Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Kawasan Makam Sunan Gunung Jati Ditertibkan, Ratusan Pengemis Beraktivitas

Penulis: Mamat Rahmat
07 August 2025 | 10:27
Reading Time: 2 mins read
Bupati Cirebon, Imron bersama Forkopimda melakukan penataan kawasan wisata religi makam Sunan Gunung Jati dari pengemis, Rabu (6/8/2025)./* (foto: Prokompim Kab. Cirebon) 

Bupati Cirebon, Imron bersama Forkopimda melakukan penataan kawasan wisata religi makam Sunan Gunung Jati dari pengemis, Rabu (6/8/2025)./* (foto: Prokompim Kab. Cirebon) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama jForum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Polres Cirebon Kota (Ciko) mulai melakukan penataan serius terhadap kawasan wisata religi Makam Sunan Gunung Jati di Kecamatan Gunung Jati.

Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah penertiban aktivitas pengemis dan pengamen liar yang selama ini dikeluhkan oleh para peziarah.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Pada Rabu (5/8/2025), tim gabungan dari unsur Pemkab, TNI, Polri, Satpol PP, serta aparatur kecamatan turun langsung ke lokasi untuk melakukan penertiban.

“Kami kunjungi Gunung Jati ini karena banyak masukan dari masyarakat soal kenyamanan peziarah yang terganggu. Ada yang memaksa untuk minta sedekah, ini harus ditertibkan agar kawasan ini rapi, nyaman, dan tenang. Efeknya juga baik bagi pedagang,” kata Bupati Cirebon, Imron, yang turut memantau langsung kegiatan di lapangan.

Menurut Bupati Imron, kawasan religi yang menjadi ikon wisata spiritual di Cirebon ini tidak hanya membutuhkan penertiban.

Akan tetapi juga pembenahan tata kelola dan kolaborasi antar pihak, termasuk dengan pihak Kesultanan Kanoman sebagai pengelola.

“Kenyamanan peziarah itu tanggung jawab bersama. Banyak yang datang dari luar kota merasa terganggu oleh pengemis atau pengamen yang memaksa. Bahkan pedagang pun mengeluhkan kondisi itu karena mengganggu pembeli,” ujarnya.

Imron juga mengungkapkan bahwa langkah ini tidak sekadar penindakan, tetapi diiringi pembinaan dan edukasi bagi masyarakat setempat.

Termasuk melalui sinergi dengan para sultan dan tokoh masyarakat.

Dari hasil pengamatan dan informasi yang dihimpun, sebagian besar pengemis yang beraktivitas di kawasan tersebut ternyata berasal dari luar daerah.

Bahkan diduga tergabung dalam jaringan yang datang musiman.

Pemkab mencatat kawasan wisata religi ini memiliki kunjungan hingga satu juta orang per bulan.

Namun belum memberi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini mendorong Pemkab mendorong penataan lebih serius, baik dari sisi manajemen maupun legalitas pengelolaan.

“Saat bulan puasa, ada yang ketahuan tidak berpuasa tapi ikut mengemis. Bahkan jumlahnya bisa ratusan. Ini masukan penting buat kami agar bertindak lebih tegas,” ungkap Imron.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, memastikan bahwa penertiban ini merupakan hasil koordinasi intens Forkopimda dan didukung sepenuhnya oleh pihak Kesultanan.

“Ini bukan tindakan mendadak. Sudah dirapatkan beberapa kali. Kesultanan Kanoman sangat mendukung langkah ini,” kata Eko.

Tindakan jangka pendek dilakukan melalui penjagaan rutin dan patroli harian*oleh TNI, Polri, dan Satpol PP untuk mengontrol pergerakan pengemis dan pengamen.

Serta mengawasi keberadaan oknum penjaga kotak amal yang kerap viral karena meresahkan.

Selain pengamanan, Forkopimda juga menyiapkan program jangka panjang berupa pembinaan profesi dan etika kepada masyarakat sekitar.

Khususnya mereka yang beraktivitas di kawasan wisata.

Namun, Eko menegaskan bahwa jika ditemukan unsur pidana, khususnya eksploitasi anak atau sindikat pengemis, pihaknya tidak akan segan melakukan tindakan hukum.

“Kalau sudah menyangkut anak atau sindikat, itu ranah pidana. Kita akan proses hukum,” tegasnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, sekitar 300 pengemis pernah tercatat beraktivitas di kawasan tersebut. Namun jumlah itu sangat dinamis karena mobilitas tinggi dan kedatangan pengemis dari luar daerah yang tidak terdeteksi secara sistematis.

“Karena pergerakannya acak, ini jadi tantangan kita. Maka dari itu, kami sedang siapkan sistem pengelolaan dan pemantauan yang lebih terstruktur,” ujar Kapolres.***

 

 

Tags: Kawasan Makam Sunan Gunung JatiPemkab CirebonPenertibanPengemisWisata Religi
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
PWI Pusat Pulihkan Kepengurusan PWI Jawa Barat, SK Pembekuan Resmi Dicabut

PWI Pusat Pulihkan Kepengurusan PWI Jawa Barat, SK Pembekuan Resmi Dicabut

Rekomendasi

Manfaat Meditasi 5 Menit Sebelum Tidur, Atasi Insomnia dengan Cara Sederhana

Manfaat Meditasi 5 Menit Sebelum Tidur, Atasi Insomnia dengan Cara Sederhana

13 November 2024 | 10:17
Tragedi Tambang Gunung Kuda, Pemkab Siapkan Langkas Strategis Usai Pencarian Dihentikan

Tragedi Tambang Gunung Kuda, Pemkab Siapkan Langkas Strategis Usai Pencarian Dihentikan

06 June 2025 | 12:54
Panwascam Kaliwedi Gelar Rakor Pengawasan Logistik

Panwascam Kaliwedi Gelar Rakor Pengawasan Logistik

21 December 2023 | 12:52

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Pemkab Cirebon dan REI Sepakati Investasi Perumahan Berbasis Mitigasi Bencana

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.