Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Monday, 02 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Antrean Panjang Truk Sampah di TPA Gunungsantri, Dampak Penutupan TPA Kubangdeleg

Penulis: Mamat Rahmat
07 January 2025 | 20:43
Reading Time: 2 mins read
Puluhan truk pengangkut sampah mengantre di TPA Gunungsantri, dampak dari penutupan sementara TPA Kubangdeleg di wilayah timur Kabupaten Cirebon karena penolakan warga desa setempat, Selasa (7/1/2025). /* (foto: M. Rahmat) 

Puluhan truk pengangkut sampah mengantre di TPA Gunungsantri, dampak dari penutupan sementara TPA Kubangdeleg di wilayah timur Kabupaten Cirebon karena penolakan warga desa setempat, Selasa (7/1/2025). /* (foto: M. Rahmat) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA.COM)- Antrean panjang truk pengangkut sampah terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunungsantri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Selasa (7/1/2025).

Kondisi ini merupakan dampak dari penutupan sementara TPA Kubangdeleg menyusul protes warga terkait pengelolaan yang dinilai buruk.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Berdasarkan pengamatan di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB menunjukkan puluhan truk berwarna hijau bertuliskan “Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon” mengular di depan pintu masuk TPA.

Para sopir truk terlihat beristirahat di warung sekitar sambil menunggu giliran membuang sampah sejak pukul 06.00 WIB.

Petugas harian TPA Gunungsantri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Salam, menyebutkan bahwa perpindahan armada dari wilayah timur ke Gunungsantri menyebabkan lonjakan jumlah truk yang signifikan.

“Dari wilayah timur, ada 17 armada yang sekarang bergabung dengan 42 armada wilayah barat. Totalnya 59 truk masuk setiap hari. Per mobil bisa mengangkut hingga 7 ton sampah, bahkan dua kali angkut jika diperlukan,” ungkap Salam.

Ia menjelaskan, meskipun belum terjadi penumpukan sampah, volume yang meningkat membuat kapasitas lahan Gunungsantri terancam cepat penuh. “Kontrak lahan untuk satu tahun bisa jadi hanya bertahan beberapa bulan,” ujarnya.

Selain itu, jam kerja petugas juga bertambah karena harus melayani antrean yang lebih panjang.

“Biasanya selesai pukul 13.30 WIB, sekarang bisa molor hingga 14.30 WIB,” katanya. Salam berharap TPA Kubangdeleg dapat segera dibuka kembali untuk mengurangi beban di Gunungsantri.

Keluhan Sopir dan Dampak Penutupan

Sopir truk, Andi Suhandi, mengaku kelelahan akibat jarak tempuh yang jauh dan waktu tunggu yang lama.

“Dari Kubangdeleg ke sini sekitar 45 kilometer. Antrean panjang juga mengurangi waktu untuk kembali mengambil sampah,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan, menjelaskan bahwa penutupan TPA Kubangdeleg disebabkan protes warga Desa Kubangdeleg terkait buruknya pengelolaan yang dinilai merugikan mereka.

“Dialog dengan masyarakat akan terus dilakukan untuk mencari solusi terbaik. Namun, beberapa perbaikan seperti pengawasan modern memerlukan waktu karena masih dalam proses pengembangan,” jelas Iwan.

Ia juga mengakui bahwa penutupan ini meningkatkan biaya operasional dan waktu pengelolaan sampah.

“Dampaknya signifikan karena wilayah timur yang biasanya dilayani Kubangdeleg kini dialihkan ke Gunungsantri,” tambahnya.

Iwan menjelaskan, pihaknya berharap dialog dengan warga Kubangdeleg dapat menghasilkan kesepakatan agar TPA tersebut bisa kembali beroperasi. “Semoga ada keputusan terbaik untuk semua pihak,” kata Iwan.***

Tags: Dinas Lingkungan HidupKabupaten CirebonPengelolaan SampahTPA GunungsantriTPA Kubangdeleg
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Police Go to School, Polresta Cirebon Bangun Generasi Muda Tangguh

Police Go to School, Polresta Cirebon Bangun Generasi Muda Tangguh

Rekomendasi

Didampingi Pangdam III Siliwangi, Kasad Gelar Panen Raya di Subang

Didampingi Pangdam III Siliwangi, Kasad Gelar Panen Raya di Subang

18 April 2024 | 18:35
Kopi Montong Sediakan Ragam Menu Berbuka Puasa

Kopi Montong Sediakan Ragam Menu Berbuka Puasa

17 April 2021 | 12:53
Boost Produktivitas: Manfaat Luar Biasa Mendengarkan Musik Saat Bekerja

Boost Produktivitas: Manfaat Luar Biasa Mendengarkan Musik Saat Bekerja

23 August 2024 | 08:04

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.