Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

DPRD Desak Dinsos Verifikasi Ulang Data Bansos 2026

Penulis: Mamat Rahmat
06 August 2025 | 10:38
Reading Time: 2 mins read
Data Bansos Bermasalah.DPRD minta pendataan ulang tahun 2026 dalam rapat Banggar bersama Dinas Sosial, di gedung dewan, Rabu (6/8/2025)./* (foto: Humas DPRD Kab. Cirebon)

Data Bansos Bermasalah.DPRD minta pendataan ulang tahun 2026 dalam rapat Banggar bersama Dinas Sosial, di gedung dewan, Rabu (6/8/2025)./* (foto: Humas DPRD Kab. Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- DPRD Kabupaten Cirebon menyoroti masih banyaknya ketidaksesuaian data penerima bantuan sosial (bansos) di lapangan.

Hal ini menjadi perhatian serius dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Rabu (6/8/2025).

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

 

Anggota Banggar DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan, menegaskan pentingnya pendataan ulang penerima bansos untuk menjamin keakuratan dan keadilan dalam distribusi bantuan.

Ia mendorong Dinsos agar pada tahun 2026 melaksanakan program verifikasi dan validasi menyeluruh berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekstrem Nasional (DTSEN) yang dirilis oleh Kementerian Sosial.

“DPRD mendorong program pendataan ulang agar distribusi bansos lebih akurat dan tidak lagi menimbulkan polemik di masyarakat,” ujar Aan.

Aan menyoroti minimnya sumber daya manusia di tingkat desa, terutama di unit Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). Saat ini, rata-rata hanya terdapat empat petugas aktif per desa yang harus menangani ribuan warga.

Selain itu, keterlibatan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang bukan warga asli desa juga dinilai berpengaruh terhadap efektivitas pendataan.

“Dengan SDM terbatas, sulit menjangkau semua rumah. Apalagi banyak pendamping PKH bukan orang lokal, ini menimbulkan kendala komunikasi dan keterbukaan,” katanya.

Aan juga menegaskan pentingnya pengawalan proses musyawarah desa (musdes) dalam penetapan data penerima.

Ia menyebut potensi intervensi dari pemerintah desa sebagai salah satu hambatan utama dalam mewujudkan pendataan yang adil.

“Perlu pelibatan langsung Dinsos dalam musdes agar tidak ada tekanan dari pihak tertentu,” ujarnya.

Masalah lain yang turut disorot adalah belum adanya standar honor yang layak bagi petugas pendataan.

Hal ini berdampak pada rendahnya motivasi dan akurasi data.

DPRD juga mendorong sistem pendataan berbasis digital agar prosesnya lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Anggota DPRD lainnya, Nurholis, menambahkan bahwa proses pendataan harus dilakukan secara langsung ke rumah warga, bukan hanya berdasarkan laporan.

Ia menekankan pentingnya pendataan door to door oleh pendamping PKH.

“Dinsos harus pastikan pendamping PKH betul-betul turun ke rumah warga. Jangan ada intervensi kepala desa dalam penetapan penerima,” tegas Nurholis.

Menanggapi berbagai sorotan tersebut, Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Hafid, menyatakan kesiapan pihaknya untuk melakukan verifikasi lapangan berdasarkan DTSEN yang dikeluarkan Kemensos.

“Kami siap melaksanakan verifikasi data mulai 2026. Teknis pelaksanaannya menunggu arahan resmi Kemensos, tapi kami sudah bersiap sejak sekarang,” jelas Hafid.

Ia juga menyampaikan bahwa prioritas program Dinsos tahun 2026 akan difokuskan pada optimalisasi penyaluran bansos.

Serta transformasi digital, pelayanan terhadap kelompok rentan seperti lansia, perempuan, dan anak, serta penguatan kampung sehat dan penanggulangan bencana.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat kemiskinan di Kabupaten Cirebon pada 2023 masih berada di angka 11,2 persen atau sekitar 249.180 jiwa.

Wilayahnya memiliki 412 desa dengan karakteristik sosial ekonomi yang beragam, menjadikan keakuratan data sebagai syarat mutlak dalam pemerataan bantuan sosial.

“Verifikasi diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperbaiki tata kelola bansos. Serta menutup celah kesenjangan sosial akibat data yang tidak tepat sasaran,” pungkasnya.***

 

Tags: BansosDPRD Kabupaten CirebonPenerima Bantuan SosialVerifikasi Data
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
HKG ke-53, PKK Didorong Jadi Motor Pemberdayaan Keluarga

HKG ke-53, PKK Didorong Jadi Motor Pemberdayaan Keluarga

Rekomendasi

Wabup Ayu Imbau Petani Cirebon Gunakan Pupuk Organik

Wabup Ayu Imbau Petani Cirebon Gunakan Pupuk Organik

06 February 2024 | 09:30
Hadiri Raker KONI, Imron Minta Pengurus Tingkatkan Prestasi Olahraga

Hadiri Raker KONI, Imron Minta Pengurus Tingkatkan Prestasi Olahraga

31 August 2023 | 09:10
Implementasi Teknologi AI Ancaman Bagi Manusia, Pemerintah Harus Segera Lakukan Ini!

Implementasi Teknologi AI Ancaman Bagi Manusia, Pemerintah Harus Segera Lakukan Ini!

14 August 2023 | 15:02

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Pemkab Cirebon dan REI Sepakati Investasi Perumahan Berbasis Mitigasi Bencana

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.