CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)-Mengonsumsi telur dalam jumlah banyak sering kali menimbulkan kekhawatiran terkait kesehatan, salah satunya adalah mitos bahwa konsumsi telur yang berlebihan dapat menyebabkan bisul. Untuk memahami kebenaran dari klaim ini, mari kita telaah lebih lanjut.
Telur adalah sumber protein yang kaya dan mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin B12, vitamin D, dan selenium. Banyak orang percaya bahwa konsumsi telur yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk bisul. Namun, perlu dicatat bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut secara langsung.
Melansir dari berbagai sumber, bisul, atau abses kulit merupakan infeksi yang terjadi ketika bakteri, seperti Staphylococcus aureus, menginfeksi folikel rambut atau kelenjar minyak. Penyebab utama bisul adalah infeksi bakteri, bukan makanan yang dikonsumsi. Namun, pola makan yang tidak sehat secara umum, termasuk konsumsi berlebihan makanan tinggi lemak dan gula, dapat berkontribusi pada masalah kesehatan kulit.
Mitos ini mungkin berasal dari kekhawatiran tentang kolesterol. Telur mengandung kolesterol, dan konsumsi berlebihan dianggap dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Namun, studi terbaru menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan tidak berdampak signifikan pada kadar kolesterol darah bagi sebagian besar orang.
Selain itu, ada juga anggapan bahwa makanan tertentu, termasuk telur, dapat menyebabkan reaksi alergi atau sensitivitas pada beberapa individu, yang mungkin memperburuk kondisi kulit. Tetapi, ini berbeda dengan bisul yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
Penting untuk diingat bahwa makan telur dalam jumlah wajar tidak akan langsung menyebabkan bisul. Menjaga pola makan seimbang dan menerapkan kebiasaan higienis yang baik adalah kunci utama dalam mencegah masalah kesehatan, termasuk infeksi kulit. Jika Anda memiliki kekhawatiran khusus terkait diet dan kesehatan kulit, sebaiknya konsultasikan dengan profesional medis untuk panduan yang lebih tepat.***










