengantisipasi atau menolong diri dan orang lain apabila terjadinya bencana,” ujarnya.

Terkait sarana dan prasarana, Andi mengatakan, BPBD Kota Cirebon belum memiliki mobil dapur umum dan mobil tanki air. Dijelaskan Andi, mobil dapur umum idealnya dimiliki untuk penanganan logistik bencana di posko darurat. Sedangkan mobil tanki air dibutuhkan untuk memasok dan membantu PDAM dalam mendistribusikan air bersih.

“Mudah-mudahan di tahun 2025, dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BPBD Jawa Barat bisa mensupport sarana prasarana yang kita butuhkan,” harapnya.***

Tags: Agus MulyadiApel KesiapsiagaanBencanaBencana HidrometeorologiKota CirebonPj Wali Kota Cirebon
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Pilwalkot Cirebon 2024, Golkar, PKB dan PAN Siap Berkoalisi

Pilwalkot Cirebon 2024, Golkar, PKB dan PAN Siap Berkoalisi

Rekomendasi

Kabupaten Cirebon Bebas Sampah di 2024, TPA Kubangdeleg Mampu Kurangi Sampah 18 Ton per Hari

Kabupaten Cirebon Bebas Sampah di 2024, TPA Kubangdeleg Mampu Kurangi Sampah 18 Ton per Hari

18 January 2024 | 08:29
Ribuan Personel Siap Dikerahkan Dalam Pengamanan Pemilu Serentak 2024 di Kota Cirebon

Ribuan Personel Siap Dikerahkan Dalam Pengamanan Pemilu Serentak 2024 di Kota Cirebon

10 February 2024 | 13:02
Pemkot Cirebon Gelar GPM Tekan Inflasi Terendah di Jawa Barat

Pemkot Cirebon Gelar GPM Tekan Inflasi Terendah di Jawa Barat

05 July 2024 | 20:47

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.