Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Monday, 02 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Ultimatum Gubernur Jabar Usai Aksi Nyawer Kuwu, Banprov Desa Terancam Tertunda

Penulis: Mamat Rahmat
17 June 2025 | 12:06
Reading Time: 2 mins read
Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Cirebon./* (foto: M. Rahmat) 

Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Cirebon./* (foto: M. Rahmat) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Aksi kontroversial Kuwu Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, yang tertangkap kamera menyawer artis DJ Nathalie Holscher di sebuah diskotek berbuntut panjang.

Bahkan, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengancam akan menunda pencairan Bantuan Provinsi (Banprov) untuk desa di Kabupaten Cirebon sebagai bentuk evaluasi terhadap pengelolaan dana publik oleh pemerintah desa.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Gubernur juga telah menginstruksikan seluruh pemerintah daerah di Jawa Barat agar melakukan pemeriksaan internal kepada para kepala desa.

Hal itu guna memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran untuk kegiatan yang tidak mencerminkan etika kepemimpinan desa.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Penataan dan Kerjasama Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Cirebon, Siti Sulthanah, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2025, pencairan Banprov memang belum dilakukan, bukan hanya di Cirebon, tapi merata di seluruh Jawa Barat.

“Untuk proses pencairan Banprov tahun ini, seluruh desa di Jawa Barat memang belum ada yang menerima. Kita masih menunggu petunjuk teknis dari provinsi,” jelasnya, Senin (17/6/2025).

Siti mengaku pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif, termasuk menyurati DPMPD Provinsi Jawa Barat serta desa-desa terkait agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di lapangan.

“Kami sangat menyayangkan jika satu kejadian berdampak luas ke desa-desa lainnya. DPMPD sudah memberikan teguran kepada Kuwu bersangkutan dan mengingatkan agar tidak diulangi. Secara etika, tindakan itu sangat tidak pantas,” tegasnya.

Menurut data DPMPD, pada tahun 2024 lalu, setiap desa di Kabupaten Cirebon menerima Banprov sebesar Rp130 juta. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa, operasional pemerintahan desa (BOP), tambahan penghasilan kepala desa dan perangkat, serta kegiatan BPD.

Pencairan dana dilakukan sekaligus, dengan syarat utama kelengkapan laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahun sebelumnya.

Namun untuk tahun ini, belum ada kepastian karena Juknis (petunjuk teknis) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum diterbitkan.

“Biasanya Februari atau Maret sudah cair. Tapi sekarang sudah Juni, belum ada kepastian. Jadi kami belum bisa informasikan detail penggunaannya,” ujar Siti.

DPMPD berharap agar peristiwa yang viral ini tidak menghambat pencairan dana desa secara keseluruhan.

Mengingat program-program pembangunan di tingkat desa sangat bergantung pada anggaran salah satunya dari provinsi.

Terpisah, Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC), Muali, mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya telah menjadwalkan pertemuan dengan Kuwu Karangsari di Sekretariat FKKC di Jalan Ki Bagus Rangin, Kecamatan Sumber. Namun, pertemuan tersebut ditunda.

“Hari ini yang bersangkutan sedang ada agenda dengan pihak kecamatan, jadi kami tunda dulu. Nantinya kami akan meminta klarifikasi langsung,” ujar Muali.

Menurutnya, kasus ini menyoroti pentingnya integritas dan transparansi penggunaan anggaran di tingkat desa, “Terutama ketika dana publik sangat dibutuhkan untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ungkapnya.***

Tags: DPMDFKKCKabupaten CirebonKepala DesaKuwu nyawer
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
Sikapi Tragedi Tambang Gunung Kuda, Ketua KNPI: Ini Bencana Kebijakan

Sikapi Tragedi Tambang Gunung Kuda, Ketua KNPI: Ini Bencana Kebijakan

Rekomendasi

Memahami Penyebab Skizofrenia: Gangguan Mental yang Kompleks

Memahami Penyebab Skizofrenia: Gangguan Mental yang Kompleks

06 September 2024 | 07:49
Panwascam Mundu Imbau Masyarakat Laporkan Jika Ada Pelanggaran

Panwascam Mundu Pastikan Logistik Pemilu Terawasi

28 January 2024 | 11:18
Sapanesia Media Sosial Ramah Pendidikan Bagi Pelajar

Sapanesia Media Sosial Ramah Pendidikan Bagi Pelajar

25 August 2024 | 17:54

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Dari Fikih hingga Medis, Seminar Haul ke-95 KH Muhammad Sa’id Kupas Tuntas Edukasi Haid untuk Perempuan

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.